Home / Ekonomi Bisnis

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:28 WIB

Inovasi RDF Solusi Bangun Indonesia Raih Penghargaan ASEAN

Edi Sarwono menerima ASEAN Energy Awards 2026. (Foto:Dok/SBI)

Edi Sarwono menerima ASEAN Energy Awards 2026. (Foto:Dok/SBI)

Jakarta – Inovasi pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif yang dikembangkan PT Solusi Bangun Indonesia Tbk melalui unit bisnis pengelolaan limbah, Nathabumi, meraih ASEAN Energy Awards 2026. Penghargaan regional tersebut diberikan atas penerapan teknologi Biodrying-based Refuse-Derived Fuel (RDF) untuk mendukung pengurangan emisi karbon dan pengelolaan sampah berkelanjutan.

Penghargaan kategori Emerging Low Carbon Technologies itu diberikan kepada inisiatif RDF untuk cement co-processing di fasilitas produksi semen Cilacap, Jawa Tengah. Penghargaan diserahkan dalam malam penganugerahan di Manila, Filipina, Rabu (7/10/2026).

Wakil Menteri Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Vietnam, H.E. Nguyen Viet Son, menyerahkan penghargaan tersebut kepada Direktur Operasi Solusi Bangun Indonesia, Edi Sarwono.

Baca Juga |  OJK Aceh Dorong Penguatan Tata Kelola GRC di Lembaga Keuangan

Edi mengatakan, penghargaan itu merupakan apresiasi atas kolaborasi berbagai pihak dalam mengembangkan fasilitas RDF pertama di Indonesia yang berlokasi di Cilacap.

“Pengakuan di tingkat ASEAN ini menunjukkan bahwa pengelolaan sampah dapat menjadi bagian dari solusi dekarbonisasi industri sekaligus memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat,” ujar Edi.

Teknologi RDF Cilacap menggunakan proses bio-drying atau pengeringan biologis untuk mengolah sampah perkotaan menjadi bahan bakar alternatif. Bahan bakar tersebut kemudian dimanfaatkan dalam produksi semen untuk menggantikan sebagian penggunaan batu bara.

Berdasarkan data perusahaan, sepanjang 2020 hingga 2025, fasilitas tersebut telah mengolah lebih dari 203 ribu ton sampah menjadi sekitar 93 ribu ton RDF. Pemanfaatannya turut menggantikan sekitar 103 ribu ton batu bara dan mengurangi lebih dari 24 ribu ton emisi karbon dioksida (CO₂) dari substitusi bahan bakar fosil.

Baca Juga |  Dugaan Pencemaran Nama Baik, Yulindawati Laporkan Tiga Akun TikTok ke Polda Aceh

Pemanfaatan RDF menjadi salah satu pendekatan untuk menghubungkan pengelolaan sampah perkotaan dengan kebutuhan energi industri. Teknologi ini juga mendukung konsep ekonomi sirkular melalui pemanfaatan limbah sebagai sumber daya yang memiliki nilai guna.

ASEAN Energy Awards merupakan penghargaan tingkat regional bagi proyek, organisasi, dan individu yang berkontribusi terhadap inovasi energi bersih serta percepatan transisi energi di Asia Tenggara. Penganugerahan tahun ini menjadi bagian dari rangkaian Pertemuan Menteri Energi ASEAN ke-44 dan Forum Bisnis Energi ASEAN ke-26.

Baca Juga |  Dugaan Pungli dan Manipulasi Absensi, Foreder Minta Investigasi Menyeluruh

Edi mengatakan, Solusi Bangun Indonesia akan terus mendorong replikasi model bisnis RDF dan memperluas penerapannya ke wilayah lain. Upaya tersebut diharapkan memperbesar manfaat pengolahan sampah, meningkatkan pemanfaatan energi alternatif, serta mendukung transformasi industri menuju praktik yang lebih ramah lingkungan.

Perluasan teknologi RDF selanjutnya akan bergantung pada efektivitas penerapan dan keberlanjutan pengelolaannya, termasuk kemampuan menghubungkan kebutuhan penanganan sampah dengan kebutuhan energi industri.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

Bank Aceh dan DPRA Perkuat Sinergi Tingkatkan PAD

Banda Aceh

OJK Perkuat Penegakan Hukum Sektor Jasa Keuangan di Aceh

Banda Aceh

Kinerja Bank Aceh Tumbuh Positif hingga Kuartal III 2026
Anggoro Eko Cahyo

Ekonomi Bisnis

Kinerja BSI Makin Solid, Laba Tembus Rp5,3 Triliun
Penghargaan lawang lamlhom

Aceh Besar

Ternak Ayam Kampung Dorong Lansia Aceh Besar Tetap Produktif
Marnia Cosmetics Lexa Expo

Banda Aceh

Marnia Cosmetic Ramaikan Lexaexpo, Produk Lokal Aceh Diminati Pengunjung
BSI OTO

Banda Aceh

BSI Perkuat Pembiayaan Kendaraan Listrik
Pameran Lexa Expo 2026

Banda Aceh

Lexa Expo 2026 Resmi Digelar di Banda Aceh Selama Enam Hari