Home / Banda Aceh / Pertahanan & Keamanan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:27 WIB

1.820 Personel Amankan Mudzakarah Internasional di Aceh

Banda Aceh  – Sebanyak 1.820 personel gabungan TNI-Polri dan unsur pemerintah daerah dikerahkan untuk mengamankan Mudzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi Ke-II Tahun 2026 yang berlangsung pada 9–11 Oktober 2026.

Kesiapan pengamanan ditandai dengan apel gelar pasukan di Aula Meuligoe Polda Aceh, Jumat (9/10/2026). Apel dipimpin Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol. Teguh Priyambodo Nugroho dan diikuti personel dari berbagai instansi yang terlibat dalam operasi pengamanan.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto mengatakan, apel tersebut bertujuan memastikan kesiapan personel sekaligus memperkuat koordinasi lintas instansi agar seluruh rangkaian kegiatan internasional itu berjalan aman, tertib, dan khidmat.

Baca Juga |  Maulid Nabi di Polda Aceh, Personel Diajak Teladani Akhlak Rasulullah

Menurut Joko, pengamanan kegiatan berskala internasional membutuhkan kesiapan, kedisiplinan, serta sinergi seluruh unsur yang terlibat. Hal itu penting untuk memberikan rasa aman kepada para ulama, peserta dari berbagai daerah dan negara, tamu undangan, serta masyarakat.

“Pengamanan kegiatan berskala internasional ini membutuhkan kesiapan, kedisiplinan, dan sinergi seluruh personel. Kami ingin memastikan setiap rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib, sehingga para ulama, peserta dari berbagai daerah dan negara, serta masyarakat dapat mengikuti kegiatan dengan nyaman,” ujar Joko.

Baca Juga |  Polda Aceh Umumkan 11 Casis Akpol Lulus Rikkes II

Ia menegaskan, keberhasilan pengamanan tidak semata-mata ditentukan oleh jumlah personel, tetapi juga oleh profesionalisme dan kualitas pelayanan petugas di lapangan.

Karena itu, seluruh personel diminta menjalankan tugas sesuai tanggung jawab masing-masing dengan mengedepankan pendekatan humanis, tetap waspada, serta responsif terhadap setiap perkembangan situasi.

Koordinasi lintas instansi juga diperkuat untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, menjaga kelancaran arus lalu lintas, dan memastikan situasi keamanan serta ketertiban masyarakat di sekitar lokasi kegiatan tetap kondusif.

Baca Juga |  Polda Aceh Dorong Ekonomi Alternatif di Kawasan Rawan Narkotika

Polda Aceh bersama TNI dan pemerintah daerah berkomitmen melaksanakan pengamanan terpadu selama kegiatan berlangsung. Sinergi tersebut diharapkan mampu menciptakan suasana aman dan nyaman bagi seluruh peserta, sekaligus mendukung kelancaran agenda pertemuan ulama bertaraf internasional tersebut.

“Seluruh personel diharapkan melaksanakan tugas sesuai tanggung jawab masing-masing, mengedepankan pendekatan humanis, serta tetap waspada dan responsif terhadap setiap perkembangan situasi di lapangan,” pungkas Joko.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

Heri Julius Serap Aspirasi Warga dalam Reses III DPRA

Banda Aceh

Muzakarah Internasional Tauhid Sufi 2026, Prof. Marniati Dorong Dakwah Kolaboratif

Banda Aceh

TNI-Polri Matangkan Pengamanan Muzakarah Ulama Sufi di Banda Aceh

Pertahanan & Keamanan

Empat Tersangka Kecelakaan KM Virgo Ditahan

Banda Aceh

Plt Sekda Aceh Hadiri Paripurna PAW Anggota DPRA

Banda Aceh

Bank Aceh dan DPRA Perkuat Sinergi Tingkatkan PAD

Banda Aceh

OJK Perkuat Penegakan Hukum Sektor Jasa Keuangan di Aceh

Banda Aceh

Kinerja Bank Aceh Tumbuh Positif hingga Kuartal III 2026