Home / Lingkungan / Pertahanan & Keamanan

Kamis, 2 Oktober 2025 - 17:11 WIB

Green Policing: Strategi Baru Kapolda Aceh Lawan Tambang Ilegal

Kapolda Aceh Menandatangani deklarasi Green Policing tolak tambang ilegal di Aceh. (Foto:Dok/Humas Polda)

Kapolda Aceh Menandatangani deklarasi Green Policing tolak tambang ilegal di Aceh. (Foto:Dok/Humas Polda)

Banda Aceh – Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah menginisiasi deklarasi “Green Policing” sebagai langkah strategis memberantas praktik tambang ilegal di Aceh. Deklarasi tersebut berlangsung di Aula Machdum Sakti Polda Aceh, Kamis, 2 Oktober 2025, dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah.

Green Policing merupakan pendekatan yang menekankan filosofi, strategi, serta kegiatan kolaboratif antara kepolisian dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan berkelanjutan. Program ini digagas Kapolda Aceh guna mencegah maraknya aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di seluruh wilayah Aceh.

Baca Juga |  Bukber Di Kediaman Kapolda Aceh Pererat Tali Silaturahmi

Isi Deklarasi Green Policing

Deklarasi tersebut memuat sejumlah poin komitmen bersama, yakni:

  • Mendukung pemerintah dalam menyosialisasikan larangan dan dampak PETI.
  • Mendukung realisasi Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) demi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
  • Memberikan informasi yang benar dan valid terkait aktivitas PETI.
  • Berkoordinasi serta berkolaborasi dalam penegakan hukum terpadu dan berkelanjutan terhadap pelaku tambang ilegal.
Baca Juga |  Aceh di Tengah Gelombang Rusuh Nasional, Menjadi Pemain atau Penonton?

Kapolda Aceh menegaskan, tambang ilegal bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga menyangkut kelestarian hidup.

“Green Policing adalah wujud komitmen Polri menjaga alam Aceh untuk generasi mendatang. Tambang ilegal merusak hutan, mencemari sungai, memicu longsor, menyebabkan banjir, hingga menimbulkan konflik sosial,” ujar Kapolda.

Baca Juga |  Kapolda Tinjau Huntap Bhara Daksa Indah Jelang Peresmian Oleh Kapolri

Selain aparat, Kapolda juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mendukung pemberantasan tambang ilegal dengan tidak terlibat dalam praktik tersebut, serta segera melaporkan jika menemukan indikasi kegiatan PETI di lapangan.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Peresmian jembatan perintis

Gayo Lues

Pangdam IM Resmikan Jembatan Perintis Kendawi

Bireuen

Jembatan Merah Putih Presisi Diresmikan di Bireuen

Banda Aceh

Dua Gajah Mati Beruntun, BKSDA Aceh Didesak Evaluasi Menyeluruh

Banda Aceh

Kapolda Aceh Terima Silaturahmi Danlanud SIM

Banda Aceh

163 Bintara Muda Lulusan Dikmaba Infanteri Siap Mengabdi
Silahturahmi ikagara dan Kapolda Aceh

Banda Aceh

IKAGARA Banda Aceh Bertemu Irjen Pol Ruddi Setiawan

Aceh Tenggara

Gotong Royong TNI dan Warga Percepat Pembangunan Jembatan di Lawe Ger Ger

Aceh Tenggara

Kodim 0108/Agara Pasang Lantai Jembatan Kuta Ujung