Home / Sosial & Budaya

Kamis, 16 Oktober 2025 - 15:50 WIB

Imigrasi Banda Aceh Luncurkan Layanan SIKUPI di Pidie, Layani 51 Pemohon Paspor

Petugas Imigrasi Banda Aceh melayani warga dalam program SIKUPI di Warung Kopi Cekmin, Pidie. (Foto:Dok/Imigrasi)

Petugas Imigrasi Banda Aceh melayani warga dalam program SIKUPI di Warung Kopi Cekmin, Pidie. (Foto:Dok/Imigrasi)

Pidie — Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh terus berinovasi dalam memberikan pelayanan publik yang cepat dan mudah dijangkau. Kali ini, melalui program unggulan SIKUPI (Siap Melayani Paspor Sembari Ngopi), petugas imigrasi melayani masyarakat secara langsung di Warung Kopi Cekmin, Sigli, Kabupaten Pidie, Selasa (14/10/2025).

Kegiatan inovatif ini menjadi bagian dari upaya Imigrasi Banda Aceh untuk mendekatkan layanan keimigrasian ke tengah masyarakat, sekaligus mendukung sektor UMKM lokal dengan menggandeng pelaku usaha warung kopi di daerah.

Baca Juga |  Kanwil Ditjenpas Aceh Gelar Doa Bersama untuk Negeri

Tim pelaksana tiba di lokasi sejak pukul 10.30 WIB untuk melakukan persiapan, dan pelayanan dimulai tepat pukul 11.00 WIB. Selama kegiatan berlangsung, petugas melayani 51 permohonan paspor, baik pengajuan baru maupun penggantian. Proses berjalan lancar dan tertib — mulai dari verifikasi dokumen, pengambilan biometrik, hingga wawancara langsung oleh petugas.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh, Gindo Ginting, menjelaskan bahwa program SIKUPI merupakan inovasi pelayanan publik yang menggabungkan kemudahan layanan keimigrasian dengan suasana santai khas Aceh.

Baca Juga |  UNDP–UNICEF Respon Surat Aceh, Dukungan Internasional Mulai Dibahas

“Melalui SIKUPI, kami ingin menghadirkan pelayanan keimigrasian yang lebih humanis dan mudah dijangkau. Selain mempermudah masyarakat dalam mengurus paspor, kegiatan ini juga menjadi ajang dukungan kami terhadap pelaku UMKM lokal,” ujarnya.

Gindo menambahkan, Imigrasi Banda Aceh berkomitmen memperluas jangkauan SIKUPI ke berbagai daerah di Aceh, agar semakin banyak masyarakat yang bisa menikmati layanan cepat dan efisien tanpa harus datang ke kantor imigrasi.

“Kami ingin memastikan layanan keimigrasian hadir di tengah masyarakat dengan cara yang lebih fleksibel, cepat, dan ramah. Harapan kami, masyarakat dapat merasakan kemudahan dan kenyamanan dalam setiap pelayanan,” pungkasnya.

Baca Juga |  Bantuan Kemanusiaan YABANI Tahap Kedua Tiba di Aceh Tamiang

Layanan Inovatif Dekat dengan Masyarakat

Program SIKUPI menjadi bukti nyata bahwa reformasi birokrasi dapat berjalan dengan pendekatan kreatif tanpa meninggalkan profesionalitas. Dengan layanan “jemput bola” seperti ini, masyarakat tidak hanya dimudahkan dalam urusan administrasi keimigrasian, tetapi juga ikut menggerakkan roda ekonomi lokal di sekitar lokasi kegiatan.

Reporter:
Editor:

Share :

Baca Juga

Buggy car bantuan Bank Aceh

Sosial & Budaya

Bank Aceh Perkuat Layanan Haji dengan Fasilitas Buggy Car
peusijuk jamaah haji

Sosial & Budaya

Bank Aceh Lepas 1.624 Calon haji dengan Peusijuk
Khanduri jazz

Sosial & Budaya

Khanduri Jazz 2026 Semarakkan International Jazz Day di Banda Aceh
Kak Na membagikan bantuan seragam sekolah

News

Kala Kak Na Mengantar Janji di Pedalaman Aceh Utara
Sosialisasi aturan haji beacukai.

News

Jemaah Haji Diminta Pahami Aturan Barang Bawaan dan Kiriman
Sereh wangi

Sosial & Budaya

Padusi Tapa Inovasi Sereh Wangi Aceh Selatan
Kerajinan kasab

Sosial & Budaya

Kasab Aceh Barat, Warisan Bernilai Ekonomi
Bantuan kurma Polda aceh

Sosial & Budaya

Kabid Humas Salurkan Kurma Bantuan Kapolda ke Dayah Mini Aceh