Home / Pertahanan & Keamanan

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:08 WIB

Kapolda Aceh Imbau Warga Jaga Kamtibmas Selama Piala Dunia 2026

Kapolda Aceh mengimbau warga menjaga kamtibmas saat Piala Dunia FIFA 2026. (Foto:Dok/Polda Aceh)

Kapolda Aceh mengimbau warga menjaga kamtibmas saat Piala Dunia FIFA 2026. (Foto:Dok/Polda Aceh)

Banda Aceh – Menjelang bergulirnya Piala Dunia FIFA 2026 yang akan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah mengimbau masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), menjunjung tinggi sportivitas, serta menjauhi segala bentuk praktik perjudian.

Imbauan tersebut disampaikan di Banda Aceh, Selasa (2/6/2026), sebagai langkah preventif guna menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama perhelatan sepak bola terbesar di dunia yang diperkirakan menyedot perhatian jutaan penggemar.

Baca Juga |  Resmi Dilantik, Irjen Pol. Ruddi Setiawan Pimpin Polda Aceh

Kapolda menegaskan bahwa Piala Dunia harus menjadi sarana hiburan, mempererat silaturahmi, dan memperkuat persatuan, bukan menjadi pemicu konflik maupun pelanggaran hukum.

“Kita memahami bahwa sepak bola merupakan olahraga yang sangat diminati masyarakat. Karena itu, mari menikmati pertandingan Piala Dunia sebagai ajang hiburan dan silaturahmi dengan tetap menjaga kamtibmas serta tidak mudah terprovokasi oleh perbedaan dukungan,” ujar Marzuki.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak terlibat dalam praktik perjudian, baik secara langsung maupun melalui platform digital. Menurutnya, perjudian merupakan tindak pidana yang dapat dikenakan sanksi hukum dan berdampak buruk terhadap kehidupan sosial masyarakat.

Baca Juga |  Kapolda Aceh Soroti Stabilitas Kamtibmas di Kabupaten Pidie

Selain itu, Kapolda meminta masyarakat menghindari fanatisme berlebihan yang dapat memicu perselisihan antarsuporter. Perbedaan dukungan terhadap tim favorit harus disikapi secara dewasa dengan menjunjung tinggi nilai sportivitas.

“Jangan karena berbeda dukungan kemudian saling mengejek, menghina, menyebarkan ujaran kebencian, atau melakukan provokasi yang dapat memicu konflik. Sepak bola harus menjadi sarana pemersatu,” katanya.

Baca Juga |  Kapolda Aceh Audiensi dengan Komunitas Green Leadership Indonesia Aceh

Kapolda juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan konvoi yang mengganggu lalu lintas, penggunaan petasan, maupun tindakan euforia berlebihan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum. Masyarakat juga diminta menghormati aturan hak siar dalam penyelenggaraan nonton bareng serta bijak menggunakan media sosial.

Polda Aceh memastikan akan terus melakukan langkah preventif dan edukatif guna menjaga situasi keamanan selama berlangsungnya Piala Dunia 2026.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

Pangdam IM Buka Lomba PBB SLTA Se-Aceh

Pertahanan & Keamanan

TNI dan Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Lawe Ger Ger

Banda Aceh

Pangdam IM Buka Pasar Murah Serentak HUT ke-81 TNI

Banda Aceh

Samsat Batoh Perkuat Layanan dan Cegah Calo

Banda Aceh

Ditlantas Polda Aceh Perkuat Pelayanan Humanis

Banda Aceh

Pangdam IM Pimpin Pantukhir 901 Calon Tamtama TNI AD

Banda Aceh

HUT ke-81 TNI, Ribuan Warga Ramaikan Fun Run di Banda Aceh
Perehapan jembatan gantung

Aceh Tamiang

Warga Sambut Perehapan Jembatan Gantung Lubuk Sidup