Banda Aceh – Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., menerima kunjungan silaturahmi jajaran PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sumatera Bagian Utara di ruang kerjanya, Selasa (4/8/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Aceh.
Dalam pertemuan itu, Kapolda Aceh didampingi Wakapolda Aceh, Dirsamapta Polda Aceh, Dirpamobvit Polda Aceh, Kayanma Polda Aceh, serta Kasubbidsunluhkum Bidkum Polda Aceh.
Sementara rombongan PLN dipimpin General Manager PLN UIP Sumatera Bagian Utara, didampingi Manager Perizinan dan Komunikasi PLN UIP Sumatera Bagian Utara, General Manager PLN UIP3B Sumatera, Senior Manager Keuangan dan Umum PLN UIP3B Sumatera, serta General Manager PLN UID Aceh.
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., mengatakan, kunjungan tersebut bertujuan mempererat komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi antara Polda Aceh dengan PT PLN (Persero), khususnya PLN UIP Sumatera Bagian Utara, guna mendukung kelancaran pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di wilayah Aceh.
“Pertemuan ini menjadi momentum untuk semakin memperkuat kolaborasi antara Polda Aceh dan PT PLN (Persero), sehingga pelaksanaan berbagai proyek strategis di sektor ketenagalistrikan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Joko.
Pada kesempatan itu, General Manager PLN UIP Sumatera Bagian Utara menyampaikan apresiasi kepada Polda Aceh atas dukungan dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang selama ini turut menunjang kelancaran pelaksanaan berbagai proyek strategis ketenagalistrikan di Aceh.
Menanggapi hal tersebut, Kapolda Aceh menyambut baik kunjungan silaturahmi tersebut dan menegaskan komitmen Polda Aceh untuk terus mendukung pengamanan objek vital nasional maupun proyek strategis nasional di sektor ketenagalistrikan.
Menurut Joko, komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan koordinasi, pengamanan, serta kolaborasi yang berkelanjutan dengan PT PLN (Persero) sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Dengan sinergi yang terus diperkuat, diharapkan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Aceh dapat berjalan lancar, aman, dan memberikan manfaat bagi peningkatan pelayanan listrik kepada masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.









