Home / Pertahanan & Keamanan

Sabtu, 27 September 2025 - 18:59 WIB

Kapolda Aceh Panen Raya Jagung, Hasilkan 353 Ton di 20 Polres

Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah memimpin panen raya jagung di Aceh Jaya.(Foto:Dok.)

Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah memimpin panen raya jagung di Aceh Jaya.(Foto:Dok.)

Calang – Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah memimpin panen raya jagung kuartal III secara serentak se-Indonesia melalui virtual bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Secara nasional, panen dipusatkan di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan.

Sementara itu, di Aceh, panen jagung dipusatkan di Desa Pulo Tinggi, Kecamatan Pasie Raya, Kabupaten Aceh Jaya, Sabtu (27/9/2025).

“Panen raya kuartal ketiga ini kami pusatkan di Aceh Jaya dengan luas lahan 5 hektare dan menghasilkan 24,5 ton jagung,” kata Marzuki usai kegiatan.

Produksi Jagung Capai Ratusan Ton

Baca Juga |  Kapolda Aceh Tekankan Profesionalisme saat Kunker ke Polresta Banda Aceh

Kapolda menyebutkan, total lahan jagung yang dipanen pada kuartal III mencapai 72,12 hektare dengan estimasi produksi 353,38 ton. Hasil tersebut tersebar di 20 Polres/ta jajaran. Ia menegaskan, capaian ini mendukung program Asta Cita Presiden tentang swasembada pangan.

Sebelumnya, produksi jagung Polda Aceh pada kuartal I tercatat 146,39 ton, sementara kuartal II meningkat signifikan menjadi 433,8 ton.

Meski begitu, hingga 25 September 2025, serapan jagung oleh Bulog Aceh baru mencapai 41,06 ton atau 3,88 persen dari target 5.000 ton. Rinciannya: Polres Pidie 1,74 ton, Pidie Jaya 7,5 ton, Aceh Utara 4,96 ton, dan Aceh Tenggara 26,8 ton.

Baca Juga |  TNI Hijaukan Bantaran Sungai di Bener Meriah

“Kami optimistis lahan jagung di Aceh Tenggara seluas 1.471 hektare mampu menopang target serapan 5.000 ton sepanjang 2025. Panen ini juga menjadi momentum penting memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani,” ujar Kapolda.

Tantangan dan Dukungan Pemerintah Daerah

Marzuki menambahkan, tantangan yang dihadapi antara lain keterbatasan alat pengering (dryer) Bulog, kualitas panen yang belum standar, serta kecenderungan petani lebih memilih menjual ke agen karena lebih praktis.

Sementara itu, Bupati Aceh Jaya, Safwandi, menyebut panen raya ini sebagai momen penting bagi masyarakat. “Ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi bukti nyata keberhasilan masyarakat mengelola potensi lahan pertanian secara optimal,” ucapnya.

Baca Juga |  Kalapas Banda Aceh Kunjungi Kejari Aceh Besar, Optimalisasi Warga Binaan

Menurutnya, Gampong Pulo Tinggi telah mengembangkan jagung dengan luas tanam 25 hektare dan kini memulai panen perdana di lahan 5 hektare. Ia menegaskan keberhasilan ini lahir dari kerja keras petani, dukungan kelompok tani, dan pendampingan penyuluh pertanian.

“Semoga keberhasilan ini menjadi penyemangat untuk musim tanam berikutnya dan membawa berkah bagi masyarakat Aceh Jaya,” tutup Safwandi.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Sertijab karorena

Banda Aceh

Karorena Polda Aceh Serahkan Jabatan, Kapolda Sampaikan Pesan Purna Tugas
Jembatan gantung Jambur mamang

Pertahanan & Keamanan

Kodim Agara Buka Bekisting Pondasi Jembatan Gantung Jambur Mamang
Huntap Bhara Daksa Indah

Pertahanan & Keamanan

Kapolda Tinjau Huntap Bhara Daksa Indah Jelang Peresmian Oleh Kapolri
Upacara tabur bunga

Pertahanan & Keamanan

Hari Bhayangkara ke-80, Polda Aceh Gelar Upacara Tabur Bunga di Atas KP Wisanggeni 8005
Evakuasi jenazah KM Emirates

Banda Aceh

Ditpolairud Polda Aceh Evakuasi Jenazah ABK KM Emirates yang Meninggal Saat Melaut
Joko Krisdiyanto

Pertahanan & Keamanan

Bhayangkara Fest 2026 Raup Rp9,2 Miliar, Dikunjungi 85 Ribu Warga
Jembatan gantung di Beutong Ateuh

Pertahanan & Keamanan

Kodim 0116/Nara Lanjutkan Pengecoran Jembatan Gantung di Beutong Ateuh
Hari Bhayangkara ke-80

Pertahanan & Keamanan

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Ditpolairud Polda Aceh Bersihkan Pantai Syiah Kuala