Nagan Raya – Personel TNI yang tergabung dalam Satgas Jembatan Gantung Perintis Garuda Kodim 0116/Nagan Raya terus melanjutkan pembangunan jembatan gantung penghubung Desa Blang Meurandeh dan Desa Blang Puuk, Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya. Memasuki tahapan konstruksi, Satgas bersama masyarakat saat ini fokus melaksanakan pengecoran sejumlah bagian jembatan, Jumat (19/6/2026).
Pembangunan jembatan tersebut merupakan salah satu upaya TNI mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedalaman guna meningkatkan konektivitas antarwilayah dan kesejahteraan masyarakat.
Sejak pagi, personel Satgas bersama warga setempat tampak bergotong royong mengangkut material, menyiapkan campuran beton, hingga melakukan pengecoran secara bertahap sesuai rencana pekerjaan. Semangat kebersamaan yang terjalin antara TNI dan masyarakat menjadi modal utama dalam mempercepat penyelesaian pembangunan.
Meski dihadapkan pada medan berbukit, akses yang terbatas, serta kondisi cuaca yang kerap berubah, hal tersebut tidak mengurangi semangat personel Satgas maupun masyarakat untuk terus bekerja demi mewujudkan jembatan yang telah lama dinantikan warga.
Danposramil Beutong Ateuh Banggalang, Pelda Toni Subiantoro, mengatakan pembangunan jembatan gantung tersebut merupakan bentuk nyata pengabdian TNI kepada masyarakat sekaligus dukungan terhadap program pemerintah dalam pemerataan pembangunan infrastruktur, khususnya di daerah terpencil.
“Pembangunan jembatan gantung ini merupakan bentuk pengabdian TNI kepada masyarakat. Kami berharap keberadaan jembatan nantinya dapat memperlancar akses transportasi, meningkatkan mobilitas warga, serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah pedalaman Beutong Ateuh Banggalang,” ujarnya.
Menurut Pelda Toni, infrastruktur yang memadai memiliki peran penting dalam mendorong kemajuan suatu daerah. Kehadiran jembatan nantinya akan mempermudah masyarakat mengangkut hasil pertanian dan perkebunan, menekan biaya transportasi, serta memperluas akses terhadap fasilitas pendidikan dan layanan kesehatan.
Ia juga mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat yang terlibat aktif dalam setiap tahapan pembangunan. Semangat gotong royong tersebut, kata dia, menjadi motivasi tersendiri bagi personel Satgas untuk terus bekerja maksimal hingga proyek selesai sesuai target.
“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Ini menjadi bukti bahwa pembangunan jembatan ini memang sangat dibutuhkan. Kami akan terus berupaya menyelesaikan pekerjaan dengan tetap memperhatikan kualitas konstruksi agar jembatan yang dibangun aman, kokoh, dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” tambahnya.
Keberadaan jembatan gantung penghubung Desa Blang Meurandeh dan Desa Blang Puuk diharapkan mampu memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat, mulai dari memperlancar distribusi hasil pertanian, mempermudah akses pendidikan dan kesehatan, hingga memperkuat konektivitas antarwilayah di pedalaman Kabupaten Nagan Raya.
Melalui pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda, TNI kembali menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat sebagai mitra strategis dalam mendukung pembangunan yang merata, berkelanjutan, dan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.









