Home / Banda Aceh / Pemerintah

Kamis, 25 September 2025 - 18:46 WIB

Mualem Usulkan BLK Mekanik dan Operator Alat Berat ke Menaker

Gubernur Aceh Muzakir Manaf bersama Menteri Ketenagakerjaan RI Yassierli di Pendopo Gubernur Aceh. (Foto : Dok/Humas Adpim)

Gubernur Aceh Muzakir Manaf bersama Menteri Ketenagakerjaan RI Yassierli di Pendopo Gubernur Aceh. (Foto : Dok/Humas Adpim)

Banda Aceh – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), meminta Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Yassierli, membangun Balai Latihan Kerja (BLK) berspesifikasi khusus di Aceh. Permintaan ini dinilai penting untuk menjawab kebutuhan tenaga kerja terampil di sektor strategis seperti pertanian, perkebunan, pertambangan, dan migas.

Permintaan tersebut disampaikan langsung oleh Mualem saat menjamu makan siang Menteri Ketenagakerjaan RI di Pendopo Gubernur Aceh, Kamis (25/9/2025).

Baca Juga |  BPPA Gelar Bukber, Perkuat Soliditas PPA

“Kita berharap permintaan ini mudah-mudahan Menteri kabulkan,” ujar Mualem.

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga menyerahkan surat resmi permohonan pembangunan BLK khusus kepada Menteri Yassierli.

Menurut Mualem, Aceh sangat membutuhkan BLK dengan fokus pada operator dan teknisi/mekanik alat berat. Keberadaan tenaga kerja dengan keahlian tersebut dinilai krusial untuk mendukung berbagai industri unggulan di Aceh.

Baca Juga |  Kapolda Aceh Dorong Program Gizi Nasional di Banda Aceh

Untuk mendukung rencana pembangunan, Pemerintah Aceh menyiapkan lahan seluas 5 hektar yang berlokasi di Kabupaten Aceh Besar, dekat Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda.

“Kami sangat berharap agar permohonan ini dapat ditindaklanjuti dalam bentuk pertemuan dan kunjungan lapangan,” tegas Mualem dalam surat tersebut.

Menanggapi hal ini, Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli, menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti permintaan tersebut melalui kajian internal.

Baca Juga |  Ikasmandu Apresiasi Dedikasi Pangdam IM di Aceh

“InsyaAllah kita follow up. Namun kita perlu memastikan terlebih dahulu apakah kehadiran BLK khusus itu sesuai dengan permintaan industri. Jangan sampai pelatihan ada, tapi penyerapannya tidak jelas,” jelas Yassierli.

Pertemuan ini turut dihadiri Sekda Aceh Muhammad Nasir, Kepala Disnakermobduk Aceh Akmil Husen, dan Kepala Biro Adpim Setda Aceh Akkar Arafat.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

Marnia Kenalkan Kosmetik Lokal di Wisuda UUI
Ketua Yayasan Ubudiyah Indonesia Prof Marniati

Banda Aceh

Prof. Adjunct Marniati: Ikhtiar, Kejujuran, dan Ridha Allah Menjadi Jalan Kesuksesan
Wisuda Universitas Ubudiyah Indonesia

Banda Aceh

310 Mahasiswa UUI Diwisuda, Prof Marniati: Lulusan UUI Harus Terus Belajar

Banda Aceh

Pangdam IM Buka Lomba PBB SLTA Se-Aceh

Banda Aceh

Wagub Dek Fadh Kumpulkan Forkopimda Bahas Kondisi Aceh

Banda Aceh

Polresta Banda Aceh Tangkap Terduga Penggelap Motor TNI

Banda Aceh

Prof. Marniati Hadir di Tengah Duka Keluarga Mahasiswi UUI

Banda Aceh

Pemprov Aceh Berduka, Sjamsul Kahar Tutup Usia