Home / TNI/POLRI

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:38 WIB

Polda Aceh Imbau Mahasiswa dan Masyarakat Waspadai Penyusup Saat Aksi Unjuk Rasa

Kabid Humas Polda Aceh, Joko Krisdiyanto memberi keterangan kepada media. (Foto:Dok/Polda Aceh)

Kabid Humas Polda Aceh, Joko Krisdiyanto memberi keterangan kepada media. (Foto:Dok/Polda Aceh)

Banda Aceh — Polda Aceh mengimbau mahasiswa dan masyarakat yang akan menyampaikan aspirasi melalui aksi unjuk rasa agar tetap menjaga situasi aman, tertib, dan tidak mudah terprovokasi oleh pihak tertentu yang diduga sengaja menyusup untuk menciptakan kericuhan. Imbauan tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto di Banda Aceh, Kamis (7/5/2026).

Menurut Joko, penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak konstitusional setiap warga negara yang dijamin undang-undang. Karena itu, kepolisian menghormati setiap aksi penyampaian aspirasi yang dilakukan secara damai, tertib, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Baca Juga |  Kapolda Aceh Pimpin Apel Siaga Bencana di Meulaboh

Namun, berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, terdapat indikasi adanya kelompok tertentu yang mencoba menyusup ke dalam massa aksi guna memancing tindakan anarkis, seperti pembakaran, perusakan fasilitas umum, hingga gangguan ketertiban masyarakat.

“Kami mengajak mahasiswa dan masyarakat agar tetap waspada terhadap pihak-pihak yang mencoba memanfaatkan momentum aksi untuk menciptakan gangguan kamtibmas,” ujar Joko.

Baca Juga |  Fajran Zain Berbagi Strategi dengan Siswa SMAN 9 Banda Aceh Untuk Raih Beasiswa Pendidikan

Ia menjelaskan, pada aksi demonstrasi yang berlangsung sebelumnya di Kantor Gubernur Aceh, ditemukan sejumlah orang yang bukan bagian dari kelompok demonstran, namun ikut bergabung di tengah massa dan diduga memancing emosi peserta aksi maupun aparat keamanan.

Menurutnya, kelompok tersebut umumnya menyamarkan identitas menggunakan atribut tertentu seperti masker tertutup penuh, penutup wajah, pakaian seragam tanpa identitas organisasi, serta tanda khusus lainnya.

Baca Juga |  Pembersihan Jalan di Aceh Tamiang Jelang Idulfitri 1447 H Kapolda Aceh Turun Langsung

Polda Aceh juga meminta mahasiswa menggunakan atribut resmi organisasi, almamater, atau tanda pengenal yang jelas guna memudahkan identifikasi peserta aksi dan mencegah penyusupan.

Selain itu, koordinator lapangan diminta memperkuat pengawasan internal selama aksi berlangsung. Kepolisian menegaskan tetap mengedepankan pendekatan humanis, namun tindakan anarkis dan pelanggaran hukum akan diproses sesuai aturan yang berlaku.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Jembatan gantung Jambur mamang

TNI/POLRI

Kodim Agara Buka Bekisting Pondasi Jembatan Gantung Jambur Mamang
Huntap Bhara Daksa Indah

TNI/POLRI

Kapolda Tinjau Huntap Bhara Daksa Indah Jelang Peresmian Oleh Kapolri
Upacara tabur bunga

TNI/POLRI

Hari Bhayangkara ke-80, Polda Aceh Gelar Upacara Tabur Bunga di Atas KP Wisanggeni 8005
Joko Krisdiyanto

TNI/POLRI

Bhayangkara Fest 2026 Raup Rp9,2 Miliar, Dikunjungi 85 Ribu Warga
Jembatan gantung di Beutong Ateuh

TNI/POLRI

Kodim 0116/Nara Lanjutkan Pengecoran Jembatan Gantung di Beutong Ateuh
Hari Bhayangkara ke-80

TNI/POLRI

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Ditpolairud Polda Aceh Bersihkan Pantai Syiah Kuala
Jembatan gantung Ketambe

TNI/POLRI

Jembatan Gantung Sepanjang 120 Meter Dicat Merah Putih di Ketambe

TNI/POLRI

Perkuat Sinergi dengan Media, Bidhumas Polda Aceh Sosialisasikan Bhayangkara Fest 2026