Home / Aceh Tamiang / Lingkungan

Kamis, 1 Januari 2026 - 15:58 WIB

Presiden Tinjau Huntara Danantara Aceh Tamiang, BSI Turut Mendukung

Presiden Prabowo Subianto meninjau pembangunan Huntara Danantara di Aceh Tamiang yang didukung Bank Syariah Indonesia. (Foto:Dok/Ist)

Presiden Prabowo Subianto meninjau pembangunan Huntara Danantara di Aceh Tamiang yang didukung Bank Syariah Indonesia. (Foto:Dok/Ist)

Aceh Tamiang — PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menegaskan komitmennya dalam pemulihan pascabencana hidrometeorologi di Aceh dengan berpartisipasi aktif dalam pembangunan Rumah Hunian Danantara (Huntara) di Aceh Tamiang.

Pembangunan hunian sementara tersebut ditinjau langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto, Kamis (1/1/2026), sebagai bagian dari percepatan pemulihan warga terdampak melalui sinergi BUMN di bawah Danantara Indonesia.

Baca Juga |  UNDP–UNICEF Respon Surat Aceh, Dukungan Internasional Mulai Dibahas

Sebagai anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), BSI mengambil peran strategis dalam pembiayaan dan dukungan logistik pembangunan Huntara. Pada tahap awal, BSI berkontribusi sekitar 15 persen dari total target pembangunan tahap pertama.

CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani menyebut capaian tersebut merupakan hasil kerja intensif lintas BUMN di tengah keterbatasan lapangan, sementara COO Danantara Dony Oskaria menegaskan disiplin eksekusi menjadi kunci agar target hunian dapat rampung sesuai jadwal.

Baca Juga |  Pemerintah Aceh Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Lhokseumawe

Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo mengatakan keterlibatan BSI tidak sebatas layanan perbankan, tetapi memastikan warga memiliki hunian sementara yang layak, aman, dan bermartabat.

Huntara dirancang secara modular dan dilengkapi fasilitas dasar seperti listrik, air bersih, drainase, hingga akses Wi-Fi. “Pemulihan tidak hanya soal bangunan, tetapi juga memulihkan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat,” ujar Anggoro.

Baca Juga |  Huntara Pengungsi Banjir Aceh Timur Menunggu Surat Bupati

Secara nasional, Danantara menargetkan 600 unit Huntara rampung pada 8 Januari 2026 dan 15.000 unit dalam tiga bulan ke depan.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Bangkai gajah mati di areal perkebunan PT MPLI Aceh Tamiang.

Banda Aceh

Dua Gajah Mati Beruntun, BKSDA Aceh Didesak Evaluasi Menyeluruh
Dialog multipihak, FJL dan HAkA

Gayo Lues

Tanah Gayo Terancam Tambang, Kolaborasi Jadi Solusi
Musim kemarau di Aceh dan cuaca ekstrem.

Banda Aceh

Mengapa Suhu di Aceh Semakin Gerah? Ini Penyebab Cuaca Panas di Aceh
Rapat Rehabilitasi Pascabencana Aceh Tamiang

Aceh Tamiang

Wagub Aceh Pimpin Rakor Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
Dugong Conservation. Natural Aceh dan Yayasan KEHATI.

Aceh Besar

Kemunculan Dugong Langka di Lamreh Picu Konservasi Habitat Lamun di Aceh
Peresmian sumur bor PT solusi bangun Indonesia

Aceh Tamiang

Solusi Bangun Indonesia Resmikan Dua Sumur Bor di Aceh Tamiang
Polda tinjau huntap Aceh Tamiang

Aceh Tamiang

Kapolda Aceh Tinjau Kesiapan Huntap Presisi di Aceh Tamiang
Monitoring fasilitas kepabeanan

Aceh Tamiang

DJBC Aceh Evaluasi Fasilitas Kepabeanan di Pertamina EP Rantau