Home / Aceh Tengah / Lingkungan

Senin, 14 September 2026 - 17:43 WIB

Longsor Kembali Terjang Aceh Tengah, Satu Warga Meninggal Dunia

Takengon — Bencana tanah longsor kembali melanda wilayah Kabupaten Aceh Tengah, tepatnya di Desa Sanihen, Kecamatan Silih Nara, pada Senin sore. Peristiwa ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan lima lainnya mengalami luka-luka.

Kejadian tersebut terjadi di tengah meningkatnya intensitas hujan sejak Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menetapkan Provinsi Aceh dalam status siaga banjir pada 2 September 2026. Curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir diduga menjadi pemicu utama terjadinya longsor di kawasan tersebut.

Baca Juga |  Jembatan Bailey Polri di Aceh Utara Bergeser Akibat Luapan Sungai

Selain menimbulkan korban jiwa, material longsor juga menutup sejumlah akses jalan menuju beberapa desa di sekitar lokasi kejadian. Akibatnya, mobilitas warga terganggu dan proses evakuasi serta distribusi bantuan menjadi terhambat.

Hingga saat ini, tim gabungan bersama relawan masih terus melakukan penanganan di lapangan, termasuk evakuasi korban, pembersihan material longsor, serta membuka kembali jalur yang terdampak. Kondisi di lokasi dilaporkan masih rawan, mengingat hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi masih berpotensi terjadi.

Baca Juga |  Fajran Zain: Negara Hampir Tidak Hadir, Rakyat Aceh Dibiarkan Berjuang Sendiri

Seorang relawan di Posko Rakyat, Azir, menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya membantu masyarakat terdampak di tengah keterbatasan yang ada.

“Kami yang berada di lapangan hanya bisa terus bergerak, membantu sebisa mungkin, dan berharap kondisi segera membaik. Semoga tidak ada lagi korban,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk turut mendoakan keselamatan para korban dan seluruh tim yang sedang bertugas di lokasi bencana.

Baca Juga |  Gayo Lues Terisolir Total, Akses Putus dan Warga Hadapi Krisis Logistik

Pihak berwenang mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah rawan longsor, untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera mengungsi ke tempat yang lebih aman apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi dalam waktu lama.

Diharapkan kondisi cuaca segera membaik, akses transportasi dapat kembali normal, serta masyarakat yang terdampak diberikan keselamatan dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Business matching koperasi komoditi kopi Aceh Tengah

Aceh Tengah

Natural Aceh : Kopi Gayo Jadi Mesin Bisnis KDMP Aceh Tengah
Kapolda tanam bawang putih di Aceh Tengah

Aceh Tengah

Kapolda Tanam Bawang Putih, Dukung Swasembada Pangan
Bangkai gajah mati di areal perkebunan PT MPLI Aceh Tamiang.

Banda Aceh

Dua Gajah Mati Beruntun, BKSDA Aceh Didesak Evaluasi Menyeluruh
Dialog multipihak, FJL dan HAkA

Gayo Lues

Tanah Gayo Terancam Tambang, Kolaborasi Jadi Solusi
Musim kemarau di Aceh dan cuaca ekstrem.

Banda Aceh

Mengapa Suhu di Aceh Semakin Gerah? Ini Penyebab Cuaca Panas di Aceh
Sekolah darurat Aceh Tengah

Aceh Tengah

Ketua TP PKK Aceh Kunjungi Sekolah Darurat Pascabencana di Linge
Dugong Conservation. Natural Aceh dan Yayasan KEHATI.

Aceh Besar

Kemunculan Dugong Langka di Lamreh Picu Konservasi Habitat Lamun di Aceh
Peresmian sumur bor PT solusi bangun Indonesia

Aceh Tamiang

Solusi Bangun Indonesia Resmikan Dua Sumur Bor di Aceh Tamiang