Home / Aceh Selatan / Sosial & Budaya

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:27 WIB

Yayasan Ubudiyah Anugerahkan Gelar Amirul Qulub kepada Abuya Amran Waly

Yayasan Ubudiyah menganugerahkan gelar Amirul Qulub kepada ulama Aceh Abuya Amran Waly Al-Khalidy. (Foto:Dok/Yayasan Ubudiyah)

Yayasan Ubudiyah menganugerahkan gelar Amirul Qulub kepada ulama Aceh Abuya Amran Waly Al-Khalidy. (Foto:Dok/Yayasan Ubudiyah)

Labuhan Haji — Yayasan Ubudiyah menganugerahkan gelar Amirul Qulub kepada ulama kharismatik Aceh, Abuya Amran Waly Al-Khalidy, sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan perjuangannya membimbing umat melalui dakwah tauhid dan tasawuf selama 28 tahun di Aceh.

Penganugerahan berlangsung di Labuhan Haji, Aceh Selatan, dalam rangkaian peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW. Gelar tersebut diserahkan Prof. Adjunct Dr. Marniati, M.Kes., didampingi jajaran Wakil Rektor Yayasan Ubudiyah.

Amirul Qulub yang bermakna pemimpin hati disebut Yayasan Ubudiyah sebagai salah satu bentuk penghormatan tertinggi yang diberikan yayasan. Berdasarkan catatan yayasan, Abuya Amran Waly merupakan ulama pertama dan satu-satunya ulama yang menerima gelar tersebut.

Sebelumnya, penghargaan tertinggi Yayasan Ubudiyah diberikan kepada Tuanku Syed Faizuddin Putra ibni Syed Sirajuddin Jamalullail dari Perlis, Malaysia, pada November 2025.

Baca Juga |  Atase Pertahanan Perancis Kunjungi Museum Sabang BPKS

Menurut Prof. Marniati, penghargaan kepada Abuya Amran Waly tidak semata-mata ditujukan kepada pribadi sang ulama, tetapi juga sebagai apresiasi terhadap perjalanan panjang dakwah yang berorientasi pada pembinaan hati, akhlak, dan kedekatan manusia kepada Allah SWT.

“Inti perjuangan Abuya Amran Waly adalah mengajak manusia semakin mengenal Allah SWT dan Rasulullah SAW,” ujar Prof. Marniati.

Sejak 1998, Abuya Amran Waly disebut konsisten mengembangkan dakwah tauhid tasawuf di Aceh. Dakwah tersebut diarahkan pada upaya menghidupkan hati, membersihkan jiwa, memperbaiki ibadah, membentuk akhlak, serta meningkatkan kecintaan kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW.

Prof. Marniati juga mengajak masyarakat Aceh tidak mudah terpecah akibat perbedaan pandangan dalam memahami maupun menjalankan ajaran agama. Menurutnya, perbedaan tidak semestinya menghilangkan persaudaraan sesama umat Islam.

Baca Juga |  Dinsos Aceh Gotong Royong Bersihkan Dayah Malikussaleh Pascabanjir

“Umat Islam hendaknya bersatu sebagai satu umat Rasulullah SAW. Jangan terpecah oleh perbedaan, tetapi saling menjaga persaudaraan,” katanya.

Ia juga menyoroti Labuhan Haji yang selama puluhan tahun menjadi tempat berkumpulnya jamaah dan penuntut ilmu untuk mengikuti pengajian serta pembinaan rohani bersama Abuya Amran Waly.

Menurut Prof. Marniati, jamaah yang datang berasal dari berbagai daerah di Indonesia hingga luar negeri. Kondisi tersebut dinilai berpotensi dikembangkan sebagai wisata ruhani dengan menjadikan tradisi keilmuan, pesantren, ulama, dan pusat dakwah sebagai bagian dari kekayaan spiritual Aceh.

Baca Juga |  Akun TikTok Diduga Sebar Ujaran Kebencian, Kasus Naik ke Penuntutan

“Ini seharusnya menjadi kebanggaan bagi kita sebagai rakyat Aceh. Ketika orang dari berbagai daerah dan bahkan dari luar negeri datang ke Aceh untuk belajar kepada ulama kita, maka keberadaan ulama tersebut harus kita syukuri,” kata Prof. Marniati.

Ia berharap Abuya Amran Waly tidak dipandang hanya sebagai milik kelompok tertentu, tetapi sebagai bagian dari kekayaan spiritual Aceh yang perlu dijaga melalui sikap saling menghormati.

Yayasan Ubudiyah berharap perjalanan dakwah Abuya Amran Waly selama 28 tahun di Aceh terus melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak, rendah hati, mencintai ulama dan umat, serta menjadikan Allah SWT sebagai tujuan utama kehidupan.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Indonesia Fest 2026

Banda Aceh

Pangdam IM Buka Indonesia Fest 2026 di Blang Padang Banda Aceh

Aceh Tamiang

Bhayangkari Resmikan 82 Sumur Bor di Aceh
Tanam pohon samjit HUT TNI

Aceh Selatan

Sambut HUT TNI, Kodim Asel Tanam Pohon dan Bersih Lingkungan
Olah TKP

Banda Aceh

Pria Asal Pidie Ditemukan Meninggal di Masjid Peunayong

Aceh Selatan

Tim Gabungan Padamkan Asap Karhutla di Bakongan
Serambi Awards 2026.

Banda Aceh

Kak Na Raih Srikandi Pemulihan Aceh
Penebaran benih ikan nila di kolam lapas Banda Aceh

Banda Aceh

Lapas Banda Aceh Ubah Lahan Idle Jadi Kolam Ikan
Bantuan BSI

Aceh Tamiang

BSI Bantu Warga Huntara Lubuk Sidup