Home / Banda Aceh / Pemerintah

Senin, 20 Oktober 2025 - 21:57 WIB

Bappenas Tinjau Rencana Terowongan Paro–Kulu–Geurutee di Aceh

Tim Bappenas meninjau lokasi rencana pembangunan Terowongan Paro–Kulu–Geurutee di Aceh Besar. (Foto:Dok/Adpim)

Tim Bappenas meninjau lokasi rencana pembangunan Terowongan Paro–Kulu–Geurutee di Aceh Besar. (Foto:Dok/Adpim)

Banda Aceh — Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas menurunkan tim khusus untuk meninjau lokasi rencana pembangunan Terowongan Paro–Kulu–Geurutee di jalur barat Aceh. Langkah ini menjadi tindak lanjut atas permintaan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, agar pemerintah menghadirkan solusi infrastruktur yang lebih aman dan efisien bagi masyarakat pengguna jalan lintas barat-selatan Aceh.

Kunjungan lapangan dilakukan pada Senin (20/10/2025) di kawasan Geurutee, perbatasan Kabupaten Aceh Besar dan Aceh Jaya. Peninjauan tersebut menjadi sinyal kuat kolaborasi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Aceh dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur strategis.

“Pemerintah berkomitmen melaksanakan pembangunan terowongan di Geurutee serta perbaikan geometrik ruas Paro dan Kulu secara paralel,” ujar Mustaqim, Ketua Tim Bappenas dari Deputi Bidang Infrastruktur dan Kedeputian Pembangunan Kewilayahan.

Baca Juga |  Tgk. Malik Mahmud Ajak Polda Aceh Bersinergi Jaga Perdamaian dan Investasi

Dalam kunjungan tersebut hadir sejumlah pejabat penting, termasuk Kepala BPJN Aceh, Heri Yugiantoro, ST, MT, perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kepala Dinas PUPR Aceh, Ir. Mawardi, ST, serta Kadis PUPR Aceh Jaya, Heri Etika, ST, M.Si.

Pertemuan di lapangan menghasilkan kesepakatan memperkuat koordinasi lintas lembaga untuk mempercepat tahapan pembangunan, mulai dari izin, pembebasan lahan, hingga penyusunan dokumen perencanaan.

“Dalam waktu dekat Kementerian PUPR akan melakukan lanjutan kajian teknis pembangunan terowongan dan perbaikan geometrik ruas Paro–Kulu,” ungkap Ir. Mawardi, ST, mewakili Pemerintah Aceh.

Baca Juga |  Wujudkan Green Policing, Polda Aceh Tanam 10.000 Mangrove di Alue Naga

Menurut Mawardi, Gubernur Aceh Muzakir Manaf sangat prihatin terhadap tingginya angka kecelakaan di ruas Paro, Kulu, dan Geurutee. Karena itu, pembangunan terowongan dianggap sebagai kebutuhan mendesak, bukan hanya untuk keselamatan pengguna jalan, tetapi juga dalam upaya mendukung pemerataan ekonomi dan konektivitas antarwilayah.

“Dengan terowongan, waktu tempuh antarwilayah akan berkurang signifikan, biaya logistik menurun, serta mobilitas barang dan jasa menjadi lebih efisien,” tegas Mawardi.

Kepala BPJN Aceh, Heri Yugiantoro, menjelaskan bahwa pembangunan terowongan akan berdampak langsung terhadap efisiensi transportasi.

“Segmen jalan Paro–Kulu yang sebelumnya mencapai 13 kilometer akan dipangkas menjadi sekitar 6 kilometer. Sedangkan segmen Geurutee dari 8 kilometer menjadi hanya 2,7 kilometer,” jelasnya.

Baca Juga |  T Rayuan Sukma Raih Penghargaan Pembina Terbaik Olahraga Berprestasi 2026

Ia menambahkan, desain terowongan nantinya akan memenuhi standar keamanan tinggi dan nilai manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Selain meninjau aspek teknis, tim Bappenas juga membahas skema pembiayaan proyek, yang akan dikonsultasikan lebih lanjut di Jakarta. Opsi yang dipertimbangkan antara lain melalui pinjaman luar negeri, skema KPBU (Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha), maupun dana APBN murni.

Langkah ini diharapkan menjadi awal konkret realisasi pembangunan Terowongan Paro–Kulu–Geurutee, yang selama ini dinantikan masyarakat Aceh Barat dan Aceh Besar sebagai jalur utama penghubung lintas barat-selatan Aceh.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

Marnia Kenalkan Kosmetik Lokal di Wisuda UUI
Ketua Yayasan Ubudiyah Indonesia Prof Marniati

Banda Aceh

Prof. Adjunct Marniati: Ikhtiar, Kejujuran, dan Ridha Allah Menjadi Jalan Kesuksesan
Wisuda Universitas Ubudiyah Indonesia

Banda Aceh

310 Mahasiswa UUI Diwisuda, Prof Marniati: Lulusan UUI Harus Terus Belajar

Banda Aceh

Pangdam IM Buka Lomba PBB SLTA Se-Aceh

Banda Aceh

Wagub Dek Fadh Kumpulkan Forkopimda Bahas Kondisi Aceh

Banda Aceh

Polresta Banda Aceh Tangkap Terduga Penggelap Motor TNI

Banda Aceh

Prof. Marniati Hadir di Tengah Duka Keluarga Mahasiswi UUI

Banda Aceh

Pemprov Aceh Berduka, Sjamsul Kahar Tutup Usia