Home / News

Senin, 1 Juni 2026 - 11:39 WIB

Ditjenpas Aceh Konsultasi dengan Wamenko Otto Hasibuan

Audiensi Ditjenpas Aceh bersama Otto Hasibuan di Bandara SIM. (Foto:Dok/Ditjenpas Aceh)

Audiensi Ditjenpas Aceh bersama Otto Hasibuan di Bandara SIM. (Foto:Dok/Ditjenpas Aceh)

Aceh Besar — Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Aceh menggelar audiensi strategis bersama Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Otto Hasibuan, di Aula VIP Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Minggu (31/05/2026).

Audiensi dipimpin Kepala Kanwil Ditjenpas Aceh, Yan Rusmanto, bersama sejumlah Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) dari Banda Aceh, Aceh Besar, dan Pidie.

Pertemuan tersebut membahas berbagai isu strategis pemasyarakatan, khususnya penguatan kualitas pembinaan warga binaan di lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan di Aceh.

Baca Juga |  Polda Aceh Musnahkan 1,3 Ton Ganja, 1 Kg Kokain dan 80,5 Kg Sabu

Dalam forum itu, jajaran Ditjenpas Aceh memaparkan sejumlah tantangan yang dihadapi di lapangan, mulai dari penguatan program pembinaan kepribadian dan kemandirian warga binaan, peningkatan kompetensi petugas, optimalisasi sarana dan prasarana, hingga penguatan kemitraan dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan.

Otto Hasibuan menegaskan bahwa pembinaan warga binaan harus menjadi fokus utama dalam sistem pemasyarakatan nasional. Menurutnya, keberhasilan pemasyarakatan tidak hanya diukur dari aspek pengamanan, tetapi juga dari keberhasilan membina warga binaan agar siap kembali ke masyarakat.

Baca Juga |  Flower Aceh dan Lifeguards Aceh Salurkan Bantuan untuk 2.950 KK Korban Banjir

“Pemasyarakatan berperan strategis dalam membentuk kembali karakter dan masa depan warga binaan. Program pembinaan harus dijalankan secara serius, terukur, dan berorientasi pada hasil,” ujar Otto.

Ia juga mengapresiasi langkah yang telah dilakukan jajaran Pemasyarakatan Aceh dalam memperkuat pembinaan warga binaan serta mendorong peningkatan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dunia usaha, dan masyarakat.

Sementara itu, Yan Rusmanto menyebut audiensi tersebut menjadi momentum penting untuk menyampaikan kondisi dan kebutuhan pemasyarakatan di Aceh kepada pemerintah pusat.

Baca Juga |  Inovasi Kelola Limbah, Solusi Bangun Andalas Raih PROPER Hijau 2025

“Kami berharap dukungan dan sinergi dari pemerintah pusat semakin memperkuat pelaksanaan tugas pemasyarakatan, khususnya dalam meningkatkan kualitas pembinaan warga binaan,” kata Yan.

Melalui audiensi itu, berbagai masukan dan solusi turut dirumuskan guna memperkuat sistem pemasyarakatan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada hasil pembinaan.

Ditjenpas Aceh berharap penguatan pembinaan tersebut mampu membekali warga binaan dengan keterampilan dan kesiapan sosial yang memadai sebelum kembali ke tengah masyarakat.

Reporter:
Editor:

Share :

Baca Juga

News

Kapolda Aceh Imbau Warga Jaga Kamtibmas Selama Piala Dunia 2026
Illiza Saaduddin Djamal, walikota Banda Aceh

Hukum & Kriminal

Illiza Tegaskan Kasus Khalwat ADC DPRA Tetap Diproses Hukum
BSI berqurban

Ekonomi Bisnis

BSI Aceh Perluas Manfaat Kurban, 282 Hewan Disalurkan ke Berbagai Daerah
Aktivis CSO Sumatera desak percepatan pemulihan bencana

Lingkungan

CSO Sumatera Desak Percepatan Pemulihan Bencana
Shalat Idul Adha 1447 H

News

Lapas Banda Aceh Gelar Shalat Idul Adha dan Qurban
Pemeriksaan hewan qurban

News

Dinas Peternakan Aceh Jamin Kualitas Hewan Kurban untuk Meugang dan Idul adha
Ojk

News

Satgas PASTI Hentikan 953 Pinjol dan Investasi Ilegal
KPK sorot Dana Hibah Aceh

Editorial

KPK Soroti Miliaran Dana Hibah Aceh Untuk Lembaga Vertikal Negara