Home / Banda Aceh / Investigasi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 18:36 WIB

Isu Pendemo Meninggal Saat Kericuhan Damai Aceh Terbantahkan

Foto terbaru pria yang sebelumnya disebut meninggal dalam kericuhan. (Foto:Dok/LamanNews)

Foto terbaru pria yang sebelumnya disebut meninggal dalam kericuhan. (Foto:Dok/LamanNews)

Banda Aceh – Informasi mengenai seorang pendemo yang disebut meninggal dunia dalam kericuhan Peringatan 21 Tahun Damai Aceh di sekitar Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Sabtu (15/8/2026), belum terbukti dan perlu diluruskan.

Sebelumnya beredar sebuah foto seorang pria dalam kondisi terluka pada bagian wajah. Foto tersebut memperlihatkan luka pada dahi, sekitar mata, hidung, bibir dan pipi, dengan darah terlihat pada sejumlah bagian wajah. Dalam perkembangannya, foto tersebut dikaitkan dengan informasi bahwa yang bersangkutan meninggal dunia setelah kericuhan.

Baca Juga |  Kapolresta dan Kasat Narkoba Banda Aceh Diperiksa Mabes Polri, Kapolda Tunjuk Plt

Namun, dokumentasi lain yang diterima LamanNews memperlihatkan sosok yang disebut sebagai orang dalam foto pertama berada dalam kondisi sadar dan beraktivitas. Foto kedua menunjukkan pria tersebut berdiri, mengenakan pakaian kaos, serta berkomunikasi dengan orang di sekitarnya.

Perbedaan kondisi dalam kedua dokumentasi tersebut membuat informasi mengenai kabar kematian perlu ditinjau kembali. LamanNews belum menemukan konfirmasi resmi dari rumah sakit, keluarga, kepolisian atau pihak berwenang yang menyatakan bahwa pria tersebut meninggal dunia akibat kericuhan.

Karena itu, informasi mengenai adanya satu pendemo meninggal dalam peristiwa tersebut belum dapat dinyatakan sebagai fakta.

Baca Juga |  Cuaca Banda Aceh Makin Terik Februari–Maret, Ini Penjelasannya

Sebelumnya, kericuhan terjadi dalam rangkaian peringatan 21 tahun Damai Aceh di sekitar Masjid Raya Baiturrahman. Peristiwa tersebut melibatkan massa dan aparat keamanan setelah muncul pengibaran bendera bulan bintang. Polisi kemudian dilaporkan menggunakan gas air mata ketika situasi semakin tidak terkendali.

Dokumentasi dari lokasi juga menunjukkan adanya kendaraan yang rusak serta material berserakan di badan jalan. Sejumlah laporan media menyebut terdapat warga dan aparat yang mengalami luka dalam peristiwa tersebut, tetapi informasi mengenai korban meninggal perlu dibedakan secara tegas dari korban luka.

Baca Juga |  Waspada Modus Gebyar Undian Berhadiah Bank Aceh

LamanNews menempatkan informasi mengenai korban meninggal sebagai informasi yang belum terverifikasi sampai terdapat keterangan resmi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Koreksi ini penting agar pemberitaan mengenai kericuhan Hari Damai Aceh tidak berkembang menjadi informasi keliru. Dalam situasi yang sensitif, terutama ketika menyangkut korban jiwa, setiap informasi harus melalui verifikasi berlapis sebelum dinyatakan sebagai fakta.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

Polda Aceh: Situasi HDA ke-21 Kondusif

Banda Aceh

Fortuner Terbakar Saat Macet di Banda Raya
Aksi damai Aceh ke 21 ricuh

Banda Aceh

Mobil Rusak di Tengah Kericuhan Peringatan 21 Tahun Damai Aceh
Ricuh peringatan 21 tahun aksi damai aceh

Banda Aceh

Peringatan 21 Tahun Damai Aceh Ricuh

Banda Aceh

Kapolda dan Kasdam IM Pimpin Apel Karhutla dan HDA
HUT IWO ke 14

Banda Aceh

Delegasi IWO Aceh Hadiri Rakernas dan HUT ke-14 di Bengkulu
Aksi Koalisi Sipil bencana aceh-sumatera

Banda Aceh

Pemulihan Bencana Aceh-Sumatra Dinilai Tak Jelas, Koalisi Sipil Desak Pemerintah
Bangkai gajah mati di areal perkebunan PT MPLI Aceh Tamiang.

Banda Aceh

Dua Gajah Mati Beruntun, BKSDA Aceh Didesak Evaluasi Menyeluruh