Home / Banda Aceh / Forum Publik

Selasa, 29 September 2026 - 23:32 WIB

Talk Show Marnia Dorong Perempuan Aceh Jadi Cantik, Cerdas dan Berkarakter

Talk show Marnia The Modern Women, Cantik Cerdas Berkarakter di Lexa Expo, AAC Dayan Dawood, Banda Aceh.(Foto:Dok/LamanNews)

Talk show Marnia The Modern Women, Cantik Cerdas Berkarakter di Lexa Expo, AAC Dayan Dawood, Banda Aceh.(Foto:Dok/LamanNews)

Banda Aceh — Menjadi perempuan modern bukan hanya tentang penampilan, tetapi juga bagaimana membangun kecerdasan, karakter, kepercayaan diri serta kemampuan memberikan manfaat bagi orang lain.

Pesan tersebut mengemuka dalam talk show Marnia bertajuk “The Modern Women: Cantik, Cerdas, Berkarakter” yang digelar di Lexa Expo, AAC Dayan Dawood, Banda Aceh, Selasa malam (29/9/2026).

Talk show menghadirkan dua narasumber perempuan, yakni Prof. Adjunct Dr. Marniati, S.E., M.Kes, Rector sekaligus Founder Marnia Cosmetic, dan Safrina Salim, SKM, M.Kes, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Aceh. Diskusi dipandu moderator Kaka Alfarizi.

Prof. Marniati mengatakan ukuran kecantikan perempuan tidak semestinya hanya dilihat dari wajah maupun bentuk tubuh. Menurutnya, kecantikan juga tercermin dari kemampuan seseorang menghargai diri sendiri, memiliki ilmu, menjaga sikap dan memperlakukan orang lain dengan baik.

“Cantik itu bukan hanya wajah atau bentuk tubuh. Cantik itu ketika seseorang mampu menghargai dirinya sendiri, menampilkan ilmu melalui sikap dan tindakannya serta memiliki sopan santun,” kata Marniati.

Baca Juga |  FH USK Gelar Seminar Tentang Sistem Peradilan Pidana

Ia menjelaskan, merawat diri merupakan bentuk penghargaan terhadap diri sendiri. Namun, perawatan fisik harus berjalan seimbang dengan pembangunan karakter dan kecerdasan.

Menurut Marniati, kecerdasan tidak semata-mata ditentukan oleh tingginya pendidikan formal. Kemampuan menyesuaikan diri dan mengelola emosi juga menjadi bagian penting.

“Seseorang bisa menjadi cerdas bukan hanya karena pendidikan tinggi, tetapi bagaimana dia mampu menyesuaikan diri di mana pun berada dan mampu mengelola emosinya,” ujarnya.

Talk show Marnia The Modern Women, menghadirkan Prof Marniati dan Safrina Salim berbicara tentang peran perempuan dalam keluarga dan masyarakat.(Foto:Dok/LamanNews)

Marniati juga mengingatkan perempuan agar mampu menghadapi persoalan hidup dengan tetap menjaga pengendalian diri serta tidak melampiaskan persoalan kepada orang lain.

“Prinsipnya adalah bagaimana kita bisa bermanfaat bagi orang lain,” katanya.

Sebagai istri, ibu dan perempuan yang menjalani aktivitas profesional, Marniati menekankan pentingnya komunikasi dua arah dalam keluarga. Ia juga mengajak perempuan tidak minder dengan kemampuan yang dimiliki dan terus mengembangkan kelebihan melalui usaha serta kedisiplinan.

Baca Juga |  Prof. Marniati Hadir di Tengah Duka Keluarga Mahasiswi UUI

“Jangan merasa minder dan tidak pantas. Berusahalah menjadi diri sendiri dengan kemampuan dan disiplin. Kalau sudah memiliki kelebihan, jangan terus mengeluh,” ujarnya.

Marniati menambahkan, Marnia tidak hanya diarahkan pada kepentingan komersial. Menurutnya, produk yang dihadirkan juga membawa misi sosial, termasuk melalui hasil penjualan yang akan disalurkan untuk membantu anak-anak penderita kanker.

“Marnia lahir dari sebuah perjuangan, bukan dari kemudahan. Marnia lahir dari ujian Allah pascatsunami. Dari kondisi tanpa apa-apa, kami bangkit dan banyak melakukan kegiatan sosial,” jelasnya.

Sementara itu, Safrina Salim mengatakan kecantikan perempuan perlu dibangun dari dalam dan luar diri.

“Semua perempuan itu cantik. Tetapi kita juga harus mampu merawat diri. Jangan merasa bersalah ketika merawat diri sendiri karena itu juga merupakan bentuk kecerdasan,” ujar Safrina.

Ia menekankan pentingnya peran keluarga dalam membentuk karakter anak melalui keteladanan, akhlak dan kemampuan mengendalikan emosi.

Baca Juga |  Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan 155 Ribu Ekstasi di Aceh Timur

Safrina juga mendorong perempuan berani mencoba dan mengembangkan potensi. Menurutnya, kegagalan tidak seharusnya menjadi alasan untuk berhenti.

“Semua perempuan punya potensi untuk maju. Kalau percaya diri sudah tumbuh, hambatan bukan lagi alasan. Kita harus terus mencoba karena kegagalan adalah batu loncatan untuk berkembang,” ujarnya.

Ia menegaskan perempuan memiliki ruang untuk berkarya, bekerja dan mengembangkan karier tanpa mengabaikan peran dalam keluarga.

“Cantik itu luar dan dalam. Cantik ketika kita memiliki etika yang baik dan cerdas. Ayo berkarya, karena tugas kita bukan hanya mengurus rumah tangga, tetapi kita juga bisa bekerja dan mengembangkan karier,” katanya.

Talk show tersebut menegaskan pesan bahwa perempuan modern tidak cukup hanya tampil cantik, tetapi juga perlu cerdas, berkarakter, percaya diri dan mampu memberikan manfaat bagi keluarga serta masyarakat.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

Pratu Riski Febrian Juara 3 Fotografi Nasional HUT TNI
Pemutaran film Inong Peudame tentang peran perempuan dalam perdamaian Aceh

Aceh Besar

Perempuan Aceh dan Perdamaian Dibahas dalam Dialog Inong Peudame
BSI OTO

Banda Aceh

BSI Perkuat Pembiayaan Kendaraan Listrik
Pameran Lexa Expo 2026

Banda Aceh

Lexa Expo 2026 Resmi Digelar di Banda Aceh Selama Enam Hari
Surat pemanggilan terhadap yulindawati

Banda Aceh

Yulindawati Dipanggil Polda Aceh Terkait Unggahan Facebook
Ziarah nasional HUT TNI-81

Banda Aceh

Pangdam IM Pimpin Ziarah HUT ke-81 TNI
Maulid Nabi di Polda Aceh

Banda Aceh

Maulid Nabi di Polda Aceh, Personel Diajak Teladani Akhlak Rasulullah
Pencurian meteran air di Gampong Beurawe

Banda Aceh

Curi Meteran Air, Dua Pria Ditangkap Jatanras Banda Aceh