Home / Daerah

Selasa, 3 Maret 2026 - 10:11 WIB

Jembatan Gantung Mamas Indah 87%, Dukung Akses Nasional

Kondisi pembangunan jembatan gantung di Mamas Indah di Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara mencapai progres 87 persen. (Foto:Dok/Ist).

Kondisi pembangunan jembatan gantung di Mamas Indah di Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara mencapai progres 87 persen. (Foto:Dok/Ist).

Kutacane – Pembangunan jembatan gantung di Desa Mamas Indah, Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara, terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Hingga Minggu (01/03/2026).

Progres pengerjaan fisik telah mencapai 87 persen. Pembangunan ini dilaksanakan oleh personel Kodim 0108/Agara melalui Posramil Darul Hasanah bersama prajurit Yonzipur TNI AD, dengan dukungan aktif serta partisipasi masyarakat setempat.

Saat ini, konstruksi utama jembatan gantung telah terpasang dengan baik. Rangka baja dan kabel utama penyangga sudah terinstalasi sesuai standar teknis, sementara pemasangan lantai jembatan dan pagar pengaman terus diselesaikan secara bertahap.

Dengan capaian progres 87 persen, fokus pekerjaan kini diarahkan pada penyempurnaan aspek keamanan (safety) guna memastikan jembatan benar-benar siap dan aman digunakan oleh masyarakat.

Pembangunan jembatan gantung ini menjadi solusi strategis dalam memulihkan akses transportasi warga. Diketahui, jembatan penghubung antar desa dan antar kecamatan sebelumnya mengalami kendala, sehingga menghambat mobilitas masyarakat, termasuk akses menuju jalur lintas nasional.

Baca Juga |  13 Lubang Peluru Ditemukan di Pesawat Korowai

Kehadiran jembatan gantung ini diharapkan menjadi jalur alternatif sementara yang efektif dalam mendukung kelancaran aktivitas warga.

Proses pembangunan dilaksanakan secara gotong royong, mencerminkan sinergi yang kuat antara TNI dan masyarakat. Di lapangan, prajurit TNI bersama warga terlihat bahu-membahu memasang papan lantai jembatan, mengecat dan memasang pagar pengaman berwarna merah putih di sisi kiri dan kanan jembatan, serta melakukan penimbunan dan pengecoran pondasi untuk memperkuat struktur penyangga.

Seluruh tahapan pekerjaan dilakukan dengan penuh ketelitian dan pengawasan teknis guna menjamin konstruksi yang kokoh, stabil, dan tahan lama.

Komandan Posramil Darul Hasanah menyampaikan bahwa aspek keselamatan pengguna menjadi prioritas utama dalam penyelesaian pembangunan. Setiap detail teknis diperhatikan secara cermat, mulai dari kekencangan kabel penyangga, kestabilan lantai pijakan, hingga kekuatan pondasi di kedua sisi jembatan.

Baca Juga |  Polda Aceh Gelar Puncak HUT Bhayangkari ke-75

Hal ini dilakukan agar jembatan tidak hanya cepat selesai, tetapi juga memenuhi standar keamanan untuk penggunaan jangka panjang.

Sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi kunci percepatan pembangunan. Keterlibatan warga tidak hanya membantu mempercepat penyelesaian pekerjaan, tetapi juga menumbuhkan rasa kebersamaan dan kepedulian terhadap fasilitas umum yang dibangun secara bersama-sama. Semangat gotong royong tersebut menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Salah seorang warga Desa Mamas Indah, Rahmat (45), mengaku sangat terbantu dengan hampir rampungnya pembangunan jembatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa selama ini warga harus menempuh jalur memutar yang cukup jauh untuk membawa hasil kebun ke pasar maupun mengakses layanan publik.

“Selama ini kami harus memutar cukup jauh untuk membawa hasil kebun ke pasar. Kalau jembatan ini sudah bisa dipakai, tentu waktu tempuh lebih singkat dan biaya angkut juga berkurang. Kami sangat berterima kasih kepada TNI yang sudah membantu,” ungkapnya.

Baca Juga |  Komjen Dedi Prasetyo Dirikan TPA Natabel Jannah di Palangka Raya

Keberadaan jembatan gantung ini nantinya tidak hanya memperlancar mobilitas warga antar desa dan antar kecamatan, tetapi juga mendukung distribusi hasil pertanian yang menjadi sumber penghidupan utama masyarakat setempat.

Selain itu, akses menuju fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, serta kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat pedesaan akan semakin terbuka dan efisien.

Dengan progres yang telah mencapai 87 persen, diharapkan dalam waktu dekat jembatan gantung Desa Mamas Indah dapat segera difungsikan secara penuh.

Kehadiran jembatan ini diharapkan mampu memperkuat konektivitas wilayah di Kecamatan Darul Hasanah, sekaligus mendorong percepatan pemulihan dan pertumbuhan perekonomian masyarakat di Kabupaten Aceh Tenggara secara berkelanjutan.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

Marnia Kenalkan Kosmetik Lokal di Wisuda UUI
Ketua Yayasan Ubudiyah Indonesia Prof Marniati

Banda Aceh

Prof. Adjunct Marniati: Ikhtiar, Kejujuran, dan Ridha Allah Menjadi Jalan Kesuksesan
Wisuda Universitas Ubudiyah Indonesia

Banda Aceh

310 Mahasiswa UUI Diwisuda, Prof Marniati: Lulusan UUI Harus Terus Belajar

Banda Aceh

Pangdam IM Buka Lomba PBB SLTA Se-Aceh

Banda Aceh

Wagub Dek Fadh Kumpulkan Forkopimda Bahas Kondisi Aceh

Aceh Besar

Ribuan Warga Meriahkan HUT ke-43 Semen Andalas di Lhoknga

Banda Aceh

Polresta Banda Aceh Tangkap Terduga Penggelap Motor TNI

Banda Aceh

Prof. Marniati Hadir di Tengah Duka Keluarga Mahasiswi UUI