Home / Pertahanan & Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:15 WIB

Jembatan Gantung Sepanjang 120 Meter Dicat Merah Putih di Ketambe

Personel TNI dan warga mengecat Jembatan Gantung Perintis di Ketambe. (Foto:Dok/Kodam IM)

Personel TNI dan warga mengecat Jembatan Gantung Perintis di Ketambe. (Foto:Dok/Kodam IM)

Aceh Tenggara – Semangat gotong royong kembali ditunjukkan personel TNI bersama masyarakat dalam kegiatan pengecatan Jembatan Gantung Perintis di Desa Buntul Kendawi, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara, Rabu (17/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi tahap akhir rehabilitasi jembatan yang selama ini menjadi akses vital bagi warga.

Sejak pagi, personel Posramil Ketambe bersama masyarakat bahu-membahu menyelesaikan pengecatan konstruksi jembatan dengan suasana penuh kekeluargaan. Pengecatan menggunakan kombinasi warna merah putih sebagai simbol semangat nasionalisme dan persatuan.

Ketua tim kegiatan, Serka Afrijal, mengatakan pengecatan merupakan bagian dari penyempurnaan rehabilitasi yang dilakukan secara bertahap. Selain memperindah tampilan, pengecatan juga bertujuan melindungi material konstruksi dari kerusakan akibat cuaca dan korosi agar usia pakai jembatan lebih panjang.

Baca Juga |  Jembatan Gantung Mamas Indah 87%, Dukung Akses Nasional

“Jembatan gantung ini merupakan akses yang sangat penting bagi masyarakat Desa Buntul Kendawi dan sekitarnya. Setelah dilakukan perbaikan dan penguatan konstruksi, kini kami bersama warga melakukan pengecatan agar jembatan lebih awet dan nyaman digunakan,” ujar Serka Afrijal.

Ia menjelaskan, jembatan sepanjang sekitar 120 meter dengan lebar 1,2 meter tersebut menjadi jalur utama masyarakat menuju kawasan pertanian dan perkebunan. Setiap hari, jembatan dimanfaatkan warga untuk mengangkut hasil panen serta mendukung aktivitas ekonomi.

Baca Juga |  Satgas Yonif 112/DJ Gelar Pengobatan Gratis di Papua Tengah

Menurut Afrijal, tingginya partisipasi warga selama proses rehabilitasi menunjukkan kuatnya rasa memiliki terhadap fasilitas publik. Seluruh tahapan, mulai dari pembersihan, perbaikan konstruksi hingga pengecatan, dilakukan secara gotong royong bersama personel TNI.

“Semangat kebersamaan yang ditunjukkan masyarakat sangat luar biasa. Ini menjadi bukti nyata bahwa TNI dan rakyat selalu bersinergi dalam mendukung pembangunan di wilayah,” katanya.

Salah seorang warga Desa Buntul Kendawi, Shaleh (56), mengaku bersyukur atas keterlibatan TNI dalam memperbaiki jembatan yang menjadi sarana penting bagi masyarakat.

Baca Juga |  Polda Aceh Kumpulkan 719 Kantong Darah di Hari Jadi ke-74 Humas Polri

“Kami sangat berterima kasih kepada TNI. Jembatan ini sangat membantu kami menuju kebun dan mengangkut hasil panen. Sekarang kondisinya lebih kuat, aman, dan terlihat lebih indah,” ungkapnya.

Keberadaan jembatan yang telah direhabilitasi diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga, mendukung distribusi hasil pertanian, serta meningkatkan akses masyarakat terhadap pendidikan dan layanan kesehatan.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Silahturahmi ikagara dan Kapolda Aceh

Banda Aceh

IKAGARA Banda Aceh Bertemu Irjen Pol Ruddi Setiawan

Aceh Tenggara

Gotong Royong TNI dan Warga Percepat Pembangunan Jembatan di Lawe Ger Ger

Aceh Tenggara

Kodim 0108/Agara Pasang Lantai Jembatan Kuta Ujung
Sinergi PLN dan Kapolda Aceh.

Banda Aceh

PLN Apresiasi Dukungan Polda Aceh Jaga Proyek Strategis Nasional
Jembatan gantung perintis

Aceh Tenggara

Jembatan Gantung Perintis Kati Maju Segera Rampung, Mobilitas Warga Meningkat
Silahturahmi MAA ke Kapolda aceh

Banda Aceh

Kapolda Aceh dan MAA Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
Bhakti sosial sip 56

Banda Aceh

Siswa SIP Angkatan 56 Polda Aceh Gelar Baksos di Panti Asuhan
Hut purnawirawan Polri

Banda Aceh

Purna Bakti Bukan Akhir Pengabdian, Pesan Irjen Pol. Ruddi Setiawan