Home / TNI/POLRI

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:15 WIB

Jembatan Gantung Sepanjang 120 Meter Dicat Merah Putih di Ketambe

Personel TNI dan warga mengecat Jembatan Gantung Perintis di Ketambe. (Foto:Dok/Kodam IM)

Personel TNI dan warga mengecat Jembatan Gantung Perintis di Ketambe. (Foto:Dok/Kodam IM)

Aceh Tenggara – Semangat gotong royong kembali ditunjukkan personel TNI bersama masyarakat dalam kegiatan pengecatan Jembatan Gantung Perintis di Desa Buntul Kendawi, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara, Rabu (17/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi tahap akhir rehabilitasi jembatan yang selama ini menjadi akses vital bagi warga.

Sejak pagi, personel Posramil Ketambe bersama masyarakat bahu-membahu menyelesaikan pengecatan konstruksi jembatan dengan suasana penuh kekeluargaan. Pengecatan menggunakan kombinasi warna merah putih sebagai simbol semangat nasionalisme dan persatuan.

Ketua tim kegiatan, Serka Afrijal, mengatakan pengecatan merupakan bagian dari penyempurnaan rehabilitasi yang dilakukan secara bertahap. Selain memperindah tampilan, pengecatan juga bertujuan melindungi material konstruksi dari kerusakan akibat cuaca dan korosi agar usia pakai jembatan lebih panjang.

Baca Juga |  Polda Aceh Evaluasi APILL Simpang USK

“Jembatan gantung ini merupakan akses yang sangat penting bagi masyarakat Desa Buntul Kendawi dan sekitarnya. Setelah dilakukan perbaikan dan penguatan konstruksi, kini kami bersama warga melakukan pengecatan agar jembatan lebih awet dan nyaman digunakan,” ujar Serka Afrijal.

Ia menjelaskan, jembatan sepanjang sekitar 120 meter dengan lebar 1,2 meter tersebut menjadi jalur utama masyarakat menuju kawasan pertanian dan perkebunan. Setiap hari, jembatan dimanfaatkan warga untuk mengangkut hasil panen serta mendukung aktivitas ekonomi.

Baca Juga |  Akses Terputus, Jembatan Darurat Dibangun di Wih Pesam

Menurut Afrijal, tingginya partisipasi warga selama proses rehabilitasi menunjukkan kuatnya rasa memiliki terhadap fasilitas publik. Seluruh tahapan, mulai dari pembersihan, perbaikan konstruksi hingga pengecatan, dilakukan secara gotong royong bersama personel TNI.

“Semangat kebersamaan yang ditunjukkan masyarakat sangat luar biasa. Ini menjadi bukti nyata bahwa TNI dan rakyat selalu bersinergi dalam mendukung pembangunan di wilayah,” katanya.

Salah seorang warga Desa Buntul Kendawi, Shaleh (56), mengaku bersyukur atas keterlibatan TNI dalam memperbaiki jembatan yang menjadi sarana penting bagi masyarakat.

Baca Juga |  Polda Aceh Optimalkan Sistem Pelaporan Keuangan Digital

“Kami sangat berterima kasih kepada TNI. Jembatan ini sangat membantu kami menuju kebun dan mengangkut hasil panen. Sekarang kondisinya lebih kuat, aman, dan terlihat lebih indah,” ungkapnya.

Keberadaan jembatan yang telah direhabilitasi diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga, mendukung distribusi hasil pertanian, serta meningkatkan akses masyarakat terhadap pendidikan dan layanan kesehatan.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Upacara tabur bunga

TNI/POLRI

Hari Bhayangkara ke-80, Polda Aceh Gelar Upacara Tabur Bunga di Atas KP Wisanggeni 8005
Jembatan gantung di Beutong Ateuh

TNI/POLRI

Kodim 0116/Nara Lanjutkan Pengecoran Jembatan Gantung di Beutong Ateuh
Hari Bhayangkara ke-80

TNI/POLRI

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Ditpolairud Polda Aceh Bersihkan Pantai Syiah Kuala

TNI/POLRI

Perkuat Sinergi dengan Media, Bidhumas Polda Aceh Sosialisasikan Bhayangkara Fest 2026
Tim evaluasi kdkmp

TNI/POLRI

Tim Evaluasi KDKMP Tinjau Aceh, Percepat Ketahanan Pangan
Bhayangkara Run ke-80

TNI/POLRI

Bhayangkara Run 2026 Aceh Buka Pendaftaran Hingga 15 Juni
Personel Satgas Damai Cartenz patroli

TNI/POLRI

Satgas Ops Damai Cartenz Intensifkan Patroli di Sinak
Calon siswa akademi kepolisian Indonesia

TNI/POLRI

Polda Aceh Umumkan 11 Casis Akpol Lulus Rikkes II