Home / Sosial & Budaya / TNI/POLRI

Senin, 15 September 2025 - 23:11 WIB

Kapolda Aceh Ajak Warkop Sediakan Mushala untuk Pengunjung

Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah mengajak pengusaha warung kopi (warkop) untuk mendukung kamtibmas dengan menyediakan musala bagi pengunjung dan menaati aturan hukum. (Foto:Dok/Humas.Polda)

Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah mengajak pengusaha warung kopi (warkop) untuk mendukung kamtibmas dengan menyediakan musala bagi pengunjung dan menaati aturan hukum. (Foto:Dok/Humas.Polda)

Banda Aceh — Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah mengajak para pengusaha kopi dan warung kopi (warkop) untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ia juga menekankan pentingnya penyediaan fasilitas ibadah bagi pengunjung.

Hal itu disampaikan Marzuki saat berdiskusi dengan komunitas pengusaha kopi dan warkop di Sentra Kopi Batoh, Kota Banda Aceh, Senin, 15 September 2025.

Dalam pertemuan yang berlangsung akrab, Kapolda mendengarkan masukan pengusaha sekaligus memberikan imbauan agar warkop menjadi ruang publik yang sehat dan bermanfaat.

Baca Juga |  Film "Seberang" Satlantas Aceh Besar Raih Juara Nasional

Menurut Marzuki, keberadaan musala atau tempat salat berjemaah di warkop, khususnya yang berada di jalur lintas, akan sangat membantu masyarakat.

“Warung kopi bukan hanya tempat bersantai dan berkumpul, tetapi juga bisa menjadi sarana mendukung pelaksanaan ibadah. Jika musala tersedia, pengunjung dan masyarakat akan merasa lebih nyaman, sekaligus menjadi bentuk kontribusi pengusaha warkop dalam mendukung penerapan syariat Islam,” ujar Marzuki.

Baca Juga |  Rutan Banda Aceh Gelar Donor Darah Rayakan HUT Kementerian Imigrasi

Selain itu, Abituren Akabri 1991 tersebut juga mengingatkan para pengusaha warkop untuk tidak melanggar hukum, terutama terkait hak siar pertandingan olahraga. Menurutnya, menayangkan siaran ilegal atau menggelar nonton bareng tanpa izin resmi dapat menimbulkan masalah hukum.

“Silakan fasilitasi hiburan bagi pengunjung, tetapi pastikan tidak melanggar aturan hukum dan syariat. Jangan menayangkan sesuatu bila tidak memiliki hak siar, karena bisa merugikan banyak pihak,” tegasnya.

Baca Juga |  Polda Aceh Rayakan Hari Juang Polri untuk Pelayanan Prima

Marzuki menambahkan, warkop di Aceh telah menjadi bagian penting dari budaya masyarakat. Oleh karena itu, pengelola warkop diharapkan mampu menjaga ketertiban, mendukung pelaksanaan ibadah, dan taat hukum agar tetap menjadi ruang berkumpul yang aman, nyaman, serta memberi keberkahan bagi masyarakat.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Jembatan gantung Jambur mamang

TNI/POLRI

Kodim Agara Buka Bekisting Pondasi Jembatan Gantung Jambur Mamang
Huntap Bhara Daksa Indah

TNI/POLRI

Kapolda Tinjau Huntap Bhara Daksa Indah Jelang Peresmian Oleh Kapolri
Upacara tabur bunga

TNI/POLRI

Hari Bhayangkara ke-80, Polda Aceh Gelar Upacara Tabur Bunga di Atas KP Wisanggeni 8005
Joko Krisdiyanto

TNI/POLRI

Bhayangkara Fest 2026 Raup Rp9,2 Miliar, Dikunjungi 85 Ribu Warga
Fashion Show Bhayangkara

Sosial & Budaya

Puluhan Talenta Muda Meriahkan Fashion Show Bhayangkara Fest 2026
Jembatan gantung di Beutong Ateuh

TNI/POLRI

Kodim 0116/Nara Lanjutkan Pengecoran Jembatan Gantung di Beutong Ateuh
Perkumpulan masyarakat Langsa

Sosial & Budaya

Firmansyah Kembali Pimpin Perkumpulan Masyarakat Langsa
Opening Ceremony Bhayangkara Fest 2026 di Banda Aceh.

Sosial & Budaya

Ustaz Adi Hidayat Meriahkan Pembukaan Bhayangkara Fest 2026