Home / Pertahanan & Keamanan

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:56 WIB

Kapolda Aceh Luncurkan Buku “Polda Aceh Meutuah”

Acara peluncuran buku Polda Aceh Meutuah di BSI Landmark. (Foto:Dok/Polda Aceh)

Acara peluncuran buku Polda Aceh Meutuah di BSI Landmark. (Foto:Dok/Polda Aceh)

Banda Aceh – Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., meluncurkan buku berjudul “Polda Aceh Meutuah: Sabe Ta Jaga Aceh Mulia” dalam sebuah acara yang digelar di Ballroom BSI Landmark, Banda Aceh, Rabu (3/6/2026).

Buku tersebut menjadi refleksi sekaligus gagasan strategis mengenai pentingnya membangun keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui pendekatan yang berlandaskan nilai-nilai agama, adat istiadat, budaya, dan kearifan lokal Aceh.

Melalui semangat “Sabe Ta Jaga Aceh Mulia”, buku ini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga marwah, keharmonisan, dan kemuliaan Aceh.

Baca Juga |  Pesawat C-130J Super Hercules berlanjut Bawa Misi Kemanusiaan untuk Gaza, Take Off dari Lanud Sultan Iskandar Muda

Dalam pemaparannya, Kapolda Aceh menjelaskan bahwa konsep Polda Aceh Meutuah merupakan bentuk komitmen Polri dalam menghadirkan pelayanan yang profesional, humanis, berintegritas, dan selaras dengan karakteristik masyarakat Aceh yang menjunjung tinggi nilai-nilai adat dan syariat Islam.

Menurutnya, menjaga keamanan dan ketertiban bukan semata-mata tugas kepolisian, melainkan tanggung jawab bersama seluruh komponen masyarakat. Karena itu, semangat “Sabe Ta Jaga Aceh Mulia” dihadirkan sebagai gerakan kolektif untuk memperkuat persatuan, merawat nilai-nilai budaya dan agama, serta menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan bermartabat.

Baca Juga |  Mualem Lantik 9 Pejabat Eselon II dan 3 Deputi BPKS Sabang

“Keistimewaan Aceh terletak pada kekuatan nilai agama, adat, dan budaya yang diwariskan oleh para pendahulu. Melalui semangat Polda Aceh Meutuah dan Sabe Ta Jaga Aceh Mulia, kami ingin membangun kesadaran bersama bahwa menjaga Aceh yang aman, damai, dan bermartabat merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat,” ujar Marzuki.

Ia menambahkan, penguatan kamtibmas yang berbasis budaya lokal menjadi salah satu strategi penting dalam membangun hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat. Dengan sinergi yang kuat, berbagai potensi gangguan keamanan dapat dicegah melalui pendekatan persuasif dan partisipatif.

Baca Juga |  Yulindawati Bongkar Dugaan Rekayasa Status Kejiwaan Mutia Sari

Peluncuran buku tersebut diharapkan tidak hanya menjadi sarana literasi, tetapi juga menjadi media edukasi dan penguatan nilai-nilai kebangsaan, budaya, serta kemitraan antara Polri dan masyarakat. Melalui semangat kebersamaan itu, Aceh diharapkan terus tumbuh sebagai daerah yang aman, damai, maju, dan bermartabat.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

Pangdam IM Buka Lomba PBB SLTA Se-Aceh

Pertahanan & Keamanan

TNI dan Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Lawe Ger Ger

Banda Aceh

Pangdam IM Buka Pasar Murah Serentak HUT ke-81 TNI

Banda Aceh

Samsat Batoh Perkuat Layanan dan Cegah Calo

Banda Aceh

Ditlantas Polda Aceh Perkuat Pelayanan Humanis

Banda Aceh

Pangdam IM Pimpin Pantukhir 901 Calon Tamtama TNI AD

Banda Aceh

HUT ke-81 TNI, Ribuan Warga Ramaikan Fun Run di Banda Aceh
Perehapan jembatan gantung

Aceh Tamiang

Warga Sambut Perehapan Jembatan Gantung Lubuk Sidup