Home / Banda Aceh / Ekonomi Bisnis

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Kinerja Bank Aceh Tumbuh Positif hingga Kuartal III 2026

Banda Aceh – PT Bank Aceh Syariah mencatat pertumbuhan positif pada sejumlah indikator kinerja keuangan hingga kuartal III 2026. Hingga September 2026, pertumbuhan tercermin dari peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK), penyaluran pembiayaan, total aset, hingga laba dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Di tengah kondisi ekonomi dan bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah Aceh, Bank Aceh tetap menjaga keberlangsungan layanan perbankan sekaligus memberikan dukungan kepada masyarakat terdampak.

Salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui kebijakan restrukturisasi pembiayaan bagi nasabah yang terdampak bencana. Kebijakan tersebut ditujukan untuk memberikan ruang dan kemudahan kepada nasabah dalam memenuhi kewajibannya, sekaligus mendukung keberlangsungan usaha dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Selain restrukturisasi, Bank Aceh juga melakukan berbagai langkah penanganan dan pemulihan layanan dengan tetap memperhatikan keberlangsungan operasional serta kebutuhan nasabah.

Hingga September 2026, DPK Bank Aceh tercatat mencapai Rp27,58 triliun, meningkat 4,73 persen secara year-on-year (YoY) dibandingkan September 2025 yang sebesar Rp26,34 triliun.

Pertumbuhan DPK terutama ditopang peningkatan dana giro dan tabungan. Dana giro tercatat Rp10 triliun atau tumbuh 71,40 persen YoY, sedangkan dana tabungan mencapai Rp11,97 triliun atau meningkat 13,27 persen YoY.

Dari sisi pembiayaan, Bank Aceh menyalurkan pembiayaan sebesar Rp21,99 triliun hingga kuartal III 2026. Angka tersebut meningkat 6,82 persen dibandingkan September 2025 yang tercatat Rp20,59 triliun.

Baca Juga |  Talk Show Marnia Dorong Perempuan Aceh Jadi Cantik, Cerdas dan Berkarakter

Pertumbuhan tersebut menunjukkan upaya Bank Aceh memperkuat fungsi intermediasi sekaligus memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat dan pelaku usaha di Aceh.

Sejalan dengan perkembangan bisnis tersebut, total aset Bank Aceh mencapai Rp32,35 triliun, tumbuh 4,27 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp31,03 triliun.

Sementara dari sisi profitabilitas, Bank Aceh membukukan laba sebesar Rp373,62 miliar, meningkat 1,38 persen dibandingkan September 2025 yang tercatat Rp368,53 miliar.

Direktur Utama Bank Aceh Syariah, Fadhil Ilyas, mengatakan capaian hingga kuartal III 2026 merupakan bagian dari proses penguatan bisnis perseroan yang dilakukan secara berkelanjutan.

“Capaian hingga September 2026 menunjukkan bahwa Bank Aceh terus menjaga pertumbuhan bisnis secara positif. Pertumbuhan DPK, pembiayaan, aset, dan laba menjadi bagian penting dalam memperkuat fundamental perseroan serta meningkatkan kemampuan Bank dalam memberikan layanan dan pembiayaan kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, Bank Aceh akan terus memperkuat strategi bisnis dengan mengedepankan pertumbuhan yang sehat, peningkatan kualitas layanan, optimalisasi sumber daya, serta penguatan efisiensi operasional.

“Kami akan terus menjaga momentum pertumbuhan ini dengan tetap berorientasi pada kebutuhan masyarakat dan perkembangan dunia usaha di Aceh. Transformasi layanan, penguatan digitalisasi, serta peningkatan kualitas pelayanan menjadi bagian dari upaya kami untuk memberikan kontribusi yang semakin besar bagi perekonomian Aceh,” katanya.

Baca Juga |  Ekspor AS Dongkrak Penjualan Solusi Bangun Indonesia, Tumbuh 6,9 Persen

Sejalan dengan penguatan kinerja, Bank Aceh juga mempercepat langkah menuju penguatan layanan transaksi valuta asing dan pengembangan kapasitas sebagai bank devisa.

Upaya tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperluas layanan perbankan, meningkatkan konektivitas transaksi internasional, serta memberikan pilihan layanan yang semakin beragam bagi masyarakat dan pelaku usaha di Aceh.

Percepatan dilakukan melalui penguatan kesiapan proses bisnis, sumber daya manusia, infrastruktur, sistem, serta pemenuhan aspek tata kelola dan ketentuan yang diperlukan.

Dengan kesiapan tersebut, Bank Aceh diharapkan semakin mampu mendukung kebutuhan transaksi masyarakat dan dunia usaha, termasuk aktivitas perdagangan serta kegiatan ekonomi yang berkaitan dengan transaksi internasional.

Di tengah pencapaian kinerja tersebut, Bank Aceh juga meraih sejumlah penghargaan atas kinerja dan kontribusinya.

Pada 19 Juli 2026, Bank Aceh meraih Pemred Award 2026 kategori Corporate Leadership – The Best Communication bidang Komunikasi dan Informasi. Penghargaan tersebut menjadi apresiasi terhadap komitmen Bank Aceh dalam membangun komunikasi korporasi serta menyampaikan informasi kepada publik.

Selanjutnya, pada 28 Agustus 2026, Bank Aceh meraih KEJAR Award 2026 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Pusat kategori Bank Implementasi KEJAR Terbaik BPD Wilayah Sumatera.

Penghargaan tersebut diberikan atas komitmen Bank Aceh dalam mendukung implementasi program KEJAR sebagai bagian dari upaya meningkatkan inklusi dan literasi keuangan di kalangan pelajar.

Baca Juga |  Upgrade Keamanan, Bank Aceh Luncurkan Versi Baru Action Mobile

Pada 29 Agustus 2026, Bank Aceh kembali meraih Serambi Award 2026 – Gebrakan Sang Pemimpin kategori Garda Terdepan Pemulihan Layanan Keuangan Saat Bencana. Penghargaan ini menjadi apresiasi terhadap peran Bank Aceh dalam menjaga keberlangsungan layanan keuangan dan mendukung pemulihan aktivitas ekonomi masyarakat di tengah kondisi bencana.

Sementara itu, Direktur Utama PT Bank Aceh Syariah, Fadhil Ilyas, juga meraih SMSI Aceh Award 2026 kategori “Tokoh Penggerak Ekonomi Daerah melalui Sektor UMKM dan Industri Kreatif” pada 5 September 2026.

Rangkaian penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus pengakuan atas peran Bank Aceh dalam melayani masyarakat dan mendukung perekonomian daerah.

Bagi Bank Aceh, kepercayaan publik menjadi fondasi penting dalam menjaga keberlanjutan bisnis. Karena itu, berbagai capaian tersebut menjadi dorongan untuk terus meningkatkan kualitas layanan, memperkuat komunikasi dengan masyarakat, serta menghadirkan manfaat yang semakin nyata bagi masyarakat Aceh.

Dengan pertumbuhan kinerja, penguatan layanan, transformasi digital, serta dukungan masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan, Bank Aceh optimistis dapat melanjutkan penguatan bisnis secara berkelanjutan dan memperkuat perannya sebagai bank daerah yang tumbuh bersama masyarakat dan perekonomian Aceh.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

Wakapolda Aceh Buka Seleksi PAG 2026

Banda Aceh

Polresta Banda Aceh Amankan Terduga Penggelapan Motor

Banda Aceh

80 Tahun Bea Cukai, Perkuat Pengawasan dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Anggoro Eko Cahyo

Ekonomi Bisnis

Kinerja BSI Makin Solid, Laba Tembus Rp5,3 Triliun
Tim penelitian Puslitbang Polri

Banda Aceh

Mutu Pengadaan Barang dan Jasa Polda Aceh Dievaluasi Puslitbang Polri
Penghargaan lawang lamlhom

Aceh Besar

Ternak Ayam Kampung Dorong Lansia Aceh Besar Tetap Produktif
Upacara HUT TNI 81

Banda Aceh

HUT ke-81 TNI, Kasdam IM Tegaskan Kesiapsiagaan Hadapi Bencana
Marnia Cosmetics Lexa Expo

Banda Aceh

Marnia Cosmetic Ramaikan Lexaexpo, Produk Lokal Aceh Diminati Pengunjung