Home / Aceh Tenggara / Pertahanan & Keamanan

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:39 WIB

Kodim Agara Percepat Pembangunan Jembatan Gantung Lawe Pinis

Aceh Tenggara – Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat terus mendorong percepatan pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Lawe Pinis, Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara. Babinsa bersama warga setempat kembali bergotong royong mengerjakan sejumlah tahapan pembangunan, Minggu (23/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, personel Babinsa dan masyarakat melakukan pengecoran rangkaian besi yang menjadi bagian dari pondasi, sekaligus memperkuat tali sling jembatan. Pekerjaan dilakukan secara bertahap dan penuh kehati-hatian untuk memastikan konstruksi terpasang kuat dan sesuai tahapan pembangunan.

Sejak pagi, TNI dan warga bersama-sama menyiapkan material, merangkai serta mengikat besi hingga melaksanakan proses pengecoran. Kekompakan tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran pembangunan jembatan yang nantinya digunakan sebagai akses vital bagi masyarakat.

Baca Juga |  Kwarcab Aceh Besar Kukuhkan Gudep Pramuka Khusus Lapas Banda Aceh

Danposramil Ketambe, Peltu Jumadin Selian, mengatakan pembangunan jembatan terus dikerjakan secara bersama dengan melibatkan masyarakat dalam berbagai tahapan pekerjaan.

“Pekerjaan terus kita lakukan bersama-sama. Babinsa dan warga saling membantu, mulai dari menyiapkan material, merangkai dan mengikat besi, hingga proses pengecoran. Kekompakan seperti ini sangat membantu dalam mengejar target pembangunan,” ujar Peltu Jumadin Selian.

Menurutnya, dukungan masyarakat sangat dibutuhkan karena pembangunan jembatan bukan hanya menyangkut penyelesaian fisik, tetapi juga menyangkut kepentingan masyarakat yang akan menggunakannya.

Baca Juga |  Kodim 0108/Agara Bangun Pondasi Jembatan Gantung di Darul Makmur

Antusiasme warga terlihat dari kesediaan mereka meluangkan waktu dan tenaga untuk bergotong royong. Keberadaan jembatan tersebut dinilai sangat dinantikan karena akan memberikan akses penghubung yang lebih mudah dan aman bagi aktivitas warga.

Jembatan Gantung Perintis diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat, terutama akses menuju lahan pertanian, kegiatan ekonomi, pendidikan, serta memperlancar hubungan sosial antarwilayah. Kemudahan akses juga diharapkan membantu warga mengangkut hasil pertanian dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Salah seorang warga yang ikut bergotong royong mengapresiasi pembangunan tersebut. Menurutnya, masyarakat mendukung penuh pembangunan karena manfaatnya akan dirasakan langsung oleh warga.

“Warga tentu sangat mendukung pembangunan ini. Kami ikut membantu karena jembatan ini nantinya juga untuk kepentingan masyarakat. Mudah-mudahan pembangunannya berjalan lancar dan segera dapat digunakan,” ujarnya.

Baca Juga |  TNI–Warga Bersihkan Bahu Jalan di Bener Meriah

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya dalam pembinaan wilayah, tetapi juga mendorong partisipasi warga dalam mendukung pembangunan.

Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong yang terus terjaga, pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Lawe Pinis diharapkan dapat rampung sesuai rencana dan segera memberikan manfaat bagi peningkatan mobilitas serta aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

Wakapolda Aceh Buka Rakernis, Tekankan Akuntabilitas Logistik

Aceh Tenggara

Babinsa dan Warga Gotong Royong Cor Pondasi Jembatan di Agara

Banda Aceh

Polresta Banda Aceh Tak Temukan Unsur Pidana dalam Kematian Taruna Poltekpel
Muzakarah Internasional

Banda Aceh

Dirintelkam Polda Aceh Hadiri Pembukaan Muzakarah Internasional
Pengamanan Muzakarah Ulama Internasional 2026

Banda Aceh

1.820 Personel Gabungan Amankan Muzakarah Internasional Ulama di Aceh
Rapat koordinasi pengamanan Muzakarah Ulama Internasional

Banda Aceh

TNI-Polri Matangkan Pengamanan Muzakarah Ulama Internasional di Banda Aceh

Banda Aceh

Wakapolda Aceh Buka Seleksi PAG 2026

Banda Aceh

Polresta Banda Aceh Amankan Terduga Penggelapan Motor