Home / Banda Aceh / Pemerintah

Kamis, 15 Mei 2025 - 19:12 WIB

Musrenbang 2026, Wagub Aceh Dorong Transformasi lewat Enam Task Force

Wagub Fadhlullah Buka Musrenbang RKPA Tahun 2026. (Foto:Dok/Ist).

Wagub Fadhlullah Buka Musrenbang RKPA Tahun 2026. (Foto:Dok/Ist).

Banda Aceh – Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Aceh (RKPA) 2026 sekaligus Forum Konsultasi Publik RPJMA 2025–2029 di Anjong Mon Mata, Kompleks Meuligoe Gubernur Aceh, Banda Aceh, Kamis (15/5/2025).

Forum perencanaan pembangunan tersebut diikuti ratusan peserta dari berbagai unsur, mulai dari kementerian dan lembaga, anggota DPR/DPD RI, Forkopimda Aceh, DPRA, kepala SKPA, bupati dan wali kota, akademisi, pelaku usaha, perbankan, LSM hingga tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Fadhlullah menegaskan pentingnya pembentukan enam gugus tugas atau task force yang memiliki daya gerak tinggi untuk mempercepat pelaksanaan program pembangunan di Aceh.

Baca Juga |  Rehabilitasi Pascabencana Aceh Tunjukkan Progres Signifikan

Menurutnya, pendekatan tersebut diperlukan agar implementasi kebijakan tidak terjebak pada pola kerja business as usual, melainkan lebih responsif dan terukur.

Enam gugus tugas yang diusulkan meliputi pengetasan kemiskinan dan stunting melalui integrasi program sosial dan voucher pangan bergizi di ribuan gampong. Selain itu, penguatan birokrasi dan good governance melalui penerapan sistem digital perizinan Aceh Digital Single Window.

Selanjutnya percepatan investasi dan industri dengan fokus pada pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas Sabang dan Kawasan Ekonomi Khusus Arun Lhokseumawe.

Baca Juga |  Road Show YABANI Berkisah, Kak Bimo Edukasi Anak di Gampong Babah Suak

Desk lainnya mencakup kemandirian pangan dan pengurangan defisit antar daerah melalui pengembangan sentra beras premium, bawang, serta penguatan rantai dingin hasil laut.

Pemerintah Aceh juga mendorong pengembangan pariwisata halal melalui sertifikasi destinasi, pembukaan charter flight, serta penyelenggaraan Aceh International Halal Festival.

Sementara itu, desk terakhir berfokus pada kemandirian fiskal daerah melalui optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD) berbasis digital dan penerapan skema asset recycling.

Baca Juga |  Ibu Marlina Muzakir Kirim Bantuan Rp500 Juta untuk Warga Terdampak Banjir

Fadhlullah juga mendorong pemerintah pusat untuk menambah Proyek Strategis Nasional (PSN) di Aceh serta mendukung revisi Undang-Undang Pemerintahan Aceh agar dana otonomi khusus dapat diperpanjang.

Dalam kesempatan yang sama, Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri, Safrizal ZA, melalui sambutan virtual menekankan pentingnya sinkronisasi perencanaan pembangunan antara pemerintah pusat dan daerah.

Menurutnya, pembangunan nasional hanya akan berhasil apabila perencanaan dilakukan secara terpadu dan menyeluruh.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

Dua Gajah Mati Beruntun, BKSDA Aceh Didesak Evaluasi Menyeluruh

Pemerintah

Pemprov Aceh Raih Apresiasi Akses Pendidikan

Pemerintah

Wagub Fadhlullah Hadiri Rakor Forkopimda Sumatera

Banda Aceh

Kapolda Aceh Terima Silaturahmi Danlanud SIM

Banda Aceh

163 Bintara Muda Lulusan Dikmaba Infanteri Siap Mengabdi
Silahturahmi ikagara dan Kapolda Aceh

Banda Aceh

IKAGARA Banda Aceh Bertemu Irjen Pol Ruddi Setiawan
Konferensi pers Polda aceh

Banda Aceh

Pemasok Cartridge Etomidate di Bireuen Jadi DPO, Polisi Buru RK
Konferensi pers pemerintah Aceh

Banda Aceh

Sekda Aceh Buka Rincian Dana Rp2,5 Triliun Penanganan Bencana