Banda Aceh — Satuan Tugas Penegakan Hukum (Satgas Gakkum) Polda Aceh menggelar patroli dan penegakan hukum lalu lintas secara humanis dalam rangka Operasi Keselamatan Seulawah 2026, Selasa, 3 Februari 2026.
Operasi ini bertujuan meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas sekaligus menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di wilayah hukum Polda Aceh. Pendekatan yang digunakan tidak semata penindakan, tetapi juga edukasi langsung kepada pengguna jalan agar keselamatan berlalu lintas menjadi kebutuhan bersama.
Kegiatan tersebut dipimpin Direktur Lalu Lintas Polda Aceh Kombes Pol. Deden Supriyatna Imhar selaku Kasatgasopsda Ops Keselamatan Seulawah 2026, dengan Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Aceh sebagai Kasatgas Gakkum.
Patroli berlangsung sejak pukul 09.30 WIB dan menyasar sejumlah ruas jalan utama di Kota Banda Aceh, antara lain Jalan Teuku Umar, Jalan Cut Nyak Dhien, Jalan Nyak Makam, serta Jalan Soekarno–Hatta. Lokasi tersebut dipilih karena memiliki intensitas lalu lintas tinggi dan potensi pelanggaran yang berisiko terhadap keselamatan pengguna jalan.
Dalam pelaksanaannya, personel Satgas Gakkum yang terdiri dari perwira, anggota satgas, hingga bintara remaja mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis. Petugas aktif memberikan imbauan serta edukasi kepada pengendara roda dua maupun roda empat mengenai pentingnya penggunaan helm, kepatuhan terhadap rambu lalu lintas, dan disiplin berkendara.
Namun demikian, Satgas Gakkum tetap melakukan penegakan hukum dengan metode hunting system terhadap pelanggaran kasat mata yang berpotensi menimbulkan kecelakaan, baik oleh kendaraan roda dua (R2), roda empat (R4), roda enam (R6), hingga roda dua belas (R12).
Hasil kegiatan mencatat 10 pelanggaran ditindak dengan tilang, terdiri dari 3 tilang ETLE statis dan 7 tilang ETLE mobile, dengan pelanggaran didominasi pengendara yang tidak menggunakan helm serta melanggar rambu lalu lintas.
Selain itu, petugas juga memberikan 55 teguran tertulis kepada pengendara yang melakukan pelanggaran ringan. Selama operasi berlangsung, situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcar lantas) terpantau aman dan kondusif.
Melalui Operasi Keselamatan Seulawah 2026, Polda Aceh berharap kesadaran kolektif masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas semakin meningkat, sehingga angka kecelakaan dapat ditekan secara berkelanjutan.








