Yahukimo – Satgas Bantuan Operasi Damai Cartenz-2026 terus memperkuat kesiapan personel melalui pendampingan psikologi dan layanan kesehatan di wilayah Yahukimo, Papua Pegunungan, Senin (4/5/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Polres Yahukimo ini menjadi langkah strategis untuk menjaga stabilitas mental dan kondisi fisik anggota, khususnya mereka yang bertugas di garis depan.
Tim asistensi Subsatgas Kesehatan yang terdiri dari tim psikologi dan medis dipimpin oleh Iptu dr. Chintya Widodo bersama Ipda Vico Lesmana, S.Psi., M.Sc., hadir langsung memberikan pendampingan kepada personel. Pendekatan yang digunakan berlangsung komunikatif dan humanis, membuka ruang bagi anggota untuk berbagi pengalaman sekaligus mendapatkan penguatan mental dan motivasi.
Pendampingan ini dirancang sebagai mekanisme mitigasi tekanan lapangan, guna memastikan personel tetap fokus, adaptif, dan profesional dalam menjalankan tugas.
Selain sesi psikologi, kegiatan juga dirangkaikan dengan bakti sosial sebagai bentuk perhatian terhadap kesejahteraan anggota.
Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kesiapan mental merupakan elemen kunci dalam keberhasilan operasi.
“Personel tidak hanya dituntut kuat secara fisik, tetapi juga tangguh secara mental. Dukungan berkelanjutan seperti ini penting agar mereka tetap optimal di lapangan,” ujarnya.
Senada dengan itu, Wakil Kepala Operasi, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menyebut kegiatan ini sebagai bentuk komitmen pimpinan dalam memastikan kondisi personel tetap prima.
“Kami memastikan setiap anggota mendapatkan dukungan komprehensif, sehingga soliditas dan profesionalitas tetap terjaga,” katanya.
Melalui langkah ini, Ops Damai Cartenz-2026 menegaskan pendekatan operasional yang tidak hanya berorientasi pada stabilitas keamanan, tetapi juga pada keberlanjutan performa dan kesejahteraan personel di lapangan.








