Banda Aceh – Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P., memimpin langsung acara pemberian piagam penghargaan dan pelantikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) kepada prajurit Kodam Iskandar Muda yang berprestasi di Banda Aceh, Jumat (5/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kasdam Iskandar Muda, Irdam Iskandar Muda, Kapoksahli Pangdam IM, Danrindam IM, Danrem 012/Teuku Umar, para Asisten Kasdam IM, Pamen Ahli Pangdam IM, Dan/Kabalakdam IM, para Dansat jajaran Kodam IM, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah Iskandar Muda beserta pengurus, serta seluruh prajurit yang mengikuti kegiatan melalui video conference dari satuan masing-masing.
Dalam amanatnya, Pangdam IM menyampaikan apresiasi kepada sejumlah pejabat Kodam IM yang mendapat kesempatan mengikuti pendidikan pengembangan. Ucapan selamat diberikan kepada Dandim 0101/KBA, Danbrigif 25/Siwah, Kapendam IM, dan Kakomlekdam IM yang mengikuti Dikreg LV Sesko TNI Tahun Ajaran 2026. Selain itu, Pangdam juga menyampaikan apresiasi kepada Danbrigif TP 90/YGD dan Kazidam IM yang akan mengikuti Dikreg LVI Sesko TNI.
Mayjen TNI Joko Hadi Susilo berharap para perwira tersebut dapat menyelesaikan pendidikan dengan baik serta meningkatkan kualitas kepemimpinan, wawasan strategis, dan profesionalisme guna mendukung pelaksanaan tugas di masa mendatang.
Pada kesempatan tersebut, Pangdam IM menyerahkan piagam penghargaan kepada 94 prajurit berprestasi dan melantik tiga prajurit penerima Kenaikan Pangkat Luar Biasa. Penghargaan diberikan atas dedikasi, keberhasilan, dan pengabdian mereka dalam membantu penanggulangan bencana alam di wilayah Aceh serta keberhasilan di bidang teritorial dan keamanan.
Pangdam menegaskan, capaian tersebut merupakan implementasi nyata tugas TNI dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP), khususnya dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.
“Dalam situasi yang penuh keterbatasan dan risiko, prajurit Kodam Iskandar Muda hadir di tengah masyarakat untuk melaksanakan evakuasi korban, pendistribusian bantuan kemanusiaan, pelayanan kesehatan, pemulihan fasilitas umum, hingga mendukung percepatan penanganan pascabencana,” ujar Pangdam.
Menurutnya, dedikasi, keberanian, loyalitas, dan keikhlasan para prajurit dalam menjalankan tugas kemanusiaan merupakan bentuk pengabdian yang patut diapresiasi serta menjadi teladan bagi seluruh personel TNI AD.
Selain itu, Pangdam IM juga memberikan apresiasi khusus kepada Serka Ilham Soleh, Bati Siter Sintelpur Kima Yonif 115/Macan Leuser, yang berhasil memperoleh empat pucuk senjata api dan dua magazen dari masyarakat di Kabupaten Aceh Selatan.
Keberhasilan tersebut, kata Pangdam, merupakan hasil pendekatan teritorial yang humanis, persuasif, dan berkelanjutan sehingga mampu membangun kepercayaan masyarakat terhadap TNI.
“Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat merupakan kekuatan strategis dalam menciptakan stabilitas keamanan wilayah,” tegasnya.
Atas prestasi dan pengabdian tersebut, para prajurit menerima piagam penghargaan serta Kenaikan Pangkat Luar Biasa sebagai bentuk apresiasi dari pimpinan TNI AD atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara.
Pangdam menambahkan, penghargaan tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan bagi prajurit dan keluarga, tetapi juga menjadi kehormatan bagi satuan serta seluruh jajaran Kodam Iskandar Muda. Selain itu, para penerima penghargaan akan diprioritaskan mengikuti pendidikan lanjutan apabila telah memenuhi persyaratan yang berlaku.
Mengakhiri amanatnya, Pangdam IM berharap penghargaan dan kenaikan pangkat luar biasa tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh prajurit untuk terus meningkatkan profesionalisme, kualitas pengabdian, serta kepedulian terhadap masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh prajurit dan ASN Kodam IM untuk menjaga disiplin, loyalitas, integritas, memperkuat soliditas satuan, serta terus memelihara kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan.
“Jadikan penghargaan ini sebagai pemacu untuk terus berbuat lebih baik dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi satuan, masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkas Mayjen TNI Joko Hadi Susilo.









