Home / Banda Aceh / Forum Publik

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:15 WIB

Partai Aceh Dorong Generasi Muda Kawal Investasi dan Ekonomi Kreatif

Banda Aceh – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Aceh melalui Departemen Ekonomi dan Investasi menggelar Seminar dan Diskusi Publik Pendidikan Politik Anggota Partai Aceh Tahun 2026 dengan tema “Politik Berdaya, Ekonomi Berdaulat” di Ballroom Hotel Madinah, Banda Aceh, Minggu (18/10/2026).

Kegiatan ini mengangkat pentingnya membangun kesadaran politik generasi muda dalam mengawal investasi, mendorong penciptaan lapangan kerja, serta mengembangkan ekonomi kreatif guna mewujudkan kemandirian ekonomi Aceh.

Seminar tersebut menghadirkan akademisi, praktisi, perwakilan dunia usaha, unsur pemerintah, dan organisasi kemasyarakatan untuk membahas berbagai peluang serta tantangan pembangunan ekonomi Aceh, khususnya dalam penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Ketua Panitia, Ikhwan Zuhdi, S.H., M.H., mengatakan kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada diskusi, tetapi mampu menghasilkan gagasan dan rekomendasi strategis bagi Partai Aceh dalam merumuskan arah kebijakan ekonomi ke depan.

Baca Juga |  MPD Banda Aceh Gandeng APPAUDI Bahas Penyelenggaraan PAUD Berkualitas

Menurutnya, UMKM menjadi salah satu isu penting yang perlu mendapat perhatian serius karena memiliki peran besar dalam menggerakkan perekonomian masyarakat dan membuka peluang kerja.

“Kami berharap hasil seminar dan diskusi publik ini dapat menjadi rekomendasi bagi Partai Aceh ke depan, terutama dalam mendorong penguatan UMKM, investasi, dan penciptaan lapangan kerja,” ujarnya.

Ia menjelaskan, keterlibatan akademisi, anggota legislatif, dan praktisi usaha dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkaya perspektif serta melahirkan solusi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Aceh.

Sementara itu, pimpinan Partai Aceh, Adnan Beuransyah, menekankan pentingnya generasi muda memahami sejarah, identitas, dan perjuangan Aceh sebagai bagian dari upaya membangun masa depan daerah.

Menurutnya, Aceh tidak terbentuk begitu saja, melainkan melalui sejarah panjang perjuangan para pahlawan yang harus dipahami dan dihargai oleh generasi penerus.

Baca Juga |  Pidie Jaya dan Krisis Kepedulian Sosial di Era Reformasi

Ia juga mendorong anak muda Aceh untuk menguasai bahasa daerah sekaligus bahasa asing agar mampu memperkenalkan Aceh di tingkat internasional serta memperluas kesempatan belajar dan berkompetisi di luar negeri.

Kesadaran terhadap sejarah dan identitas daerah, menurutnya, perlu berjalan beriringan dengan penguasaan ilmu pengetahuan, keterampilan, dan wawasan global agar generasi muda mampu mengambil peran dalam pembangunan.

Seminar ini menghadirkan sejumlah narasumber, yakni Associate Professor Dr. Nurdin M.H., S.H., M.Hum., CPM, CPArb., CIPM., CICL, akademisi sekaligus arbiter internasional dan ahli migas; Prof. Dr. Srinita, S.E., M.Si., akademisi dan pakar UMKM; Naufal Natsir Mahmud, S.T., Direktur Pengembangan Bisnis PT Pembangunan Aceh (PEMA); serta Dr. Fajran Zain, M.A., peneliti dan Deputi Teknik, Pengembangan, dan Tata Ruang BPKS Sabang.

Baca Juga |  Kwarcab Aceh Besar Kukuhkan Gudep Pramuka Khusus Lapas Banda Aceh

Diskusi juga menghadirkan Haspiana Hanafiah, S.E., atau Kak As, selaku Ketua Kelompok Kerja (Pokja) II Tim Penggerak PKK Provinsi Aceh.

Melalui forum tersebut, peserta diharapkan memperoleh pemahaman lebih luas mengenai hubungan antara kebijakan politik, pengelolaan investasi, pemberdayaan UMKM, dan penciptaan lapangan kerja.

Partai Aceh menempatkan penguatan kapasitas generasi muda sebagai salah satu langkah penting untuk mendorong pembangunan ekonomi yang lebih mandiri, produktif, dan berkelanjutan.

Dengan demikian, politik tidak hanya dipahami sebagai proses memperoleh kekuasaan, tetapi juga sebagai instrumen untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan rakyat Aceh.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Advokasi perempuan berbasis data

Banda Aceh

Balai Syura dan UN Women Perkuat Advokasi Perempuan di Aceh
Kabut asap karhutla menyelimuti Aceh.

Banda Aceh

Kabut Asap Makin Pekat, Kesiapan Pemerintah Lindungi Warganya Diuji
Demontrasi Aliansi Mahasiswa Peduli Agraria Aceh

Banda Aceh

Aliansi Mahasiswa Peduli Agraria Demo di DPRA, Soroti Nasib Petani Aceh

Banda Aceh

Kapolda Aceh Suling di Masjid Raya Baiturrahman

Banda Aceh

Ummi Kalsum Ajak Inong Aceh Jaga Marwah Nanggroe
Pelatihan kepemimpinan perempuan

Banda Aceh

Balai Syura dan UN Women Perkuat Kepemimpinan Perempuan dalam Aksi Iklim

Banda Aceh

Kapolda Aceh Ajak Mahasiswa Saring Informasi sebelum Sharing

Banda Aceh

Ketua Yayasan Kartika Jaya Resmikan SD Kartika XIV-1 Banda Aceh