Home / Ekonomi Bisnis

Senin, 20 Oktober 2025 - 16:02 WIB

Pelindo Multi Terminal Optimalkan Kinerja Pelabuhan Malahayati Aceh Besar

Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Malahayati, Aceh Besar. (Foto:Dok/Pelindo)

Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Malahayati, Aceh Besar. (Foto:Dok/Pelindo)

Banda Aceh — PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang mengelola terminal nonpetikemas, terus memperkuat kinerja layanan di Pelabuhan Malahayati, Aceh Besar.

Hingga September 2025, pelabuhan ini mencatat peningkatan signifikan pada aktivitas bongkar muat berbagai komoditas, mulai dari bag cargo hingga curah kering dan curah cair.

Branch Manager SPMT Malahayati, Agust Deritanto, menyebut bahwa pihaknya berkomitmen menjaga kelancaran arus logistik dan memperkuat peran Pelabuhan Malahayati sebagai simpul strategis distribusi barang di wilayah barat Indonesia, khususnya Aceh.

Baca Juga |  Pelajar Madrasah Aceh Borong Prestasi MYRA 2025: Acer Apresiasi Peneliti Muda Terbaik

“Kami berkomitmen menjaga kelancaran arus logistik dan memperkuat peran Pelabuhan Malahayati sebagai simpul penting distribusi barang di wilayah Aceh dan sekitarnya,” ujar Agust Deritanto, Jumat (17/10/2025).

Berdasarkan data operasional terbaru, Pelabuhan Malahayati mencatat: Bag Cargo: 10.691 ton, Kontainer: 8.406 TEUs, Curah Cair: 62.953 ton, Curah Kering: 3.075 ton.

Angka tersebut menunjukkan peningkatan efisiensi dan kapasitas layanan pelabuhan yang kini semakin adaptif terhadap kebutuhan logistik nasional dan regional.

Pelabuhan Malahayati, yang berlokasi di Krueng Raya, Aceh Besar, dikenal sebagai pelabuhan dengan fasilitas modern dan infrastruktur memadai.

Baca Juga |  Upgrade Keamanan, Bank Aceh Luncurkan Versi Baru Action Mobile

Dengan kedalaman alur -9 mLWS dan panjang dermaga 380 meter, pelabuhan ini didukung fasilitas lapangan penumpukan seluas 13.980 m² dan gudang tertutup 800 m² untuk penyimpanan berbagai jenis muatan.

Untuk mendukung kelancaran bongkar muat, SPMT Malahayati juga dilengkapi dengan: 1 unit reachstacker, 1 unit harbour mobile crane (HMC), 2 unit mobile crane, 3 unit forklift dan 3 unit head truck.

Peralatan tersebut menjadi tulang punggung produktivitas pelabuhan yang melayani komoditas utama seperti semen curah, semen bag, pozolan, aspal, dan beras.

Baca Juga |  Kebakaran Ban Bekas di Aceh Besar, Warga Panik Lihat Asap Hitam Tebal

Menurut Agust Deritanto, Pelabuhan Malahayati memiliki potensi besar sebagai pintu gerbang ekspor komoditas unggulan Aceh.

“Pelabuhan Malahayati punya posisi strategis sebagai pintu logistik utama Aceh. Kami terus melakukan optimalisasi fasilitas dan layanan agar operasionalnya makin efisien dan kompetitif, sehingga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah Indonesia bagian barat,” pungkasnya.

Langkah ini sejalan dengan visi Pelindo Multi Terminal untuk menjadikan pelabuhan-pelabuhan di bawah pengelolaannya sebagai motor penggerak perekonomian daerah dan nasional.

Reporter:
Editor:

Share :

Baca Juga

Ekonomi Bisnis

Awal 2026 Kinerja BSI Solid dan Dukung Program Pemerintah
Ilham Novrizal

Ekonomi Bisnis

Upgrade Keamanan, Bank Aceh Luncurkan Versi Baru Action Mobile
Layanan bsi Aceh selama libur idul fitri

Ekonomi Bisnis

BSI Aceh Tetap Buka Saat Libur Idul Fitri 1447 H, 22 Outlet Siap Layani Nasabah
Imsak Ramadhan

Ekonomi Bisnis

BSI Aceh Gelar Literasi Keuangan Syariah Bersama Insan Pers
Bukber ojk

Ekonomi Bisnis

Kinerja Perbankan Syariah Menguat, OJK Dorong Peningkatan Investasi di Aceh
Penutupan BSI Fest Ramadhan 1447H

Ekonomi Bisnis

BSI Fest Ramadhan Ditutup, Wakil Wali Kota Dorong UMKM Syariah
BSI Fest Ramadhan

Ekonomi Bisnis

BSI Fest Ramadhan Resmi Dibuka Walikota di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh
Penandatanganan kerja sama BSPS 2026

Ekonomi Bisnis

Bank Aceh Kembali Jadi Penyalur BSPS 2026 di Aceh