Home / Nasional

Senin, 6 Juli 2026 - 17:08 WIB

PERMAMPU Luncurkan Buku Pegangan Orang Tua di Hari Keluarga Nasional

Hari Keluarga Nasional 2026 bersama Konsorsium PERMAMPU. (Foto:Dok/PERMAMPU)

Hari Keluarga Nasional 2026 bersama Konsorsium PERMAMPU. (Foto:Dok/PERMAMPU)

Sidikalang – Konsorsium PERMAMPU meluncurkan Buku Pegangan Orang Tua untuk Pendidikan Kesehatan Seksual dan Reproduksi di Keluarga bertepatan dengan peringatan Hari Keluarga Nasional pada 29 Juni 2026.

Peluncuran yang digelar secara hybrid itu menjadi bagian dari upaya memperkuat peran keluarga sebagai garda terdepan dalam mencegah kekerasan seksual, perkawinan anak, dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Kegiatan tersebut diikuti 164 peserta yang terdiri atas 119 perempuan dan 45 laki-laki. Selain itu, sebanyak 37 Keluarga Pembaharu bersama seluruh anggota PERMAMPU mengikuti acara melalui 16 titik pertemuan daring yang tersebar di 30 kabupaten/kota di 10 provinsi di Pulau Sumatera. Buku yang diluncurkan terdiri atas tiga seri sesuai kelompok usia anak, yakni 0–5 tahun, 6–12 tahun, dan 13–18 tahun.

Baca Juga |  CSO Sumatera Desak Percepatan Pemulihan Bencana

Koordinator Konsorsium PERMAMPU, Dina Lumbantobing, mengatakan keluarga merupakan fondasi utama pembentukan karakter anak. Menurutnya, pendidikan seksual bukan hanya membahas hubungan seksual, melainkan juga pengenalan tubuh, perlindungan diri, relasi yang sehat, serta penghormatan terhadap sesama.

“Tanpa pondasi yang kuat, sebuah bangunan akan runtuh. Begitu juga keluarga. Anak belajar dari apa yang dilihat dan dialaminya di rumah. Jika rumah dipenuhi kedamaian dan komunikasi yang sehat, anak juga akan tumbuh dengan nilai-nilai tersebut,” ujar Dina.

Dina mengungkapkan, pengalaman pendampingan PERMAMPU di delapan provinsi menunjukkan masih banyak orang tua yang merasa malu, tidak percaya diri, bahkan menganggap pendidikan seksual sebagai hal yang tabu. Padahal, keterbukaan komunikasi di dalam keluarga dinilai menjadi kunci mencegah berbagai bentuk kekerasan terhadap anak.

Baca Juga |  Polri Bantu Penangkapan Alice Guo, Nasir Djamil Beri Apresiasi

PERMAMPU juga menyoroti tantangan era digital. Anak dan remaja kini lebih mudah memperoleh informasi melalui TikTok, YouTube, Facebook, dan Instagram. Karena itu, orang tua didorong menjadi sumber informasi yang aman dan terpercaya agar anak tidak memperoleh pengetahuan yang keliru dari internet maupun teman sebaya.

Sementara itu, Konsultan Penelitian PERMAMPU, Niken Lestari, mengingatkan bahwa derasnya arus informasi digital juga meningkatkan risiko kekerasan berbasis gender online, perundungan digital, hingga eksploitasi seksual berbasis teknologi.

Dalam diskusi, peserta bahkan membagikan sejumlah kasus ancaman penyebaran video intim dan kekerasan dalam relasi pacaran yang terjadi di Sumatera sebagai gambaran nyata ancaman di ruang digital.

Baca Juga |  Maman Suherman Raih Penghargaan Tertinggi Perpusnas 2025

Hasil diskusi juga mengidentifikasi berbagai kendala, mulai dari kuatnya stigma sosial, minimnya keterlibatan ayah dalam pendidikan seksual, hingga keterbatasan waktu orang tua mendampingi anak. Untuk menjawab tantangan tersebut, peserta mendorong komunikasi terbuka di dalam keluarga, penggunaan bahasa sesuai usia anak, serta penyampaian informasi berbasis ilmu pengetahuan.

Melalui peluncuran buku ini, PERMAMPU menegaskan komitmennya memperkuat keluarga sebagai ruang aman bagi anak dan remaja agar memperoleh pendidikan kesehatan seksual dan reproduksi sejak dini, sekaligus membangun generasi yang sehat, kritis, dan bebas dari kekerasan.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Peserta TSLB Angkatan 9

Nasional

TSLB Angkatan 9 Ditutup, Sudirman Said Tekankan Regenerasi Pemimpin
Kapolri Listyo Sigit Prabowo

Nasional

Operasi Ketupat 2026, Kapolri Minta Jajaran Antisipasi Bencana Saat Mudik Lebaran
Kapolri

Nasional

Kapolri Paparkan Strategi Prabowo Redam Konflik Global
Nasir Djamil

Nasional

Nasir Jamil Apresiasi Kapolda Aceh Tanam 10 Ribu Mangrove
Gedung ojk

Nasional

OJK Perkuat Ketahanan Sistem Keuangan Nasional
Info ojk

Nasional

OJK Tegaskan Tidak Ada Program Pemutihan Data Pinjol
Tim SAR Gabungan di lokasi penemuan pesawat ATR 42-500

Nasional

SAR Temukan Badan Pesawat ATR 42-500 di Maros–Pangkep
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi

Nasional

Pesawat ATR 42-500 Hilang Kontak, Serpihan Badan Pesawat Ditemukan