Kutacane — Semangat gotong royong mewarnai pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Lawe Ger Ger, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara. Babinsa jajaran Kodim 0108/Aceh Tenggara bersama masyarakat terlibat langsung dalam pemasangan tiang penahan lantai jembatan, Kamis (24/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari tahapan pembangunan jembatan yang nantinya diharapkan menjadi akses penghubung bagi masyarakat Desa Lawe Ger Ger dan wilayah sekitarnya.
Sejak pagi, personel TNI yang tergabung dalam Satgas Jembatan Gantung Perintis bersama warga mempersiapkan material dan lokasi pekerjaan. Mereka kemudian melanjutkan pekerjaan dengan pemasangan bekisting sebagai cetakan untuk pembuatan tiang penahan lantai jembatan.
Peltu Jumadin Selian mengatakan, keterlibatan Babinsa dalam pekerjaan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah binaannya.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari Bakti TNI dalam membantu masyarakat sekaligus mendukung percepatan pembangunan sarana dan prasarana yang memang dibutuhkan warga. Kami bersama masyarakat berupaya menyelesaikan pekerjaan ini secara gotong royong agar proses pembangunan dapat berjalan dengan baik,” ujar Peltu Jumadin Selian.
Menurutnya, gotong royong menjadi kekuatan penting dalam mendukung pembangunan fasilitas yang manfaatnya akan dirasakan masyarakat secara langsung. Keterlibatan warga juga menunjukkan adanya rasa memiliki terhadap jembatan yang nantinya digunakan bersama.
Di lokasi, warga tampak bahu-membahu bersama personel TNI mengerjakan berbagai kebutuhan pembangunan. Selain mempercepat pekerjaan, kebersamaan tersebut turut mempererat komunikasi dan hubungan antara Babinsa dengan masyarakat.
Jembatan Gantung Perintis tersebut diharapkan dapat memberikan akses yang lebih mudah bagi warga dalam menjalankan berbagai aktivitas, mulai dari pendidikan, pertanian, perdagangan hingga kegiatan sosial.
Bagi masyarakat di wilayah pedesaan, keberadaan akses penghubung memiliki arti penting karena dapat memangkas hambatan mobilitas serta membuka akses yang lebih mudah menuju fasilitas dan pusat aktivitas warga.
Salah seorang warga Desa Lawe Ger Ger mengapresiasi keterlibatan Babinsa dan personel TNI dalam pembangunan tersebut.
“Kami sangat terbantu dengan adanya Babinsa yang ikut bekerja bersama warga. Kehadiran mereka membuat masyarakat semakin bersemangat untuk bergotong royong. Kami berharap pembangunan jembatan ini segera selesai dan bisa dimanfaatkan masyarakat,” ujarnya.
Pembangunan jembatan tidak hanya membutuhkan pengerjaan konstruksi, tetapi juga dukungan dan partisipasi masyarakat. Karena itu, semangat gotong royong diharapkan terus terjaga hingga seluruh tahapan pembangunan selesai.
Kodim 0108/Aceh Tenggara melalui Babinsa juga terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam berbagai kegiatan yang berkaitan langsung dengan kebutuhan di wilayah.
Dengan sinergi antara TNI dan masyarakat, pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Lawe Ger Ger diharapkan berjalan sesuai tahapan dan ketentuan teknis yang berlaku. Setelah rampung dan dinyatakan layak digunakan, jembatan tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas serta mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat Kecamatan Ketambe.
Kegiatan pemasangan tiang penahan lantai jembatan berlangsung aman, tertib dan lancar.
Kodim 0108/Aceh Tenggara
Bersama Rakyat Membangun Negeri.









