Home / TNI/POLRI

Rabu, 24 September 2025 - 11:25 WIB

Aipda Rosita, Polwan Polda Aceh Penjaga Perdamaian Helsinki

Aipda Rosita Rahayu menerima penghargaan Kompolnas di Polda Aceh. (Foto:Dok/Polda Aceh)

Aipda Rosita Rahayu menerima penghargaan Kompolnas di Polda Aceh. (Foto:Dok/Polda Aceh)

Banda Aceh – Perjanjian damai antara Pemerintah Indonesia dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Helsinki tahun 2005 menjadi titik balik sejarah Aceh. Kesepakatan itu membuka jalan baru setelah lebih dari tiga dekade konflik. Namun, menjaga perdamaian bukanlah perkara mudah. Dibutuhkan keberanian, ketulusan, dan sosok-sosok yang hadir di tengah masyarakat.

Salah satu sosok itu adalah Aipda Rosita Rahayu, satu-satunya polisi wanita (Polwan) dari Polda Aceh yang bergabung dalam Aceh Monitoring Mission (AMM). Misi internasional ini bertugas memantau implementasi MoU Helsinki pascakonflik.

Baca Juga |  Satgas Damai Cartenz Tangkap Pelaku Perampasan Senpi di Mimika

Polwan Humanis di Tengah Sisa Konflik

Saat itu, Rosita masih berpangkat Bripda dan bertugas di bidang Intelkam. Ia ditempatkan di daerah rawan seperti Pidie, Lhokseumawe, dan Aceh Timur. Hampir setiap hari, ia menyusuri desa, berdialog dengan warga, dan memastikan butir-butir damai berjalan.

“Waktu itu, rasa takut kami kubur dalam-dalam. Yang penting Aceh damai, masyarakat aman,” kenang Rosita atau akrab disapa Oci.

Bekerja di bawah komando Kombes Pol Arief Wicaksono—kini Ketua Harian Kompolnas—dan Iptu Muhayat Effendi yang kini Wakapolres Aceh Utara, Oci menegaskan bahwa pendekatan humanis adalah kunci meredakan ketegangan. Sebagai satu-satunya Polwan, ia juga menjadi jembatan membangun kembali rasa percaya antara masyarakat dan negara.

Baca Juga |  IWO Apresiasi Rekomendasi Komnas HAM soal Intimidasi Wartawan Mimika

Pengabdian yang Tidak Pernah Padam

Kini, hampir dua dekade berlalu, Rosita masih mengabdi di Polri. Bertugas di Bidang Humas Polda Aceh, ia tetap menjaga semangat menjembatani institusi dengan masyarakat melalui informasi yang akurat dan komunikasi yang sehat.

Atas kiprahnya, Kompolnas menganugerahkan piagam penghargaan kepada Rosita. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Harian Kompolnas, Drs. Arief Wicaksono, di Aula Machdum Sakti Polda Aceh, Selasa (23/9/2025).

Baca Juga |  Seleksi Bintara Brimob 2026 di Aceh Resmi Dimulai

Selain Rosita, penghargaan juga diberikan kepada Kompol Muhayat Effendie, AKP Maijoni, AKP Aziz, serta dua ASN Pemprov Aceh, Ir. Muklis dan Fatma Baiduri.

Bagi masyarakat yang mengenalnya, Rosita adalah wajah Polri yang humanis: hadir bukan dengan senjata, melainkan dengan keberanian untuk mendengarkan dan merangkul. Ia bukan hanya saksi damai Aceh, tetapi bagian dari perubahan itu sendiri. Dari jejaknya, kita belajar bahwa kekuatan sejati lahir dari ketulusan hati.

Reporter:
Editor:

Share :

Baca Juga

Kapolda Aceh

TNI/POLRI

Operasi Ketupat 2026, Kapolda Aceh Cek Pos Terpadu di Sabang
Kapolda Aceh

TNI/POLRI

Kapolda Aceh Tinjau Pospam Ulee Lheue, Pastikan Arus Balik Lancar
Kapolda Aceh

TNI/POLRI

Pembersihan Jalan di Aceh Tamiang Jelang Idulfitri 1447 H Kapolda Aceh Turun Langsung
Operasi Ketupat Seulawah 2026

TNI/POLRI

Kapolda Aceh Sidak Pos Lebaran 2026 di Lambaro dan Bandara SIM
Operasi Ketupat

TNI/POLRI

Kapolda Aceh Tinjau Pos Ops Ketupat di Muara Batu, Imbau Pemudik Gunakan Call Center 110
Polsek Lueng Bata juara pertama Polsek bersih.

TNI/POLRI

Polsek Lueng Bata Raih Juara I Lomba Kebersihan Polsek 2026
Pasar murah polda aceh

TNI/POLRI

Polda Aceh Gelar Pasar Murah Gerakan Pangan Murah Polri Serentak
Operasi Ketupat Seulawah 2026

TNI/POLRI

Polres Aceh Besar Gelar Apel Operasi Ketupat Seulawah 2026