Idi, Aceh Timur — Baitul Mannan Peduli Bencana di Gampong Aceh, Kabupaten Aceh Timur, terus melakukan pendampingan terhadap warga pengungsi yang terdampak banjir Aceh–Sumatera.
Berdasarkan pendataan sementara, bencana banjir tersebut berdampak pada 34 kepala keluarga (KK), dengan kerusakan rumah warga yang cukup signifikan.
Dari jumlah tersebut, empat unit rumah dinyatakan tak layak huni, sementara selebihnya mengalami kerusakan ringan hingga berat.
Ketua Baitul Mannan Peduli Bencana, Hendra, mengatakan pendataan pengungsi menjadi langkah penting agar bantuan dari pemerintah dapat disalurkan secara tepat sasaran.
“Kami fokus melengkapi data yang diminta pemerintah, seperti data KK, identitas pengungsi, serta mengidentifikasi kebutuhan paling mendesak, mulai dari makanan, pakaian, hingga tempat tinggal sementara,” ujar Hendra, saat menghubungi redaksi LamanNews, Senin (5/1/2026).
Selain itu, pihaknya membentuk tim kerja untuk memastikan koordinasi penyaluran bantuan berjalan efektif dan terkontrol.
Seiring upaya tersebut, tenda bantuan dari Dinas Sosial Aceh telah tiba di lokasi pengungsian dan diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Sosial Aceh, Chaidir.
Tenda tersebut digunakan sebagai hunian sementara bagi pengungsi yang rumahnya terdampak banjir.
“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan ini. Semoga tenda yang disalurkan dapat meringankan beban pengungsi dan memberikan tempat tinggal yang aman selama masa pemulihan,” kata Hendra.








