Home / Ekonomi Bisnis

Jumat, 5 Juni 2026 - 10:41 WIB

BSI Bagikan Dividen Rp1,51 Triliun, Nilai per Saham Melonjak 44 Persen

Ilustrasi Layanan Kantor pusat Bank Syariah Indonesia di Jakarta. (Foto:Dok/BSI)

Ilustrasi Layanan Kantor pusat Bank Syariah Indonesia di Jakarta. (Foto:Dok/BSI)

Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) dengan kode emiten BRIS resmi membayarkan dividen tunai sebesar Rp1,51 triliun kepada para pemegang saham pada Jumat (5/6/2026).

Pembayaran dividen tersebut merupakan tindak lanjut dari keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 5 Mei 2026.

Total dividen yang dibagikan setara dengan 20 persen dari laba bersih Perseroan tahun buku 2025 yang mencapai Rp7,57 triliun. Dengan demikian, setiap pemegang saham memperoleh dividen sebesar Rp32,81 per lembar saham, atau meningkat 44 persen dibandingkan dividen tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp22,78 per saham.

Peningkatan nilai dividen tersebut mencerminkan kinerja keuangan BSI yang terus bertumbuh dan kemampuan Perseroan dalam menciptakan nilai tambah bagi para pemegang saham di tengah penguatan industri perbankan syariah nasional.

Baca Juga |  ATM Drive Thru Bank Aceh Hadir di Samping Masjid Raya

Adapun pemegang saham yang berhak menerima dividen adalah mereka yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) Perseroan per 19 Mei 2026.

Corporate Secretary BSI, Wisnu Sunandar, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemegang saham dan nasabah atas kepercayaan yang terus diberikan kepada Perseroan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan para pemegang saham dan loyalitas nasabah yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan pertumbuhan BSI. Kinerja solid yang berhasil dicapai sepanjang tahun 2025 menjadi dasar bagi Perseroan untuk membagikan dividen sebagai bentuk apresiasi kepada para pemegang saham,” ujar Wisnu.

Baca Juga |  Tabungan Haji dan Bisnis Emas Dongkrak Kinerja BSI pada Triwulan I 2026

Ia menjelaskan, capaian positif BSI sepanjang 2025 didorong oleh pertumbuhan pembiayaan yang sehat, peningkatan dana murah atau Current Account Saving Account (CASA), khususnya dari segmen tabungan haji dan layanan bullion bank, serta percepatan transformasi digital yang semakin memperluas akses layanan perbankan syariah kepada masyarakat.

Selain itu, inovasi produk yang sesuai dengan kebutuhan nasabah serta penguatan kapabilitas digital turut meningkatkan pengalaman transaksi yang lebih mudah, cepat, dan nyaman. Upaya tersebut berhasil mendorong jumlah basis nasabah BSI mencapai 23,7 juta pelanggan pada awal 2026.

Baca Juga |  Pelindo Multi Terminal Optimalkan Kinerja Pelabuhan Malahayati Aceh Besar

Menurut Wisnu, pembagian dividen ini sekaligus menjadi bukti konsistensi BSI dalam menjaga keseimbangan antara ekspansi bisnis, penguatan permodalan, dan pemberian imbal hasil yang optimal kepada para pemegang saham.

“Pembagian dividen ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan manfaat yang lebih besar kepada pemegang saham, nasabah, serta seluruh pemangku kepentingan. BSI optimistis dapat mempertahankan pertumbuhan yang sehat, berkelanjutan, dan memberikan kontribusi lebih besar bagi pengembangan ekonomi syariah nasional,” tutupnya.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Penyerahan lruk uang dari BI

Aceh Besar

Solusi Bangun Andalas Ubah Uang Tak Layak Edar Jadi Energi Ramah Lingkungan
Bank Aceh dan Taspen

Banda Aceh

Bank Aceh Dan Taspen Bekali ASN Jelang Pensiun
Bsi Raup laba

Ekonomi Bisnis

Nasabah Bullion BSI Melonjak 700 Persen
Bhayangkari Kreasi Nusantara 2026

Ekonomi Bisnis

Kopi dan Wastra Aceh Ramaikan Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara
Daddi Peryoga

Banda Aceh

OJK Aceh Tingkatkan Kompetensi Frontliner
Gencarkan BSI Aceh.

Banda Aceh

BSI, OJK, dan FKIJK Perkuat Literasi Keuangan
Forum Pimpinan Redaksi Multimedia Indonesia 2026.

Ekonomi Bisnis

Dirut Bank Aceh Raih Pemred Award 2026
Pembiayaan BSI

Ekonomi Bisnis

BSI Catat Pembiayaan Rp335 Triliun hingga Mei 2026