Home / Ekonomi Bisnis

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:21 WIB

Nasabah Bullion BSI Melonjak 700 Persen

Jakarta – Bisnis emas PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) terus menunjukkan pertumbuhan pesat di tengah ketidakpastian ekonomi global dan meningkatnya minat masyarakat terhadap aset safe haven. Hingga Juni 2026, layanan bullion BSI telah mencatatkan transaksi perdagangan emas mencapai 8,06 ton dengan jumlah nasabah menembus 1,3 juta orang.

Sejak awal 2026, jumlah nasabah bullion BSI melonjak 700 persen secara tahunan (year-on-year/YoY). Lonjakan tersebut turut mendorong pertumbuhan fee-based income (FBI) bisnis emas sebesar 712 persen YoY, menandakan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap emas sebagai instrumen investasi jangka panjang.

Pertumbuhan ini semakin mengukuhkan posisi BSI sebagai bank emas (bullion bank) pertama di Indonesia yang menghadirkan ekosistem bisnis emas syariah secara terintegrasi, mulai dari layanan Cicil Emas, Gadai Emas, hingga layanan bullion.

Baca Juga |  BSI Paparkan Kinerja 2025, Catat Rekor 2 Juta Nasabah dan Luncurkan Program “Langkah Emas”

Kemudahan akses menjadi salah satu faktor utama yang mendorong peningkatan jumlah nasabah. Melalui aplikasi BYOND by BSI, masyarakat kini dapat mulai berinvestasi emas hanya dengan Rp50 ribu. Seluruh transaksi pembelian maupun penjualan emas dapat dilakukan secara real-time selama 24 jam setiap hari, sehingga investasi menjadi lebih mudah, aman, praktis, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa harus datang ke kantor cabang.

Tak hanya memperkuat layanan digital, BSI juga memperluas penetrasi pasar emas fisik melalui produk BSI Gold. Saat ini, produk tersebut telah tersedia di sejumlah toko emas resmi mitra BSI yang berada di sentra-sentra perdagangan emas nasional. Ke depan, jaringan distribusi BSI Gold akan terus diperluas agar semakin mudah diakses masyarakat di berbagai daerah.

Direktur Finance & Strategy BSI, Ade Cahyo Nugroho, mengatakan bahwa di tengah kondisi ekonomi yang masih penuh tantangan, masyarakat kini semakin selektif dalam memilih instrumen investasi. Menurutnya, emas menjadi pilihan yang dinilai mampu menjaga nilai aset dalam jangka panjang.

Baca Juga |  OJK Aceh Tingkatkan Kompetensi Frontliner

“Melalui layanan bullion, kami ingin menghadirkan investasi emas yang semakin mudah, aman, dan terjangkau sehingga masyarakat dapat mulai langkah emasnya dalam membangun aset jangka panjang,” ujar Cahyo.

Ia menambahkan, pertumbuhan bisnis bullion tidak hanya memperkuat posisi BSI sebagai bank dengan ekosistem layanan emas syariah terlengkap di Indonesia, tetapi juga menjadi sumber pertumbuhan pendapatan berbasis komisi yang semakin signifikan bagi perseroan.

Secara keseluruhan, layanan bullion melengkapi ekosistem emas BSI yang sebelumnya telah didukung produk Cicil Emas, Gadai Emas, dan penjualan BSI Gold. Hingga Juni 2026, nilai outstanding pembiayaan gadai emas dan cicil emas mencapai Rp30,5 triliun, meningkat 80,50 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Baca Juga |  Awal 2026 Kinerja BSI Solid dan Dukung Program Pemerintah

Sementara itu, hingga Juli 2026, kontribusi bisnis emas telah menghasilkan fee-based income sekitar Rp2,10 triliun, atau tumbuh 100 persen secara tahunan.

BSI optimistis prospek bisnis emas akan terus menguat seiring meningkatnya kesadaran masyarakat untuk melakukan diversifikasi investasi dan melindungi nilai kekayaan. Selain menjadi instrumen investasi, emas juga diharapkan dapat membantu masyarakat mewujudkan berbagai tujuan keuangan, seperti biaya ibadah haji, kepemilikan rumah, hingga perencanaan masa depan lainnya.

Dengan ekosistem bullion yang semakin lengkap, BSI menargetkan bisnis emas menjadi salah satu mesin pertumbuhan utama perseroan sekaligus memperkuat inklusi keuangan syariah di Indonesia.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Penyerahan lruk uang dari BI

Aceh Besar

Solusi Bangun Andalas Ubah Uang Tak Layak Edar Jadi Energi Ramah Lingkungan

Banda Aceh

Bank Aceh-Taspen Bekali ASN Jelang Pensiun
Bhayangkari Kreasi Nusantara 2026

Ekonomi Bisnis

Kopi dan Wastra Aceh Ramaikan Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara
Daddi Peryoga

Banda Aceh

OJK Aceh Tingkatkan Kompetensi Frontliner
Gencarkan BSI Aceh.

Banda Aceh

BSI, OJK, dan FKIJK Perkuat Literasi Keuangan
Forum Pimpinan Redaksi Multimedia Indonesia 2026.

Ekonomi Bisnis

Dirut Bank Aceh Raih Pemred Award 2026
Pembiayaan BSI

Ekonomi Bisnis

BSI Catat Pembiayaan Rp335 Triliun hingga Mei 2026
Transformasi layanan BSI

Ekonomi Bisnis

BSI Perkuat Layanan, Nasabah Tembus 24 Juta