Home / Sosial & Budaya

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:40 WIB

Kakanwil Ditjenpas Aceh Tinjau Layanan Idul Adha di Lapas dan Rutan Banda Aceh

Yan Rusmanto meninjau dapur Kuah Beulangong yang disiapkan untuk warga binaan Lapas di Banda Aceh. (Foto:Dok/Lapas)

Yan Rusmanto meninjau dapur Kuah Beulangong yang disiapkan untuk warga binaan Lapas di Banda Aceh. (Foto:Dok/Lapas)

Banda Aceh — Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Aceh, Yan Rusmanto, melakukan monitoring langsung ke sejumlah satuan kerja pemasyarakatan di wilayah Banda Aceh, Rabu (27/5/2026).

Layanan kunjungan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah berjalan optimal, aman, tertib, dan sesuai standar operasional prosedur (SOP). Lokasi yang ditinjau meliputi Lapas Kelas IIA Banda Aceh, LPKA Kelas II Banda Aceh, serta Rutan Kelas IIB Banda Aceh.

Dalam monitoring tersebut, Yan Rusmanto memulai pengecekan dari area pendaftaran pengunjung guna memastikan seluruh proses administrasi berlangsung tertib, transparan, cepat, dan bebas dari praktik pungutan liar (pungli).

Baca Juga |  Bank Aceh Salurkan Rp642 Juta untuk Penanganan Bencana di Aceh

Selain itu, pengawasan juga difokuskan pada area pemeriksaan badan dan barang bawaan pengunjung. Petugas diminta melakukan pemeriksaan secara teliti tanpa kompromi demi mencegah masuknya barang-barang terlarang ke lingkungan lapas dan rutan, terutama saat meningkatnya aktivitas kunjungan pada momentum hari raya.

Nuansa Idul Adha turut terasa saat rombongan monitoring meninjau area dapur. Di lokasi tersebut, Yan Rusmanto menyaksikan langsung proses pemotongan hewan kurban hingga pengolahan Kuah Beulangong, kuliner khas Aceh berbahan dasar daging sapi dan kambing yang nantinya dibagikan kepada warga binaan.

Menurutnya, penyajian makanan khas tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan suasana hangat dan kebersamaan bagi warga binaan yang merayakan Idul Adha di balik jeruji.

Baca Juga |  SBA Santuni 200 Anak Yatim di Lhoknga dan Leupung Saat Ramadan

“Kami ingin memastikan bahwa momentum Idul Adha ini tetap dapat dirasakan oleh seluruh warga binaan. Pelayanan yang diberikan harus menyentuh seluruh aspek, mulai dari kebersihan makanan, pemerataan pembagian hidangan kurban, hingga kenyamanan keluarga yang datang berkunjung. Semua harus berjalan humanis, namun tetap mengedepankan kewaspadaan dan keamanan,” ujar Yan Rusmanto.

Ia juga mengingatkan petugas dapur agar menjaga higienitas makanan serta memastikan seluruh sajian memenuhi standar gizi yang telah ditetapkan.

Baca Juga |  Liput Dugaan Keracunan MBG, Jurnalis TribunGayo Diduga Diintimidasi TNI

Tak hanya memantau fasilitas, Kakanwil Ditjenpas Aceh turut berdialog dengan keluarga warga binaan yang sedang mengantre di area kunjungan untuk mendengar langsung masukan terkait pelayanan petugas selama Idul Adha.

“Saya instruksikan seluruh jajaran untuk menjaga profesionalitas, menjalankan SOP secara konsisten, meningkatkan kewaspadaan selama hari besar keagamaan, serta memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat tanpa pamrih,” tegasnya.

Monitoring tersebut menjadi bagian dari komitmen Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Aceh dalam menciptakan suasana Idul Adha yang aman, kondusif, dan penuh nilai kemanusiaan.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Prof Marniati

Banda Aceh

Prof Marniati Dukung Rekomendasi Muzakarah Ulama Sufi
Solidaritas Rekan Seangkatan, BSG ZLS STS,

Pidie Jaya

Rekan Seangkatan Santuni Keluarga Aipda Jonni Rahmad di Pidie Jaya
Data kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polresta Banda Aceh

Banda Aceh

41 Kecelakaan di Banda Aceh, Dua Orang Tewas
silaturahmi ulama sufi Asia Tenggara di Banda Aceh

Banda Aceh

Prof. Adjunct Dr. Marniati Pererat Silaturahmi dengan Ulama Sufi Asia Tenggara
Muzakarah Internasional Tauhid Sufi 2026

Banda Aceh

Muzakarah Internasional Tauhid Sufi 2026, Prof. Marniati Dorong Dakwah Kolaboratif
Abuya Amran Waly menerima gelar Amirul Qulub

Aceh Selatan

Yayasan Ubudiyah Anugerahkan Gelar Amirul Qulub kepada Abuya Amran Waly
Indonesia Fest 2026

Banda Aceh

Pangdam IM Buka Indonesia Fest 2026 di Blang Padang Banda Aceh

Aceh Tamiang

Bhayangkari Resmikan 82 Sumur Bor di Aceh