Pidie – Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., menghadiri Panen Raya Nasional yang digelar TNI secara serentak di Gampong Karieng, Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie, Jumat (17/7/2026). Kegiatan tersebut berlangsung atas undangan Kodam Iskandar Muda dan terhubung secara virtual dengan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang mengikuti panen raya dari Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Sebelum menghadiri panen raya, Kapolda Aceh bersama rombongan bersilaturahmi di Makodim 0102/Pidie dan melaksanakan Salat Jumat berjamaah. Selanjutnya, rombongan bergerak menuju lokasi panen untuk mengikuti rangkaian kegiatan bersama jajaran TNI, pemerintah daerah, serta para pemangku kepentingan di sektor pertanian.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Aceh didampingi Karo SDM Polda Aceh dan Dirbinmas Polda Aceh. Turut hadir Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, Bupati Pidie Sarjani Abdullah, Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, S.I.K., M.I.K., Dandim 0102/Pidie Letkol Inf. Abdul Hadi, S.Sos., unsur Forkopimda, pejabat utama Kodam Iskandar Muda dan Polda Aceh, Dinas Pertanian Kabupaten Pidie, Perum Bulog, unsur TNI-Polri, pemerintah kecamatan, penyuluh pertanian, tokoh masyarakat, para keuchik, serta perwakilan kelompok tani.
Melalui sambungan virtual, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan fondasi utama bagi ketahanan nasional. Presiden mengajak seluruh kementerian, lembaga, pemerintah daerah, TNI, Polri, dunia usaha, hingga masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan produktivitas pertanian, mempercepat terwujudnya swasembada pangan, memperkuat hilirisasi hasil pertanian, serta meningkatkan kesejahteraan petani.
Presiden juga menekankan pentingnya memberikan penghargaan kepada petani dan nelayan sebagai garda terdepan penyedia pangan bangsa. Menurutnya, keberhasilan membangun ketahanan pangan yang berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui sinergi seluruh elemen bangsa.
Di Kabupaten Pidie, panen raya dilaksanakan di lahan pertanian seluas sekitar 15 hektare. Kegiatan ini menjadi simbol kuatnya kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, instansi terkait, penyuluh pertanian, dan kelompok tani dalam menyukseskan program strategis nasional di bidang ketahanan pangan.
Kehadiran Kapolda Aceh bersama Pangdam Iskandar Muda dalam kegiatan tersebut sekaligus menegaskan soliditas sinergi TNI-Polri dalam mendukung agenda pembangunan nasional, khususnya sektor pertanian. Dukungan lintas sektor diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan nasional, meningkatkan produktivitas pertanian, serta memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan petani dan perekonomian masyarakat di daerah.









