Nagan Raya – Tim gabungan Kodam Iskandar Muda (IM) memusnahkan ladang ganja seluas sekitar 50 hektare di kawasan hutan lindung Desa Blang Meurandeh, Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, Rabu (8/7/2026). Operasi tersebut merupakan bagian dari upaya TNI mendukung pemberantasan narkotika hingga ke sumber produksinya.
Operasi dipimpin Komandan Kodim (Dandim) 0116/Nagan Raya, Letkol Inf Irfan Hade Fitrianto, dengan melibatkan 70 personel gabungan dari Deninteldam Iskandar Muda, Korem 012/Teuku Umar, Kodim 0116/Nagan Raya, Denpom IM/2 Meulaboh, serta Yonif TP 856/Satria Bumi Sakti.
Sebelum bergerak ke lokasi, seluruh personel mengikuti apel pengecekan di Makodim 0116/Nagan Raya. Dalam arahannya, Dandim mengingatkan seluruh personel agar mengutamakan keselamatan, mematuhi prosedur operasi, serta menerapkan buddy system mengingat medan operasi berada di kawasan pegunungan dan hutan lindung.
Tim kemudian menempuh perjalanan sekitar 70 kilometer menggunakan kendaraan menuju Desa Blang Meurandeh. Dari titik akhir yang dapat dilalui kendaraan, personel melanjutkan perjalanan sekitar tujuh kilometer dengan berjalan kaki melintasi hutan dan medan terjal.
Sesampainya di lokasi, tim melakukan penyisiran dan pemetaan area yang diduga menjadi lokasi budidaya ganja. Hasilnya, petugas menemukan ladang ganja dengan luas diperkirakan mencapai 50 hektare. Tanaman ganja yang ditemukan memiliki usia bervariasi, mulai sekitar 15 hari hingga empat bulan. Sebagian di antaranya bahkan telah memasuki masa panen.
Seluruh tanaman ganja tersebut langsung dimusnahkan di lokasi sesuai prosedur guna mencegah hasil panen beredar di masyarakat serta memutus rantai produksi narkotika.
“Operasi ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mendukung program pemerintah memberantas narkotika hingga ke sumber produksinya. Selain memutus rantai peredaran narkoba, langkah ini juga bertujuan menjaga kelestarian kawasan hutan lindung dari aktivitas ilegal,” kata Letkol Inf Irfan Hade Fitrianto.
Menurutnya, keberhasilan operasi merupakan hasil koordinasi dan pengembangan informasi yang dilakukan secara intensif oleh unsur intelijen TNI serta sinergi antarsatuan di lapangan.
Kodam Iskandar Muda menegaskan akan terus memperkuat kerja sama dengan instansi terkait dalam pengawasan, penindakan, dan pencegahan terhadap aktivitas budidaya maupun peredaran narkotika demi menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan kondusif bagi masyarakat Aceh.









