Banda Aceh — Kapolda Aceh Marzuki Ali Basyah memperagakan teknik bela diri Polri di hadapan ratusan personel Ditsamapta dalam kegiatan pengarahan di Meuligoe Polda Aceh, Kamis (26/2/2026).
Aksi tersebut menjadi bagian dari pembinaan internal guna meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan personel dalam mendukung tugas kepolisian di lapangan.
Kegiatan itu turut dihadiri Wakapolda Aceh Brigjen Pol Ari Wahyu Widodo serta Dirsamapta Kombes Pol Ery Apriyono dan jajaran pejabat Ditsamapta.
Di hadapan anggota, Kapolda menekankan pentingnya penguasaan ilmu bela diri sebagai bekal utama dalam pelaksanaan tugas, khususnya dalam penanganan situasi yang membutuhkan respons cepat dan terukur. Ia mendorong seluruh personel untuk rutin berlatih demi menjaga kebugaran, keterampilan teknis, dan profesionalisme.
Selain peningkatan kemampuan fisik, Kapolda juga menegaskan pentingnya menjaga marwah institusi Polri melalui sikap, perilaku, dan integritas di tengah masyarakat.
Ia mengingatkan bahwa tuntutan organisasi ke depan semakin tinggi, termasuk persyaratan pendidikan minimal Strata Satu (S-1) bagi jabatan tertentu. Peningkatan kualitas sumber daya manusia, menurutnya, menjadi kunci menghadapi dinamika tugas kepolisian yang semakin kompleks.
Mengakhiri arahannya, Kapolda mengajak seluruh personel Ditsamapta mendukung program pemerintah serta memperkuat profesionalisme dan loyalitas dalam menjalankan tugas.
Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme, sekaligus menegaskan komitmen Polda Aceh dalam membangun personel yang tangguh, disiplin, dan berintegritas.








