Banda Aceh — Pemerintah Aceh menyampaikan duka cita atas berpulangnya H. Sjamsul Kahar, tokoh pers Aceh sekaligus pendiri dan Pemimpin Umum Serambi Indonesia Group, Kamis (24/9/2026).
Kepergian Sjamsul Kahar menjadi kabar duka bagi keluarga, insan pers, serta masyarakat Aceh. Semasa hidupnya, almarhum dikenal memiliki peran dalam perjalanan dan perkembangan pers di Aceh melalui kiprahnya membangun Serambi Indonesia.
Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) menyampaikan penghormatan atas dedikasi almarhum yang telah ikut mewarnai perjalanan media dan penyebaran informasi kepada masyarakat Aceh.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Aceh, saya menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Bapak H. Sjamsul Kahar. Semoga seluruh amal ibadah almarhum diterima oleh Allah SWT, diampuni segala dosa dan kekhilafannya, serta ditempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya,” ujar Mualem.
Menurut Mualem, kiprah Sjamsul Kahar sebagai pendiri dan pemimpin Serambi Indonesia menjadi bagian dari sejarah perkembangan pers di Aceh.
Duka cita juga disampaikan Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fadh. Ia menilai perjalanan panjang almarhum di dunia pers telah memberikan kontribusi bagi perkembangan jurnalistik Aceh lintas generasi.
“Kepergian almarhum merupakan kehilangan bagi Aceh, khususnya bagi keluarga besar pers. Dedikasi dan pengabdian beliau dalam membangun serta mengembangkan dunia pers di Aceh patut kita kenang,” kata Dek Fadh.
Ia turut mendoakan keluarga yang ditinggalkan agar diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi kepergian almarhum.
Pemerintah Aceh juga menyampaikan doa agar Sjamsul Kahar mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Ucapan duka dan doa tersebut juga ditujukan kepada keluarga besar Serambi Indonesia yang tengah menghadapi masa kehilangan.
Kepergian Sjamsul Kahar meninggalkan catatan panjang dalam perjalanan pers Aceh, terutama melalui Serambi Indonesia yang menjadi salah satu bagian penting dari ekosistem media di daerah tersebut.









