Home / Aceh Barat / Ekonomi Bisnis

Rabu, 29 April 2026 - 10:46 WIB

Kisah Ema Mutiara Deka, Perajin Kasab Aceh yang Gerakkan Ekonomi Desa

Ema Mutiara Deka, Perajin kasab Aceh menyulam motif tradisional. (Foto:Dok/Ist)

Ema Mutiara Deka, Perajin kasab Aceh menyulam motif tradisional. (Foto:Dok/Ist)

Aceh Barat — Di Desa Kuala Bubon, Kecamatan Samatiga, karya sulaman kasab kembali menemukan napas baru melalui tangan kreatif Ema Mutiara Deka. Lewat usaha “Mutiara Kasab”, ia tidak hanya menjaga warisan budaya, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi keluarga dan masyarakat sekitar.

Sebagai anggota Persit Kartika Chandra Kirana, Ema menjalankan peran ganda: mendampingi suami yang bertugas di militer sekaligus mengembangkan usaha kreatif berbasis tradisi lokal.

Baca Juga |  BSI Salurkan Rp24 Triliun, Bea Cukai Dorong UMKM Naik Kelas

Keterampilan menyulam kasab ia warisi secara turun-temurun, yang kemudian ia kembangkan menjadi produk bernilai ekonomi.

Kasab Aceh dikenal dengan motif khas seperti Pucok Rebung, Pinto Aceh, dan Sulubayung yang sarat makna filosofis. Proses pembuatannya pun masih mempertahankan metode tradisional, mulai dari menggambar pola hingga penyulaman manual dengan ketelitian tinggi. Waktu pengerjaan bisa mencapai satu bulan, tergantung kompleksitas desain.

Baca Juga |  Bank Aceh Syariah Raih Top Sharia Regional Bank Fadhil Ilyas Raih Best CEO 2026

Dari usaha ini, lahir berbagai produk seperti pelaminan adat, perlengkapan peusijuek, busana, tas, hingga cinderamata. Produk tersebut kini telah dipasarkan hingga ke luar daerah, memperluas jangkauan pasar kerajinan kasab Aceh.

Lebih dari sekadar bisnis, “Mutiara Kasab” juga menjadi wadah pemberdayaan perempuan. Ema melibatkan ibu-ibu di lingkungan sekitarnya dalam proses produksi, membuka peluang penghasilan tambahan sekaligus memperkuat ekonomi keluarga.

Baca Juga |  Pelindo Multi Terminal Optimalkan Kinerja Pelabuhan Malahayati Aceh Besar

Meski menghadapi tantangan seperti fluktuasi penjualan, Ema terus berinovasi melalui pemasaran digital dan partisipasi dalam pameran budaya. Upaya ini menjadi strategi untuk menjaga relevansi kasab di tengah arus modernisasi.

Kisah Ema mencerminkan bahwa pelestarian budaya dapat berjalan seiring dengan penguatan ekonomi lokal, sekaligus membuktikan peran perempuan sebagai motor perubahan di tingkat komunitas.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Ekonomi Bisnis

BSI Raih Anugerah ESG 2026 lewat Program Green Zakat
Direktur Operasi SIG, Reni Wulandari

Aceh Besar

Pasokan Semen Aceh Jadi Perhatian, SIG Evaluasi Distribusi Harian

Banda Aceh

HUT Ke-53, Bank Aceh Perkuat Transformasi dan Amanah
Gedung ojk

Ekonomi Bisnis

OJK: Industri Keuangan Syariah 2025 Tumbuh Positif
Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra

Ekonomi Bisnis

Direktur Utama SIG Pastikan Pasokan Semen di Aceh Kembali Normal
Aceh Product Launch Collaboration Day 2026.

Ekonomi Bisnis

Aceh Product Launch 2026 Perluas Pasar dan Peluang Bisnis UMKM
Penyerahan lruk uang dari BI

Aceh Besar

Solusi Bangun Andalas Ubah Uang Tak Layak Edar Jadi Energi Ramah Lingkungan
Bank Aceh dan Taspen

Banda Aceh

Bank Aceh Dan Taspen Bekali ASN Jelang Pensiun