Home / Pertahanan & Keamanan

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:07 WIB

Kodim Agara Buka Bekisting Pondasi Jembatan Gantung Jambur Mamang

Pembukaan bekisting pondasi jembatan gantung Desa Jambur Mamang. (Foto:Dok/kodim 0108)

Pembukaan bekisting pondasi jembatan gantung Desa Jambur Mamang. (Foto:Dok/kodim 0108)

Aceh Tenggara – Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat kembali mewarnai pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Jambur Mamang, Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara. Personel Babinsa jajaran Kodim 0108/Aceh Tenggara bersama warga melaksanakan pembukaan bekisting (mal) pondasi tiang pylon sebagai salah satu tahapan penting dalam pembangunan jembatan, Kamis (25/6/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan setelah beton mencapai tingkat kekuatan yang memenuhi standar. Selain membuka bekisting, personel TNI bersama masyarakat juga memeriksa hasil pengecoran guna memastikan kualitas pondasi sesuai spesifikasi teknis sebelum pekerjaan dilanjutkan ke tahap berikutnya.

Koordinator lapangan, Serma Supiyanto, mengatakan proses pembukaan bekisting menjadi bagian penting dalam memastikan kekuatan konstruksi jembatan yang nantinya akan menjadi akses vital bagi masyarakat.

Baca Juga |  500 Siswa Siap Ikuti Persami dan Bela Negara di Rindam Iskandar Muda

“Pembukaan mal pondasi ini merupakan bagian dari rangkaian pembangunan jembatan gantung. Kami ingin memastikan hasil pengecoran pondasi tiang pylon benar-benar kuat, kokoh, dan sesuai spesifikasi teknis sehingga konstruksi yang dibangun aman dan memiliki daya tahan jangka panjang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pembangunan Jembatan Gantung Perintis menunjukkan progres positif. Hingga saat ini, pengecoran pondasi tiang pylon di sisi tepi jauh telah mencapai sekitar 30 persen, sedangkan pengecoran pondasi angkur tepi jauh mencapai 39 persen.

Baca Juga |  TNI Bangun Jembatan Gantung di Pedalaman Agara

Menurutnya, kemajuan tersebut tidak lepas dari sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat yang bergotong royong setiap hari. Ketersediaan material utama seperti semen, pasir, batu split, besi konstruksi, dan tali seling juga mendukung kelancaran pembangunan sesuai target.

Supiyanto menegaskan, kehadiran Babinsa di lapangan bukan hanya membantu pekerjaan fisik, tetapi juga membangun semangat kebersamaan warga.

“Jembatan ini nantinya akan menjadi sarana transportasi yang sangat penting bagi masyarakat. Kehadirannya akan mempermudah mobilitas warga, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta membuka akses menuju fasilitas pendidikan, kesehatan, dan kegiatan ekonomi,” katanya.

Baca Juga |  Wakapolda Tutup Rapim, Soliditas Internal Jadi Fokus

Dukungan masyarakat pun terus mengalir. Salah seorang warga, Taslim (57), mengaku bersyukur atas pendampingan TNI selama pembangunan berlangsung.

“Kami sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI yang selalu hadir membantu masyarakat. Jembatan ini sudah lama menjadi harapan warga karena akan memudahkan akses bekerja dan mengangkut hasil kebun,” ungkapnya.

Pembangunan Jembatan Gantung Perintis diharapkan rampung tepat waktu sehingga dapat meningkatkan konektivitas desa sekaligus menjadi simbol kuat kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pembangunan wilayah pedesaan.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

Pangdam IM Buka Lomba PBB SLTA Se-Aceh

Pertahanan & Keamanan

TNI dan Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Lawe Ger Ger

Banda Aceh

Pangdam IM Buka Pasar Murah Serentak HUT ke-81 TNI

Banda Aceh

Samsat Batoh Perkuat Layanan dan Cegah Calo

Banda Aceh

Ditlantas Polda Aceh Perkuat Pelayanan Humanis

Banda Aceh

Pangdam IM Pimpin Pantukhir 901 Calon Tamtama TNI AD

Banda Aceh

HUT ke-81 TNI, Ribuan Warga Ramaikan Fun Run di Banda Aceh
Perehapan jembatan gantung

Aceh Tamiang

Warga Sambut Perehapan Jembatan Gantung Lubuk Sidup