Home / News / TNI/POLRI

Jumat, 14 November 2025 - 10:11 WIB

Polda Aceh Siapkan Aplikasi Pelaporan Kekerasan Perempuan

Pertemuan Polda Aceh dan Komnas Perempuan bahas penanganan kekerasan perempuan.(Foto:Arsip Polda Aceh)

Pertemuan Polda Aceh dan Komnas Perempuan bahas penanganan kekerasan perempuan.(Foto:Arsip Polda Aceh)

Banda Aceh — Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah menggelar diskusi strategis bersama Komisi Nasional (Komnas) Perempuan untuk meningkatkan kualitas penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan di Aceh. Pertemuan berlangsung di Ruang Kerja Ditreskrimum Polda Aceh, Kamis (13/11/2025), dengan pembahasan yang menitikberatkan pada koordinasi, evaluasi, serta penguatan sinergi antar instansi.

Kapolda Aceh menegaskan bahwa dialog tersebut merupakan bagian dari komitmen Polda Aceh dalam memperkuat sistem perlindungan bagi perempuan korban kekerasan.

Baca Juga |  Seleksi Akpol 2026 di Polda Aceh Masuk Tahap CAT Akademik

“Melalui kolaborasi ini, kita ingin memastikan penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dilakukan secara cepat, tepat, dan berkeadilan,” ujar Marzuki.

Dalam diskusi tersebut, Kapolda Aceh juga menyoroti pentingnya keterlibatan Polwan sebagai ujung tombak pelayanan bagi korban.

“Polwan memiliki pendekatan yang lebih empatik dan humanis. Karena itu, mereka akan kita dorong untuk menjadi garda depan dalam penanganan korban,” tegasnya.

Polda Aceh juga sedang menyiapkan aplikasi pelaporan khusus untuk mempermudah masyarakat dalam melaporkan kasus kekerasan terhadap perempuan. Aplikasi tersebut diharapkan mampu mempercepat respons dan memastikan penanganan yang terintegrasi.

Baca Juga |  Irjen Marzuki Silaturahmi dengan Purnawirawan Polri Aceh

Perwakilan Komnas Perempuan mengingatkan bahwa angka kekerasan terhadap perempuan di Aceh masih tinggi dan banyak kendala terjadi dalam penanganan di lapangan.

Mereka menekankan pentingnya harmonisasi antara hukum nasional dan hukum jinayah agar perlindungan korban tidak tumpang tindih dan tetap efektif.

Baca Juga |  Nasir Jamil Apresiasi Kapolda Aceh Tanam 10 Ribu Mangrove

“Pendampingan tidak hanya berhenti pada proses hukum, tetapi juga harus menyentuh pemulihan psikologis dan sosial agar korban bisa kembali berdaya,” ujar perwakilan Komnas Perempuan.

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah konkrit dalam membangun sistem penanganan kasus yang lebih responsif, humanis, dan berpihak pada korban. Sinergi ini juga diharapkan dapat memperkuat mekanisme layanan terpadu, mulai dari pelaporan hingga pemulihan.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Jembatan gantung Jambur mamang

TNI/POLRI

Kodim Agara Buka Bekisting Pondasi Jembatan Gantung Jambur Mamang
Huntap Bhara Daksa Indah

TNI/POLRI

Kapolda Tinjau Huntap Bhara Daksa Indah Jelang Peresmian Oleh Kapolri
Deklarasi sikap Mahasiswa Aceh dan Liga Mahasiswa Malaya

News

Mahasiswa Aceh-Malaya: Negara Belum Tuntaskan Krisis Ekologis Sumatera
Penyerahan penghargaan O2SN Kota Banda Aceh

News

Dominasi O2SN 2026, SMATIKA Aceh Sabet Gelar Juara Umum
Upacara tabur bunga

TNI/POLRI

Hari Bhayangkara ke-80, Polda Aceh Gelar Upacara Tabur Bunga di Atas KP Wisanggeni 8005
Aktivitas pelabuhan Krueng Geukueh Lhokseumawe

Ekonomi Bisnis

DJBC Dorong Hilirisasi di Tengah Tingginya Impor Energi
Fortress perusahaan penyedia pintu baja modern. Apersi aceh

Ekonomi Bisnis

Perkuat Ekosistem Properti, APERSI Aceh Bahas Kerja Sama dengan Fortress
Kapolresta Cup 2026

News

Kapolresta Cup 2026 Resmi Bergulir, 16 Klub Siap Bersaing Junjung Sportivitas