Home / Aceh Besar / Kriminal

Selasa, 28 Oktober 2025 - 17:28 WIB

Lanud SIM Gagalkan Penyelundupan 2 Kg Ganja di Bandara

Barang bukti ganja seberat dua kilogram yang diamankan di Bandara SIM Aceh Besar.(Foto:Dok/Lanud SIM)

Barang bukti ganja seberat dua kilogram yang diamankan di Bandara SIM Aceh Besar.(Foto:Dok/Lanud SIM)

Aceh Besar — Personel Lanud Sultan Iskandar Muda (SIM) bersama tim Aviation Security (Avsec) Angkasa Pura Indonesia kembali menunjukkan kewaspadaan tinggi dengan menggagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis ganja seberat dua kilogram di Bandar Udara Internasional Sultan Iskandar Muda, Selasa (28/10/2025).

Penemuan ganja tersebut terjadi saat petugas melakukan pemeriksaan rutin di X-Ray Gudang Kargo Bandara SIM, Kecamatan Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan tiga paket ganja yang dibalut plastik, dilapisi lakban coklat, dan dibungkus plastik hitam agar tampak seperti barang kiriman biasa.

Baca Juga |  Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Emas Rp7,2 Miliar di Bandara SIM Aceh

Menurut laporan Staf Intel dan POMAU Lanud SIM, paket ganja itu dikirim melalui jasa ekspedisi Express dari Kota Juang, Kabupaten Bireuen, dengan tujuan Kecamatan Pakal, Kota Surabaya. Barang haram tersebut rencananya akan diterbangkan menggunakan pesawat Garuda Indonesia GA-147 rute Banda Aceh (BTJ) – Jakarta (CGK).

Petugas segera mengamankan paket tersebut untuk proses penyelidikan lebih lanjut dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian serta Badan Narkotika Nasional (BNN).

Komandan Lanud Sultan Iskandar Muda, Kolonel Nav Sudaryanto, S.M., memberikan apresiasi kepada seluruh personel Lanud dan Avsec yang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan ini.

Baca Juga |  Polisi Tetapkan Dua Tersangka dalam Kasus Kekerasan Anak di Daycare Banda Aceh

“Aktivitas penyelundupan narkoba melalui jalur udara belakangan ini cukup mengkhawatirkan. Berkat sinergi dan kewaspadaan seluruh unsur, kita berhasil menggagalkan beberapa kasus,” ujarnya.

Sudaryanto menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperketat pengawasan di sektor kargo dan area bandara, termasuk terhadap seluruh kegiatan ekspedisi dan logistik.

“Kami menghimbau seluruh pengelola jasa ekspedisi agar memperketat SOP di setiap lini layanan. Jangan sampai ada kelalaian yang bisa dimanfaatkan oleh jaringan penyelundupan. Kita harus komit menjaga keamanan bandara dan melindungi generasi muda dari ancaman narkoba,” tegasnya.

Baca Juga |  Bea Cukai Langsa Musnahkan Rokok Ilegal Rp1,29 Miliar

Keberhasilan ini menjadi bukti kuat bahwa kolaborasi antara Lanud SIM, Avsec Angkasa Pura Indonesia, dan aparat keamanan lainnya mampu menciptakan pengawasan efektif terhadap jalur penyelundupan narkoba melalui udara.

Aksi ini sekaligus menegaskan komitmen TNI Angkatan Udara dalam mendukung upaya pemerintah memberantas narkoba serta menjaga nama baik Bandar Udara Internasional Sultan Iskandar Muda sebagai pintu gerbang udara Aceh yang aman dan bebas narkotika.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Pemutaran film Inong Peudame tentang peran perempuan dalam perdamaian Aceh

Aceh Besar

Perempuan Aceh dan Perdamaian Dibahas dalam Dialog Inong Peudame
Rapat kerja Polda Aceh dan BNN membahas kawasan rawan narkotika di Aceh besar

Aceh Besar

Polda Aceh Dorong Ekonomi Alternatif di Kawasan Rawan Narkotika
Pencurian meteran air di Gampong Beurawe

Banda Aceh

Curi Meteran Air, Dua Pria Ditangkap Jatanras Banda Aceh

Aceh Besar

Ribuan Warga Meriahkan HUT ke-43 Semen Andalas di Lhoknga

Banda Aceh

Polresta Banda Aceh Tangkap Terduga Penggelap Motor TNI

Aceh Besar

Lapas Banda Aceh Gandeng Dinkes Aceh Besar Perkuat Layanan Kesehatan WBP
Forum evaluasi program CSR Solusi Bangun Andalas

Aceh Besar

Solusi Bangun Andalas Perkuat CSR Lewat Aspirasi Warga

Banda Aceh

Polda Aceh Ungkap Kasus Aborsi, Tiga Orang Ditangkap