Banda Aceh — Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa mengapresiasi sinergi jajaran Bea dan Cukai Aceh dalam mendukung pemulihan daerah pascabencana. Apresiasi itu disampaikan saat kunjungan ke Kantor Wilayah Bea dan Cukai Aceh di sela Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana DPR RI bersama pemerintah, Sabtu 11 Januari 2026.
Kunjungan yang berlangsung di Gedung Kanwil Bea Cukai Aceh tersebut disambut langsung oleh Kepala Kanwil Bea Cukai Aceh Bier Budy Kismulyanto, bersama para kepala satuan kerja Bea Cukai se-Aceh, pejabat struktural, serta seluruh pegawai di lingkungan Kanwil Bea Cukai Aceh.
Dalam dialog bersama pimpinan dan pegawai Bea Cukai Aceh, Menkeu menegaskan peran strategis Bea Cukai tidak hanya sebagai instrumen fiskal negara, tetapi juga sebagai bagian dari kekuatan sosial pemerintah dalam rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah terdampak bencana.
Sinergi pusat dan daerah dinilai krusial untuk memastikan pemulihan berjalan cepat, terukur, dan tepat sasaran.
Sebagai bentuk konkret, Bea Cukai Lhokseumawe membentuk tim relawan yang menyalurkan bantuan kebencanaan ke 15 titik di Aceh Tengah, Aceh Utara, Bireuen, Bener Meriah, dan Kota Lhokseumawe.
Menkeu mendorong jajaran Bea Cukai terus hadir di tengah masyarakat melalui kerja kemanusiaan, sejalan dengan tugas negara dalam menjaga stabilitas dan pemulihan ekonomi daerah.








