Home / Aceh Besar / Editorial

Rabu, 23 September 2026 - 14:55 WIB

Solusi Bangun Andalas Perkuat CSR Lewat Aspirasi Warga

Aceh Besar — Solusi Bangun Andalas memperkuat program pemberdayaan masyarakat di Kecamatan Lhoknga dan Leupung, Kabupaten Aceh Besar, dengan membuka ruang dialog langsung bersama pemerintah, masyarakat dan sejumlah pemangku kepentingan.

Upaya tersebut dilakukan melalui Forum Konsultasi Masyarakat (FKM) yang digelar di Andalas Hall, Lhoknga, Rabu (23/9/2026). Forum ini menjadi ruang komunikasi dua arah untuk mengevaluasi pelaksanaan program CSR sekaligus menyerap berbagai aspirasi masyarakat.

Melalui forum tersebut, Solusi Bangun Andalas tidak hanya memaparkan perkembangan program CSR yang telah berjalan, tetapi juga mendengarkan pengalaman, masukan dan kebutuhan masyarakat sebagai bahan evaluasi untuk pengembangan program ke depan.

Kegiatan dihadiri Kepala Bappeda Kabupaten Aceh Besar Agus Husni, Kepala DPMPTSP Aceh Besar Andria Shahputra, Kepala Dinas Kesehatan Aceh Besar Rina Karmila, jajaran Forkopimcam, tokoh masyarakat serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

General Manager Solusi Bangun Andalas, R. Adi Santosa, mengatakan komunikasi terbuka dengan masyarakat menjadi salah satu kunci agar program pemberdayaan yang dijalankan perusahaan benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan.

Baca Juga |  Balik Nama Sertifikat Hasil Lelang Diduga Kilat, Korban Soroti Dugaan Kelalaian Administrasi Kantor Pertanahan Aceh Besar

Menurutnya, keterlibatan pemerintah, tokoh masyarakat dan pemangku kepentingan dibutuhkan untuk memastikan program CSR tidak berhenti pada pemberian bantuan, tetapi mampu memberikan manfaat yang lebih berkelanjutan.

“Kami menghargai kesempatan untuk duduk bersama, mendengarkan berbagai pandangan dan memahami kebutuhan masyarakat dari berbagai perspektif. Kami meyakini program yang memberikan manfaat akan lebih kuat ketika dirancang dan dijalankan melalui kolaborasi,” kata Adi.

Ia menambahkan, masukan yang diperoleh melalui FKM menjadi bagian penting bagi perusahaan dalam meningkatkan kualitas program CSR agar semakin tepat sasaran dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Petani Kacang Koro Pedang Rasakan Manfaat

Salah satu program yang mendapat perhatian dalam forum tersebut adalah pemberdayaan kelompok petani kacang koro pedang di Desa Nagaumbang.

Baca Juga |  Lanud SIM Gagalkan Penyelundupan 2 Kg Ganja di Bandara

Program binaan CSR Solusi Bangun Andalas itu dilaksanakan bekerja sama dengan Rumoh Pangan Aceh untuk meningkatkan kapasitas kelompok tani sekaligus mendukung aktivitas produksi.

Dukungan yang diberikan antara lain berupa rumah produksi dan berbagai peralatan kerja yang dibutuhkan kelompok tani dalam mengolah dan memproduksi kacang koro pedang.

Mitra program CSR Solusi Bangun Andalas dari Rumoh Pangan Aceh, Fauzi Arja, mengatakan dukungan tersebut telah membantu kelompok tani dalam menjalankan aktivitas produksi sekaligus memenuhi permintaan pasar.

“Sekarang kelompok tani Desa Nagaumbang sudah memiliki rumah produksi dan berbagai peralatan kerja yang dibutuhkan untuk beraktivitas. Bantuan ini sangat membantu mereka dalam memproduksi kacang koro pedang untuk memenuhi permintaan pasar,” ujar Fauzi.

Kepala Bappeda Aceh Besar, Agus Husni, mengapresiasi konsistensi Solusi Bangun Andalas yang melibatkan berbagai unsur melalui FKM. Menurutnya, forum tersebut dapat memperkuat komunikasi dan sinergi antara dunia usaha, pemerintah dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.

Baca Juga |  Ketika Darurat Nasional Digantung Tanpa Penjelasan

“FKM merupakan ruang yang baik untuk membangun komunikasi dan kolaborasi antara perusahaan, pemerintah dan masyarakat. Melalui forum ini, berbagai pihak dapat menyampaikan pandangan dan masukan secara langsung,” ujarnya.

Sementara itu, Adi Santosa menegaskan perusahaan akan terus mendorong program yang tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga memperkuat kapasitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Kami ingin terus tumbuh bersama masyarakat. Untuk itu, kami akan terus menjaga komunikasi, memperkuat kolaborasi dan mendengarkan masukan dari berbagai pihak,” katanya.

Ia berharap FKM dapat menjadi momentum untuk menyatukan langkah antara perusahaan, pemerintah dan masyarakat dalam menghadirkan program yang memberikan nilai tambah bagi warga Lhoknga dan Leupung.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

Samsat Batoh Perkuat Layanan dan Cegah Calo

Banda Aceh

Inspektur Dicopot, Aturan Ikut Diperiksa
Pelantikan pejabat PJT Pratama Aceh Besar

Aceh Besar

Bupati Aceh Besar Lantik 8 Pejabat JPT Pratama
Dikmata Infanteri Gelombang II

Aceh Besar

633 Prajurit Tamtama Resmi Dilantik di Rindam IM
Latihan menembak PJU Polda aceh

Aceh Besar

PJU Polda Aceh Latihan Menembak di Puslat Brimob
Cegah kebakaran hutan

Aceh Besar

Polres Aceh Besar Perkuat Cegah Karhutla
Peserta workshop flower Aceh

Aceh Besar

Perempuan dan Anak Muda Didorong Jadi Penggerak Dunia Kerja Inklusif

Aceh Besar

Kapolres Aceh Besar Hadiri Syukuran HUT ke-78 Polwan