Home / Pertahanan & Keamanan / Sosial & Budaya

Selasa, 17 Februari 2026 - 18:31 WIB

Polda Aceh Bagikan Ribuan Paket Daging Meugang ke Personel dan Media

Suasana penyerahan paket daging meugang kepada personel dan awak media di Mapolda Aceh menjelang Ramadan 2026. (Foto: Dok/Polda Aceh)

Suasana penyerahan paket daging meugang kepada personel dan awak media di Mapolda Aceh menjelang Ramadan 2026. (Foto: Dok/Polda Aceh)

Banda Aceh – Polda Aceh menyalurkan ribuan paket daging meugang kepada personel Polri dan awak media selama dua hari, 16–17 Februari 2026, sebagai bagian dari tradisi menyambut Ramadan.

Kegiatan yang dipusatkan di Mapolda Aceh ini menjadi sorotan karena melibatkan distribusi dalam jumlah besar, mulai dari proses penyembelihan hingga pengemasan dan pembagian kepada internal kepolisian serta insan pers. Penyerahan hari pertama dipimpin langsung Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., di Hanggar Helikopter Mapolda, Banda Aceh.

Baca Juga |  Polisi Ganti Uang Jalan Sopir Ambulans PAS di Aceh Tamiang

Pada hari kedua, pembagian dilanjutkan di depan Lapangan Tenis Trengginas dan Meuligoe Polda Aceh untuk personel dari sejumlah satuan kerja serta ratusan awak media. Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., menyebut kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus pelestarian tradisi lokal.

Berdasarkan pantauan di lapangan, proses distribusi diawali dengan penyembelihan sapi di lingkungan Mapolda Aceh sebelum daging dikemas menjadi ribuan paket siap salur.

Baca Juga |  Kapolres Aceh Besar Pimpin Sertijab Pejabat Baru

Secara tradisional, meugang merupakan kearifan lokal masyarakat Aceh yang identik dengan pembelian dan pembagian daging menjelang Ramadan. Dalam konteks institusi, langkah Polda Aceh ini memperlihatkan pendekatan kultural untuk mempererat solidaritas internal dan relasi dengan media.

Polda Aceh menegaskan bahwa pembagian daging meugang bertujuan membantu kebutuhan bahan pangan menjelang Ramadan serta memperkuat kebersamaan antara aparat dan masyarakat.

Baca Juga |  Wagub Aceh dan Dewan Perniagaan Malaysia Bahas Investasi Lintas Sektor

Tradisi ini dinilai memiliki dimensi sosial dan budaya yang kuat di Aceh. Ke depan, pengelolaan kegiatan serupa diharapkan tetap menjunjung prinsip keterbukaan dan efisiensi agar manfaatnya dirasakan luas tanpa menimbulkan persepsi konflik kepentingan, khususnya dalam relasi institusi dengan awak media.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

Pangdam IM Buka Lomba PBB SLTA Se-Aceh

Pertahanan & Keamanan

TNI dan Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Lawe Ger Ger

Aceh Tamiang

Bhayangkari Resmikan 82 Sumur Bor di Aceh

Banda Aceh

Pangdam IM Buka Pasar Murah Serentak HUT ke-81 TNI

Banda Aceh

Samsat Batoh Perkuat Layanan dan Cegah Calo

Banda Aceh

Ditlantas Polda Aceh Perkuat Pelayanan Humanis

Banda Aceh

Pangdam IM Pimpin Pantukhir 901 Calon Tamtama TNI AD

Banda Aceh

HUT ke-81 TNI, Ribuan Warga Ramaikan Fun Run di Banda Aceh