Home / Aceh Besar / Kesehatan

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:45 WIB

Empat Kepala Puskesmas Aceh Besar Dilantik, Publik Tunggu Uji Kinerja

Wakil Bupati Aceh Besar melantik empat kepala puskesmas Aceh Besar dan satu orang Kabid Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan Aceh Besar. (Foto:Dok/Pemkab Aceh Besar)

Wakil Bupati Aceh Besar melantik empat kepala puskesmas Aceh Besar dan satu orang Kabid Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan Aceh Besar. (Foto:Dok/Pemkab Aceh Besar)

Aceh Besar — Pemerintah Kabupaten Aceh Besar melantik empat kepala puskesmas dan satu pejabat administrator di sektor kesehatan, Selasa (27/1/2026).

Pelantikan yang dipimpin Wakil Bupati Aceh Besar, Drs. Syukri, ini menempatkan pejabat baru di unit layanan kesehatan primer—sektor yang selama ini menjadi wajah langsung negara di hadapan masyarakat.

Empat pejabat yang dilantik masing-masing Qwantinowa, S.KM sebagai Kepala Puskesmas Kuta Baro, Maisarah Mariska, S.Tr.Keb., Bd sebagai Kepala Puskesmas Lhoong, Ernawati, S.Tr.TLM sebagai Kepala Puskesmas Mesjid Raya, serta dr. Riva Zuriyanti sebagai Kepala Puskesmas Simpang Tiga. Selain itu, Bd. Rosa Andriani, S.ST dipercaya menjabat Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan Aceh Besar.

Baca Juga |  Hercules TNI AU Mendarat di Aceh, Percepat Perbaikan Tower SUTT

Namun, pelantikan ini tidak berdiri di ruang hampa. Pergantian pucuk pimpinan puskesmas, yang mengelola anggaran operasional, program promotif-preventif, hingga layanan dasar BPJS, menjadi titik krusial dalam tata kelola kesehatan daerah.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan terbuka dari Pemerintah Kabupaten Aceh Besar mengenai mekanisme seleksi, indikator kinerja, maupun dasar evaluasi yang melandasi penunjukan para pejabat tersebut.

Baca Juga |  Diduga Tak Kooperatif, Terduga Penabrak Anak di Banda Aceh Dilaporkan ke Polisi

Padahal, jabatan kepala puskesmas bukan sekadar administratif, melainkan strategis dalam memastikan mutu layanan, akuntabilitas anggaran, dan respons krisis kesehatan masyarakat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Syukri menegaskan bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah dan menuntut profesionalisme tinggi. Ia menyebut sektor kesehatan sebagai prioritas pemerintah daerah.

Pernyataan normatif tersebut menjadi penting, mengingat tantangan layanan kesehatan primer di Aceh Besar masih berkutat pada distribusi tenaga medis, kualitas pelayanan, serta kepercayaan publik.

Kehadiran pejabat baru di puskesmas-puskesmas strategis kini menjadi ujian awal komitmen Pemerintah Aceh Besar dalam membenahi layanan kesehatan dari hulu.

Baca Juga |  Bupati Aceh Besar Lantik 8 Pejabat JPT Pratama

Pelantikan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Aceh Besar Bahrul Jamil, Asisten I Farhan, Asisten II H.M. Ali, Kepala BKPSDM Asnawi, serta Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Aceh Besar Agus Husni.

Publik berharap, kehadiran para pemangku kebijakan ini tidak berhenti pada seremoni, melainkan diikuti langkah nyata, membuka proses evaluasi jabatan, memperkuat pengawasan puskesmas, dan memastikan layanan kesehatan benar-benar berpihak pada kebutuhan masyarakat.

Editor:

Share :

Baca Juga

Pemutaran film Inong Peudame tentang peran perempuan dalam perdamaian Aceh

Aceh Besar

Perempuan Aceh dan Perdamaian Dibahas dalam Dialog Inong Peudame
Rapat kerja Polda Aceh dan BNN membahas kawasan rawan narkotika di Aceh besar

Aceh Besar

Polda Aceh Dorong Ekonomi Alternatif di Kawasan Rawan Narkotika

Aceh Besar

Ribuan Warga Meriahkan HUT ke-43 Semen Andalas di Lhoknga

Aceh Besar

Lapas Banda Aceh Gandeng Dinkes Aceh Besar Perkuat Layanan Kesehatan WBP
Forum evaluasi program CSR Solusi Bangun Andalas

Aceh Besar

Solusi Bangun Andalas Perkuat CSR Lewat Aspirasi Warga
Pelantikan pejabat PJT Pratama Aceh Besar

Aceh Besar

Bupati Aceh Besar Lantik 8 Pejabat JPT Pratama
Dikmata Infanteri Gelombang II

Aceh Besar

633 Prajurit Tamtama Resmi Dilantik di Rindam IM
Latihan menembak PJU Polda aceh

Aceh Besar

PJU Polda Aceh Latihan Menembak di Puslat Brimob