Banda Aceh — Rumah Sakit (Rumkit) Bhayangkara Tingkat III Polda Aceh kembali menorehkan prestasi gemilang. Dalam Triwulan III Tahun 2025, rumah sakit kebanggaan Polri di Aceh ini sukses meraih tiga penghargaan bergengsi sekaligus dari Kementerian Keuangan RI.
Ketiga penghargaan tersebut yakni Penghargaan Proaksi Triwulan III Tahun 2025 dari KPPN Banda Aceh, Penghargaan Maturity Rating Terbaik dari Kanwil DJPb Provinsi Aceh, serta Satker Capaian IKPA Terbaik 100% Triwulan III Tahun 2025. Capaian ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas pengelolaan keuangan berbasis Badan Layanan Umum (BLU) yang akuntabel, transparan, dan tepat waktu.
Kabid Dokkes Polda Aceh, Kombes Pol. dr. Dafianto Arief, melalui Karumkit Bhayangkara dr. Jamal, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas prestasi tersebut. Menurutnya, penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen seluruh jajaran Rumkit Bhayangkara dalam memperkuat tata kelola keuangan dan pelayanan publik.
“Rumkit Bhayangkara meraih peringkat pertama Penghargaan Proaksi Triwulan III Tahun 2025 dari KPPN Banda Aceh untuk kategori BLU dengan LPJ tercepat dan tepat se-Provinsi Aceh. Ini menunjukkan komitmen kami terhadap kecepatan, ketepatan, dan integritas dalam setiap pelaporan,” ujar dr. Jamal, Kamis (30/10/2025).
Selain itu, lanjutnya, Rumkit Bhayangkara juga berhasil menyabet Juara I Penghargaan Maturity Rating Terbaik Pengelolaan BLU Se-Provinsi Aceh dari Kanwil DJPb, serta Satker dengan Capaian IKPA Terbaik 100% Triwulan III Tahun 2025.
dr. Jamal menegaskan, keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja keras seluruh personel serta dukungan penuh Polda Aceh yang mendorong penerapan prinsip Good Governance dan transparansi publik di setiap lini pelayanan.
“Kami berkomitmen menjadikan Rumkit Bhayangkara bukan hanya institusi kesehatan Polri, tetapi juga rumah sakit publik yang profesional, berdaya saing, dan dipercaya masyarakat,” ungkapnya.
Prestasi tersebut semakin memperkuat posisi Rumkit Bhayangkara Polda Aceh sebagai salah satu satuan kerja BLU terbaik di Provinsi Aceh, sekaligus teladan dalam pengelolaan keuangan negara yang efektif, efisien, dan berorientasi pada hasil.








