Aceh Besar — Pesawat Airbus A-400MRTT dengan Tail Number A-4001 kembali mendarat di Apron Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Aceh Besar, Rabu (3/12/2025).
Kedatangan pesawat angkut berat TNI Angkatan Udara ini membawa 24 ton bantuan sosial untuk mendukung percepatan penanganan darurat banjir besar yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera, khususnya Aceh.
Bantuan tersebut diberangkatkan dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, berisi obat-obatan, bahan pangan, perlengkapan medis, genset, perangkat Starlink, hingga pakaian untuk korban banjir. Pengiriman ini merupakan bagian dari operasi kemanusiaan berskala nasional yang digerakkan pemerintah melalui TNI AU.
Komandan Lanud Sultan Iskandar Muda sekaligus Dansatgasud Aceh, Kolonel Nav Sudaryanto, S.M, memastikan bahwa seluruh bantuan yang tiba akan dihimpun, didata, dan dikoordinasikan oleh BNPB di Posko Terpadu Lanud SIM sebelum dikirimkan ke daerah terdampak.
“Pendistibusian akan kita lakukan melalui jalur udara untuk mempercepat jangkauan ke daerah-daerah yang terisolir,” ujarnya.
Dengan kondisi akses darat yang masih terputus di sejumlah wilayah, jalur udara kini menjadi andalan utama mengirimkan bantuan vital kepada ribuan warga yang masih membutuhkan suplai logistik.
Selain A-4001, dukungan udara TNI AU untuk misi kemanusiaan ini juga diperkuat oleh: C-130 Hercules A-1328 dari Skadron Udara 32 Lanud Abdulrachman Saleh, Malang dan C-130 Hercules A-1333 dari Skadron Udara 33 Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar
Kedua pesawat tersebut juga membawa bantuan sosial tambahan untuk masyarakat terdampak banjir di berbagai titik.
Keberadaan pesawat angkut berat dan armada Hercules di Aceh menjadi bukti komitmen pemerintah mempercepat pemulihan dan memastikan bantuan penting segera diterima masyarakat.
Operasi pengiriman logistik ini akan terus berlanjut selama masa tanggap darurat berlangsung.








